Key Discussion: F-FOREVER ingin kembali lagi ke Jakarta, Ashin jadi sorotan

F-FOREVER ingin kembali lagi ke Jakarta, Ashin jadi sorotan

Key Discussion – Konser perdana F-FOREVER di Jakarta, yang diadakan di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, pada Kamis (28/5) malam, menjadi momen bersejarah bagi para penggemar Indonesia. Grup ini, yang terdiri dari tiga personel F4—Jerry Yan, Vanness Wu, dan Vic Chou—sudah merasakan antusiasme yang luar biasa dari penonton. Setelah pertunjukan tersebut, Ashin, vokalis Mayday yang bergabung dalam proyek ini, menyampaikan perasaannya secara pribadi melalui unggahan Instagram. Ia mengungkapkan bahwa penggemar Indonesia telah menggembirakannya dengan sambutan hangat yang diterimanya.

Konser yang Menggembirakan

Dalam tulisan di akun Instagram pribadinya, Ashin menulis, “Setelah mendengar suara kalian, saya rasa kami semua sudah ingin kembali lagi,” setelah menyelesaikan pertunjukan pertama mereka di Jakarta. Kalimat tersebut menunjukkan keinginan para anggota F-FOREVER untuk kembali ke ibu kota Indonesia dalam waktu dekat. Ia juga menambahkan, “Beberapa reuni membutuhkan waktu 20 tahun. Semoga reuni berikutnya tidak selama itu,” dengan nada menggoda yang membuat penggemar tertawa.

Konser di Jakarta menjadi pengalaman istimewa bagi Ashin. Ini bukan hanya kunjungan pertamanya ke ibu kota sebagai penyanyi, tetapi juga momen yang memicu rasa gugup karena ia tampil bersama tiga anggota F4 yang telah menjadi idola selama lebih dari dua dekade. Meski demikian, penampilan Ashin di atas panggung berhasil memicu antusiasme luar biasa dari penonton, yang terlihat dari reaksi riuh saat ia menyampaikan janji untuk membawa ketiga rekan F4 kembali ke Indonesia.

Dalam pengakuan Ashin, ia merasa seperti “fake maknae” atau anggota termuda palsu dalam grup F-FOREVER. “Bagaimanapun juga, saya adalah ‘fake maknae’ dan anggota yang paling tidak dikenal di F-FOREVER,” tulisnya. Namun, perasaan ini segera berubah setelah di atas panggung, ketiga anggota F4 secara terbuka menegaskan peran penting Ashin dalam terbentuknya proyek ini. Bahkan Jerry Yan menyebutkan bahwa kehadiran mereka di Jakarta tidak akan terjadi tanpa kontribusi Ashin.

“Inti dari semuanya adalah Ashin, karena jika tanpa Ashin kami bertiga tidak akan ada di sini,” kata Jerry Yan.

Ucapan itu mendapat respons langsung dari Vanness Wu yang menyampaikan terima kasih kepada Ashin dalam bahasa Indonesia, lalu diikuti Jerry Yan dengan kalimat serupa dalam bahasa Inggris. Penonton pun langsung meneriakkan nama Ashin berulang kali, seolah memberi dukungan penuh terhadap perannya dalam proyek ini. Meski Ashin merasa rendah hati, kehadiran dan peran serta tiga anggota F4 tetap menjadi pusat perhatian malam itu.

Ashin menjadi sosok penting dalam reuni F4 yang menciptakan sensasi besar di Asia. Media The Straits Times melaporkan bahwa ia menghabiskan sekitar dua tahun untuk mengumpulkan personel F4 kembali dalam konser Mayday di Taipei Dome, Taiwan, pada Juli 2025. Reuni ini terjadi setelah F4 resmi bubar pada 2009, dan dianggap sangat sulit karena setiap anggota memiliki jadwal karier yang berbeda.

Dari reuni tersebut, lahir proyek F-FOREVER yang kini menjalani tur dunia. Konser di Jakarta menjadi bagian pertama dari tur ini, yang menandai kembalinya grup ini ke Asia Tenggara. Ashin, meski bukan anggota asli F4, justru menjadi penghubung dan motor penggerak yang sukses mempertemukan Jerry Yan, Vanness Wu, dan Vic Chou di atas satu panggung. Posisi ini membuatnya menjadi simbol dalam proyek F-FOREVER.

Di Indonesia, ketiga anggota F4 berusaha memastikan kontribusi Ashin tetap terlihat. Saat Ashin mengalihkan perhatian ke penggemar, rekan-rekannya masih terus menyebut namanya sebagai pusat perhatian. Vic Chou, misalnya, memperkenalkan Ashin sebagai penyanyi yang pertama kali tampil di Jakarta dalam proyek ini. Ia juga menggoda Ashin dengan meminta penggemar mengirimkan rekomendasi makanan lokal langsung melalui media sosial, yang dianggap sebagai cara untuk menjaga atmosfer interaksi.

Ashin, sementara itu, memilih untuk merendahkan perannya. Saat nama kenyataan diteriakkan oleh ribuan penonton, ia menegaskan bahwa sorotan utama malam itu justru berada pada penggemar. “Hari ini pusat perhatiannya bukan di Ashin, yang jadi perhatian adalah kalian semua yang sudah menunggu 20 tahun,” kata Ashin, yang dibantu oleh seorang penerjemah untuk menyampaikan pesannya.

Kesan mendalam dari sambutan penggemar Indonesia tampaknya menyentuh Ashin. Dalam unggahannya, ia mengakui bahwa energi dan cinta yang diberikan oleh penonton Jakarta menginspirasinya. “Terima kasih Jakarta, ini kali pertama aku tampil di sini. Kalian memberikan begitu banyak cinta dan energi malam ini,” tulis Ashin, yang menunjukkan rasa syukur atas dukungan publik. Kehadirannya di Jakarta tidak hanya menjadi bagian dari reuni F4, tetapi juga menjadi jembatan antara fans Indonesia dan para personel yang sebelumnya sudah memiliki basis penggemar luas.

Proyek F-FOREVER menunjukkan bagaimana Ashin, meski bukan anggota asli F4, berhasil membangun hubungan yang kuat dengan ketiga personel tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, ia menjadi bagian integral dari kekompakan F4 yang kembali terbentuk. Konser di Jakarta menjadi bukti bahwa reuni ini bukan sekadar kembalinya empat penyanyi, tetapi juga kolaborasi yang menunjukkan semangat kreativitas dan keharmonisan dalam dunia musik Asia.

Kehadiran F-FOREVER di Indonesia menggambarkan keinginan para personel untuk memperluas cakupan audiens mereka. Meski reuni F4 sempat dianggap sebagai kesempatan langka, proyek ini menunjukkan bahwa ada potensi untuk kembali berkumpul dan menghibur penggemar di berbagai belahan dunia. Ashin, sebagai pengganti Ken Chu dalam format F-FOREVER, menjadi pusat dari proses ini. Kedatangan mereka ke Jakarta tidak hanya menyenangkan para fans, tetapi juga membuka peluang untuk menyebarluaskan musik F4 ke pasar Asia Tenggara yang lebih luas.

Apakah F-FOREVER akan kembali ke Jakarta dalam waktu dekat? Pertanyaan ini menjadi inciting factor bagi para penggemar yang menunggu konser berikutnya. Dengan antusiasme yang terlihat di malam pertama, semangat para fans jelas tidak akan pernah padam. Ashin dan ketiga rekan F4 terus menjaga keharmonisan dalam proyek ini, dan Jakarta terbukti sebagai tempat yang memicu kenangan akan masa lalu dan harapan akan masa depan.