Rencana Khusus: YPMAK tekankan penerima beasiswa wajib tingkatkan prestasi

YPMAK Mempertegas Kewajiban Penerima Beasiswa Tingkatkan Prestasi

Manokwari – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) memastikan bahwa seluruh penerima beasiswa yang berjumlah 4.000 orang, mulai dari tingkat SMP hingga perguruan tinggi, diwajibkan untuk terus meningkatkan pencapaian mereka. Leonardus Tumuka, Ketua Pengurus YPMAK, mengatakan bahwa program pendidikan bantuan ini bertujuan memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan prestasi akademik dan nonakademik.

“Kemampuan akademik, mental, serta karakter harus terus ditingkatkan. Kami tidak menoleransi ketidakberhasilan,” ujarnya.

YPMAK menyatakan bahwa penerima beasiswa berasal dari anak-anak suku Amungme, Kamoro, serta lima kelompok etnis terkait di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Menurut Leonardus, inisiatif ini diharapkan mendorong pengembangan SDM yang unggul, kompetitif, kreatif, serta inovatif, dalam menghadapi dinamika global dan tantangan dunia kerja yang semakin rumit.

Ketua Yayasan Ordo Santo Agustinus (OSA) Pater Markus Mallar menambahkan bahwa kerja sama YPMAK dengan SMA Katolik Villanova telah berlangsung selama empat tahun, dengan jumlah peserta setiap tahun bervariasi. “SMA Villanova menggabungkan metode pembelajaran intrakurikuler dan ekstrakurikuler untuk mengasah potensi siswa,” jelasnya.

YPMAK juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah sekolah menengah unggulan di seluruh Tanah Papua, termasuk SMA Taruna Kasuari Nusantara di Manokwari. Menurut Leonardus, penerima beasiswa tingkat menengah diharapkan mampu mengikuti aturan sekolah dan tetap fokus menyelesaikan studi, karena akan melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. “Jika dalam proses belajar mengajar meminta kembali ke Timika, maka beasiswa dapat dicabut,” tambahnya.

Proses Seleksi dan Harapan untuk Masa Depan

Pater Markus menyebutkan bahwa dua kelompok siswa yang dikirim YPMAK telah tamat. Saat ini, masih ada sekitar 37 orang yang sedang menempuh pendidikan, dengan empat dari mereka sedang mengikuti seleksi untuk Paskibra. “Kami ingin mereka memanfaatkan kesempatan ini secara optimal, baik untuk melanjutkan studi maupun memilih jalur pendidikan kedinasan,” katanya.

Program beasiswa ini dirancang untuk mendorong penerima menjalani pendidikan secara konsisten, menjaga komitmen akademik, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. YPMAK yakin bahwa melalui pendekatan ini, para siswa dapat tumbuh menjadi individu yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.