Hasil Pertemuan: Perundingan Afghanistan-Pakistan di China berlangsung konstruktif
Perundingan Afghanistan-Pakistan di China berlangsung konstruktif
Kota Urumqi jadi tempat negosiasi penting
Perundingan damai antara Afghanistan dan Pakistan, yang berlangsung di Kota Urumqi, Tiongkok, dianggap berjalan dalam suasana yang konstruktif, menurut laporan kantor berita Ariana News. Informasi ini dikutip dari juru bicara Kementerian Luar Negeri Afghanistan, Abdul Qahar Balkhi, yang menegaskan bahwa diskusi mencakup berbagai topik seperti hubungan bilateral, isu keamanan, serta faktor-faktor yang berpengaruh pada stabilitas wilayah.
Afghanistan mengucapkan terima kasih kepada Tiongkok atas keramahannya dan berharap proses perundingan dapat memperkuat kepercayaan, saling memahami, serta kerja sama yang lebih efektif, tambah laporan tersebut.
Konflik militer antara kedua negara memasuki tahap baru setelah serangan Pakistan terhadap provinsi-provinsi Afghanistan, termasuk ibu kota Kabul, pada 22 Februari. Serangan ini memicu gelombang konfrontasi, sementara tindakan serupa oleh Pakistan terjadi pada 16 Maret, dengan korban paling sedikit 400 orang tewas dan lebih dari 250 orang terluka akibat serangan udara terhadap sebuah rumah sakit di Kabul yang berfungsi sebagai pusat rehabilitasi pecandu narkoba.
Pada 20-22 Maret, saat Hari Raya Idul Fitri, Afghanistan dan Pakistan mengumumkan gencatan senjata sementara. Meski demikian, laporan menyebut Pakistan sempat melanggar kesepakatan tersebut beberapa kali. Putaran perundingan sebelumnya antara Kabul dan Islamabad telah diadakan di Qatar, Turki, dan Arab Saudi, tetapi tidak memberikan hasil signifikan.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
