Menghadapi Tantangan: DPR: Sekolah Rakyat konsisten tempa karakter siswa berdaya saing

Banjarbaru – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyatakan bahwa Sekolah Rakyat harus konsisten membentuk karakter siswa guna mencetak generasi berdaya saing, sehingga siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara mental dan disiplin. Ia menyoroti pembinaan karakter sebagai bagian penting dari tujuan pendidikan nasional yang menuntut keseimbangan antara kemampuan intelektual dan pembentukan kepribadian siswa secara menyeluruh sejak dini. “Lulusan Sekolah Rakyat akan memiliki daya saing tinggi, apabila aspek karakter, mentalitas dan kedisiplinan ditanamkan secara konsisten melalui sistem pendidikan yang terstruktur dan berkelanjutan,” katanya saat mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 Banjarbaru di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu.

Cucun menjelaskan sistem pendidikan berbasis asrama memberikan peluang besar dalam membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, serta nilai moral melalui interaksi intensif antara siswa, guru dan pengelola asrama setiap hari. Ia menilai kedekatan antara siswa dengan guru maupun wali asrama menjadi faktor penting dalam pembentukan karakter, karena proses pendidikan tidak hanya berlangsung di kelas, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya menanamkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang disediakan negara agar siswa mampu menjaga dan merawatnya sebagai bentuk tanggung jawab jangka panjang.

Cucun mengingatkan pembentukan karakter harus dilakukan melalui pembiasaan nyata, bukan sekadar teori, sehingga siswa terbiasa menerapkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan etika dalam aktivitas harian. Ia menambahkan pemanfaatan waktu luang secara produktif perlu didorong agar siswa tetap berada dalam proses pembelajaran berkelanjutan serta mampu mengembangkan potensi diri secara optimal. “Sekolah Rakyat diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepribadian kuat, dan kesiapan menghadapi tantangan global,” ujar Cucun.