Important Visit: Marselino Ferdinan bersyukur kembali bermain untuk Timnas Indonesia

Marselino Ferdinan Antusias Kembali Bermain di Timnas Indonesia

Important Visit – Jakarta – Marselino Ferdinan, salah satu pemain Timnas Indonesia, berbagi kebahagiaan setelah akhirnya bisa kembali tampil bersama tim Garuda. Setelah mengalami absen sejak Oktober tahun lalu akibat beberapa cedera, kembalinya pemain berusia 21 tahun itu menjadi momen bersejarah bagi tim nasional. Kehadirannya di lapangan hijau pada pertandingan kontra Mozambik, Selasa lalu, menandai awal dari perjalanan baru dalam peran kebanggaan Indonesia.

Marselino sempat mengalami hambatan dalam comeback-nya karena mengalami cedera hamstring pada Jumat pekan lalu saat Timnas Indonesia mengalahkan Oman dengan skor 3-0. Namun, perlahan ia pulih dan akhirnya bisa tampil penuh dalam pertandingan melawan Mozambik. Gol yang berhasil dicetak oleh Ole Romeny pada menit ke-63 menjadi penanda bahwa Marselino telah siap membantu timnas di jalur perjuangan.

“Saya sangat bersyukur bisa kembali berada di lapangan dengan hasil positif,” kata Marselino melalui unggahan Instagram-nya, Rabu. Pemain yang telah mengoleksi 38 caps sejak debutnya pada 2019 ini mengungkapkan antusiasme besar atas kembalinya ke timnas. Ia berharap kemampuannya dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi pertandingan mendatang.

Di laga kontra Mozambik, Marselino tampil selama 65 menit sebelum digantikan oleh Rayhan Hannan. Dalam pertandingan tersebut, ia menunjukkan performa stabil dengan mencatatkan 24 umpan sukses, dua tekel, serta menghasilkan satu tembakan tepat sasaran. Namun, satu peluang emas yang gagal ia ciptakan pada menit ke-21 menjadi penyesalan. Peluang itu muncul saat tim Indonesia hampir mencetak gol dari situasi pressing di lini depan, tetapi bola yang ditendang Marselino berhasil dihalau oleh bek Mozambik yang berdiri di garis gawang.

Peluang itu terjadi setelah Romeny memberikan bola muntah ke arah Marselino. Meski gagal memasukkan bola ke gawang, Marselino tetap menunjukkan komitmen tinggi dalam pertandingan. Statistik Lapangbola mencatat bahwa peran perannya di lapangan mencerminkan kemampuan teknis dan ketangguhan mental yang kembali tumbuh setelah masa pemulihan.

“Saya sangat berharap bisa bermain dengan seluruh konsentrasi, tapi keadaan seperti ini sudah cukup baik,” kata Marselino. “Saya akan terus berkembang dan membantu timnas mencapai target besar.”

Kembalinya Marselino ke timnas mendapat sambutan hangat dari rekan setimnya, Ole Romeny. Pemain berusia 23 tahun ini juga memiliki hubungan personal yang kuat dengan Marselino, terutama karena keduanya pernah bermain bersama di Oxford United. “Kami sangat senang bisa bermain bersama lagi,” ujar Romeny, yang baru mencetak gol keenamnya untuk Indonesia. “Marselino seperti saudara kandung saya, jadi kami selalu memahami satu sama lain di lapangan.”

Romeny mengakui bahwa keterlibatan Marselino dalam laga kontra Mozambik berdampak positif bagi tim. Sebagai bek kiri, Marselino berperan dalam mengontrol pertahanan dan memperkuat kepercayaan diri rekan-rekannya. Meski hanya bermain 65 menit, kontribusinya jelas terlihat dalam beberapa momen kritis. Salah satu hal yang menarik adalah kemampuan Marselino menghadapi tekanan dari lawan, terutama di area pertahanan.

Kehadiran Marselino dalam pertandingan tersebut juga menjadi semangat bagi Timnas Indonesia yang sedang membangun performa di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Setelah absen selama hampir tiga bulan, kembalinya pemain ini menambah kekuatan timnas dalam menghadapi laga-laga sulit. Pelatih timnas, Shin Tae-yong, kemungkinan besar akan memanfaatkan kehadiran Marselino untuk memperkuat lini belakang yang membutuhkan kestabilan.

Rumeny: Kami Tahu Persis Kapan Bergerak

Romeny menambahkan bahwa kekompakan dalam tim menjadi faktor penting bagi keberhasilan kemenangan melawan Mozambik. “Kami selalu saling memahami di lapangan, karena sudah lama bermain bersama di klub,” kata dia. “Marselino tahu kapan saya perlu masuk ke kotak penalti atau bergerak ke sisi yang lebih baik.”

Beberapa menit sebelumnya, Marselino juga berbicara tentang harapan besar yang menyertainya di laga tersebut. “Saya berharap bisa memperlihatkan bahwa saya sudah pulih sepenuhnya,” ujarnya. “Meski ada kegagalan, saya yakin ini hanya bagian dari perjalanan menuju kesuksesan bersama timnas.”

Rekan-rekan satu tim juga merespons positif atas kembalinya Marselino. Beberapa pemain menyebut bahwa kehadirannya meningkatkan kualitas pertahanan dan kepercayaan diri seluruh lini. Kehadiran Marselino dianggap sebagai keuntungan besar, terutama karena pengalaman dan pengalamannya dalam pertandingan internasional.

Sebelumnya, Marselino dan Romeny terakhir kali bermain bersama di timnas pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga melawan Jepang, bulan Juni lalu. Di pertandingan tersebut, Timnas Indonesia kalah 0-6, namun keduanya tetap memperlihatkan kemampuan tim yang solid. “Saya percaya dengan kemampuan Marselino, dan ini hanya awal dari sesuatu yang lebih besar,” kata Romeny.

Dengan kembalinya Marselino, Timnas Indonesia semakin siap menghadapi tantangan berikutnya. Pemain muda ini diharapkan mampu memperkuat kekuatan tim, terutama di lini belakang yang terus menjadi fokus pembinaan. Kehadirannya di lapangan hijau menunjukkan bahwa ia tidak hanya pulih secara fisik, tetapi juga secara mental. Hal ini tentu menjadi berkah bagi seluruh pemain dan penggemar timnas yang berharap melihat keberhasilan lebih lanjut dari pasukan Garuda.