Program Terbaru: Pemkab Lumajang perpendek distribusi elpiji 3 kg cegah penimbunan

Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur memperpendek jalur distribusi elpiji bersubsidi 3 kilogram dengan melakukan penataan distribusi elpiji untuk mencegah terjadinya penimbunan di tingkat pengecer, sehingga penyalurannya langsung dan tepat sasaran. "Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 500.10/1/427.14/2026 sebagai langkah untuk memastikan distribusi energi berjalan lebih tertib dan terkontrol," kata Bupati Lumajang Indah Amperawati dalam keterangannya, Kamis. Menurutnya penguatan distribusi itu bertujuan agar subsidi energi benar-benar diterima masyarakat tanpa hambatan, sehingga distribusi elpiji harus langsung menyentuh masyarakat dan tidak melalui rantai yang terlalu panjang.

Dalam kebijakan tersebut, pangkalan diwajibkan menyalurkan minimal 90 persen elpiji 3 kg langsung kepada masyarakat, sementara maksimal 10 persen dapat disalurkan melalui pengecer. "Langkah itu diambil untuk menutup celah penyimpangan yang berpotensi terjadi dalam rantai distribusi. Dengan distribusi yang lebih pendek, kami ingin memastikan elpiji selalu tersedia dan mudah diakses masyarakat," tuturnya.

Selama ini, lanjut dia, rantai distribusi yang panjang dinilai berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan, seperti kelangkaan semu, penimbunan, hingga kenaikan harga di tingkat pengecer. "Dengan penataan tersebut, pemerintah berharap elpiji bersubsidi dapat segera sampai ke masyarakat sebagai pengguna akhir," ucap bupati. Ia mengatakan kebijakan itu juga memperkuat peran pangkalan sebagai titik distribusi utama yang lebih mudah diawasi.

Dari sisi harga, distribusi langsung dinilai mampu menekan potensi kenaikan harga di luar ketentuan. "Hal itu bagian dari upaya perlindungan masyarakat agar elpiji tetap tersedia dan terjangkau, sehingga pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk membeli elpiji 3 kg langsung di pangkalan resmi guna mendapatkan harga sesuai ketentuan," tuturnya. Masyarakat dapat mengakses informasi lokasi pangkalan melalui laman resmi https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg dan pengawasan pelaksanaan kebijakan itu akan melibatkan pemerintah desa, kecamatan, serta partisipasi masyarakat.

"Sinergi semua pihak sangat penting agar distribusi elpiji berjalan adil dan transparan, sehingga melalui langkah itu Pemkab Lumajang menegaskan komitmennya dalam menghadirkan distribusi energi yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkeadilan bagi masyarakat," katanya.