Ricky Nelson berharap sukses Persija di EPA U20 menular ke senior

Ricky Nelson Berharap Sukses Persija di EPA U20 Menular ke Senior

Ricky Nelson berharap sukses Persija di EPA – Jakarta – Ricky Nelson, Direktur Akademi Persija Jakarta, mengungkapkan keinginannya agar prestasi tim U20 yang sukses meraih gelar juara dalam Elite Pro Academy (EPA) Super League U20 2025/2026 bisa menjadi bahan semangat bagi tim senior yang kini diasuh oleh Mauricio Souza. Kesuksesan tersebut berlangsung di Lapangan Garudayaksa, Bekasi, pada hari Minggu, di mana Persija U20 mengalahkan Malut United U20 dengan skor tipis 1-0, berkat gol Theodore Evan Leeming yang dicetak pada menit ke-41. Hasil ini membawa harapan baru bagi klub yang ingin membangun kembali kekuatan tim utama.

Kemenangan U20 Persija di Final EPA Super League

Pertandingan final tersebut menjadi penutup dari kompetisi yang telah berlangsung sepanjang musim. Dalam laga yang berlangsung sengit, Persija U20 berhasil menahan tekanan lawan hingga menit akhir, dengan Evan Leeming menjadi penentu kemenangan. Tidak hanya itu, kemenangan ini juga menegaskan bahwa talenta muda dari Persija memiliki kemampuan yang mumpuni di level nasional. “Saya berharap hasil ini menjadi momentum positif bagi tim senior. Mereka harus merasa bahwa Persija masih punya peluang untuk kembali menjuarai kompetisi,” ujar Ricky kepada awak media, termasuk ANTARA, pada hari Minggu. Harapan ini didasari oleh kepercayaan bahwa kompetisi usia muda bisa menjadi penjajak awal keberhasilan di kasta tertinggi.

“Ya mudah-mudahan ini menjadi sebuah apa ya, penyemangat aja lah bahwa sebenarnya Persija bisa kembali pada jalur juaranya lagi,” kata Ricky saat ditemui di Lapangan Garudayaksa.

Pengaruh Hasil U20 ke Tim Senior

Sebelumnya, tim senior Persija mengalami kekecewaan dengan kegagalan meraih gelar juara Super League. Kekalahan atas Persib Bandung dengan skor 1-2 di Stadion Segiri, Samarinda, pada hari Minggu, membuat mereka tak lagi mampu mengejar perolehan poin dari Persib Bandung dan Borneo FC yang berada di peringkat pertama dan kedua. Dengan demikian, Persija harus menerima kenyataan bahwa mereka akan finis di posisi ketiga. Meski demikian, Ricky optimistis hasil di level U20 bisa memperkuat mental pemain senior sebelum musim berikutnya.

Persija yang dipimpin kapten Rizky Ridho kini sedang berusaha bangkit setelah kekalahan tersebut. Di pekan terakhir, mereka berhasil memperoleh tiga poin dari kemenangan 3-1 atas tuan rumah Persik Kediri, Sabtu lalu. Hasil ini membantu tim menyusun kembali persiapan untuk laga penutup musim, yang akan berlangsung di kandang sendiri melawan Semen Padang pada hari Sabtu, 23 Mei. Dengan total 68 poin, Persija berada di peringkat ketiga, tetapi mereka tetap optimistis bisa memperbaiki posisi di musim depan.

Persiapan untuk Musim Depan

Ricky, yang juga menjabat sebagai asisten pelatih Persija senior, menekankan pentingnya waktu jeda dua bulan setelah musim berakhir. Ia berharap kesempatan ini digunakan untuk mengisi kekurangan dan meningkatkan performa tim. “Selama dua bulan, kita akan fokus pada latihan intensif dan strategi yang lebih matang agar di musim depan trofi juara kasta tertinggi bisa kembali berlabuh di Jakarta,” katanya. Menurut Ricky, hasil di EPA U20 menjadi salah satu faktor yang bisa memberikan dampak positif, terutama bagi pengembangan kekuatan tim senior.

Dalam konteks ini, sukses di level U20 dianggap sebagai pertanda kuat bahwa Persija memiliki fondasi yang baik untuk membangun kompetisi di tingkat lebih tinggi. Meski saat ini, tim senior belum mampu menjuarai liga, kemenangan U20 bisa menjadi cerminan tentang potensi pemain muda yang bisa dipakai di masa depan. Ricky juga menyoroti peran penting dari program akademi dalam melahirkan talenta yang siap bersaing di kasta utama.

Target untuk Musim 2026/2027

Di sisi lain, tim senior Persija sedang membangun fondasi untuk menghadapi musim depan. Ricky menyatakan bahwa kegagalan memperoleh gelar musim ini tidak menghilangkan semangat untuk mencoba kembali ke puncak. “Saya yakin dengan pelatihan yang lebih baik, mereka bisa memperbaiki performa dan mengakhiri musim 2026/2027 dengan hasil yang membanggakan,” tegas Ricky. Ia juga menyinggung tentang pentingnya konsistensi dalam penampilan, terutama setelah kekalahan di Super League.

“Jadi mudah-mudahan ada waktu dua bulan untuk istirahat, kita mempersiapkan diri lebih baik dan di Super League besok ya, mudah-mudahan tahun 2026/2027 adalah milik Persija,” kata Ricky.

Ricky menambahkan bahwa tim senior membutuhkan konsistensi yang lebih baik, baik dalam pertandingan maupun pengelolaan kebugaran pemain. Dia menyebutkan bahwa kegagalan di musim ini justru bisa menjadi pembelajaran berharga. “Kami akan analisis semua kelemahan dan memperbaikinya sebelum musim berikutnya. Kemenangan U20 adalah bagian dari jalan untuk mencapai tujuan tersebut,” jelasnya. Dengan rencana ini, Ricky berharap bisa meraih gelar juara Super League pada musim 2026/2027, seperti yang terakhir kali dicapai pada 2018.

Di samping itu, Ricky juga menyebutkan bahwa keberhasilan tim U20 memberikan semangat kepada seluruh staf dan pemain senior. Ia men