Rencana Khusus: Lebih dari 45 persen perusahaan transportasi Rusia sudah adopsi AI

Lebih dari 45% Perusahaan Transportasi Rusia Terapkan AI

St. Petersburg menjadi lokasi pernyataan penting dari pejabat tinggi Rusia pada Jumat (3/4), yang menyebutkan bahwa lebih dari 45% perusahaan transportasi di negara tersebut telah menerapkan teknologi kecerdasan buatan (AI). Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Menteri Transportasi Boris Tashimov selama Forum Transportasi dan Logistik Internasional yang diadakan dari 1 hingga 3 April di kota tersebut.

Perusahaan Transportasi Banyak Manfaatkan AI

Dalam pidatonya, Tashimov menekankan bahwa penggunaan AI di sektor transportasi Rusia semakin luas. Menurut Kementerian Transportasi dan Asosiasi Logistik Digital Rusia, beberapa penerapan teknologi ini mencakup analisis data tak terstruktur, visi mesin, serta alat prediksi dan optimasi. Metode seperti pengenalan suara dan sistem pemodelan prediktif juga mulai digunakan secara aktif.

“Rusia sedang menuju regulasi menyeluruh untuk teknologi AI,” ujar Tashimov. “UU kerangka kerja AI sedang disiapkan oleh Kementerian Pengembangan Digital, Komunikasi, dan Media Massa untuk menetapkan prinsip penggunaannya secara umum.”

Regulasi AI Dipercepat

Menurut laporan, Kementerian Pengembangan Digital sedang menyusun rancangan undang-undang yang akan menjadi dasar pengaturan AI. Selain itu, UU tentang kendaraan otomatisasi tinggi juga dalam proses finalisasi dan rencananya akan diberlakukan tahun ini. Tashimov menyatakan bahwa regulasi ini akan memungkinkan perusahaan beralih dari fase percobaan ke implementasi teknologi secara masif.

Dengan adopsi AI yang terus meningkat, sektor transportasi Rusia berupaya mengoptimalkan operasional dan efisiensi layanan. Regulasi yang sedang disiapkan diharapkan memberikan kejelasan dalam penggunaan teknologi tersebut, termasuk pengendalian risiko dan standar kinerja.