Pembahasan Penting: Prabowo ke Menteri-Kepala Badan: Bersihkan Dirimu atau “You” Nanti Akan Dibersihkan
Prabowo Tegaskan Perbaikan Institusi Pemerintah
JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengingatkan seluruh lembaga pemerintah untuk menjaga kebersihan dari praktik korupsi dan penyimpangan. Ia menyampaikan pesan ini secara langsung kepada para pembantunya, termasuk jajaran menteri dan kepala badan. “Jadi, kalau tidak membersihkan diri sendiri, nanti mereka yang akan membersihkan Anda,” ujar Prabowo, dalam sesi diskusi dengan jurnalis dan ahli, seperti dilansir dari video yang dibagikan Sekretariat Presiden, pada hari Minggu (22/3/2026).
Contoh Pembersihan di Direktorat Jenderal Pajak
Setelah menyampaikan instruksi tersebut, Prabowo menyebut beberapa menterinya sudah langsung menerapkannya. Salah satu contoh yang diajukan adalah kinerja Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodomeski, yang dianggap memiliki sikap lembut namun tegas dalam menegakkan aturan. “Kalau Anda lihat menteri PU saya sekarang, siapa, Dody, orangnya kan baik, tapi kalau mau main-main, dia pecat dua dirjen,” tambahnya.
“Januari, Februari, Maret ini naiknya cukup signifikan. Naiknya sekitar 30 persenloh. Mudah-mudahan bertahan. Mungkin, dengan kita bersihkan Direktorat Pajak, ini ada peningkatan,”
Dalam bidang pendidikan, Prabowo mengungkap rencana perbaikan yang menargetkan 300.000 sekolah hingga 2029. Ia juga menyoroti perlunya reformasi tata kelola pemerintahan dan penegakan hukum yang lebih baik. “Kita harus berasa governancenya, ya kan. Hal-hal, apa ya, kecenderungan selalu menipu benar enggak, nyelundup, under-invoicing, semua praktik-praktik itulah. Ini pelan-pelan kita benahi,” katanya.
Perbaikan Sektor Bea Cukai
Presiden Prabowo kemudian menyoroti urgensi pembersihan di sektor Bea Cukai. “Ini sekarang Bea Cukai harus kita bersihkan juga. Semua institusi-institusi kita harus kita bersihkan,” tegasnya. Ia menekankan bahwa supremasi hukum dan tata kelola yang transparan menjadi kunci keberhasilan reformasi tersebut.
Di sisi lain, Prabowo juga menyampaikan bahwa rakyat Indonesia masih banyak yang hidup sederhana dan kekurangan. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa sumber daya alam serta manusia harus dimanfaatkan secara optimal. “Jadi kalau ini kita berdayakan, kita bisa memberdayakan mereka dengan uang, bisa bayangkan pertumbuhan yang akan terjadi?”
