Pembahasan Penting: Empat pekerja tewas, proyek bangunan di Jaksel tampak sepi

Empat Pekerja Meninggal, Proyek Bangunan di Jaksel Terlihat Tenang

Jakarta – Setelah kejadian fatal yang menewaskan empat pekerja, proyek bangunan di Jalan TB Simatupang RT 02/RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, kini berhenti beroperasi. Area proyek tampak sunyi sejak pagi hari, Sabtu, dengan tidak ada pekerja atau mandor yang terlihat. Pagar proyek terkunci rapat, sehingga akses ke dalam area terbatas. Proyek tersebut sedang dalam tahap konstruksi dan direncanakan untuk bangunan delapan lantai.

Lokasi Strategis dengan Fasilitas Pendukung

Wilayah proyek berada di area strategis, sekitarnya terdapat restoran makanan siap saji, masjid, minimarket, serta halte Transjakarta. Seorang warga, Ikhsan, mengungkapkan bahwa bangunan tersebut mulai dibangun sejak awal 2026. “Bangunannya baru dimulai, informasi awalnya berisi rencana pembangunan kampus,” jelasnya.

“Bangunannya baru dimulai, informasi awalnya berisi rencana pembangunan kampus,” kata Ikhsan.

Kronologi Kejadian Tragis

Polsek Jagakarsa mengonfirmasi kejadian kematian empat pekerja dan tiga orang mengalami sesak napas akibat menghirup gas dari tangki air. Insiden terjadi pada Jumat (3/4) pukul 10.00 WIB, saat dua pekerja diinstruksikan mandor untuk menguras penampungan air di lantai dasar. Saat proses pembongkaran penutup dilakukan, mereka jatuh ke dalam lubang dengan kedalaman tiga meter. Rekan kerja yang mencoba menolong tidak menggunakan alat keselamatan, sehingga ikut terlibat.

Peristiwa tersebut menyebabkan empat korban terjatuh dan tiga orang lainnya mengalami kesulitan bernapas karena paparan gas. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Pasar Rebo, namun dokter UGD menyatakan semua pihak telah meninggal dunia saat tiba di lokasi. Proyek yang sebelumnya ramai kini terdiam, meninggalkan kesan hening dan menegangkan di sekitar lokasi.