Rencana Khusus: DEN tegaskan efisiensi energi penting untuk perkuat ketahanan nasional
DEN Ingatkan Pentingnya Efisiensi Energi untuk Penguatan Ketahanan Nasional
Jakarta – Dalam rangka mendukung keberlanjutan energi nasional, Dewan Energi Nasional (DEN) menegaskan bahwa efisiensi energi merupakan alat strategis yang perlu diperhatikan. Anggota Pemangku Kepentingan dari kalangan lingkungan hidup, Saleh Abdurrahman, menjelaskan bahwa konservasi energi bukan hanya sekadar penghematan, tetapi memiliki peran penting dalam mengurangi penggunaan energi, menekan subsidi, dan menjaga ketahanan jangka panjang.
“Efisiensi energi tidak hanya mengurangi konsumsi, tetapi juga memperkuat stabilitas ekonomi nasional serta mengurangi beban subsidi yang terus meningkat,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diakses dari Jakarta, Sabtu.
Menurut Saleh, kebijakan efisiensi dan konservasi energi harus menjadi bagian penting dari Kebijakan Energi Nasional (KEN). Ia menambahkan bahwa upaya ini berdampak langsung pada penurunan intensitas penggunaan energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Sebagai bagian dari program pembelajaran, peserta Program Magang Mahasiswa Bidang Efisiensi Energi (M2BEE) diperkenalkan dengan kerangka regulasi yang mendukung penghematan energi. Saleh menyebut bahwa beberapa peraturan pemerintah, seperti PP Nomor 33 Tahun 2023 dan PP Nomor 40 Tahun 2025, menjadi dasar penting dalam mendorong implementasi konservasi energi di Indonesia.
Program M2BEE dirancang untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa melalui penggabungan teori dan pengalaman langsung. “Kami mengharapkan peserta mampu memahami langkah-langkah konservasi secara menyeluruh dan berpartisipasi aktif dalam transisi energi nasional,” jelas Saleh.
Dalam kesimpulannya, ia menekankan bahwa konservasi energi juga memiliki dampak strategis terhadap perekonomian. “Upaya efisiensi energi harus menjadi kebijakan kolektif, karena selain memperkuat ketahanan energi, langkah ini membantu menjaga keberlanjutan fiskal dan mengurangi tekanan terhadap subsidi,” tutupnya.
