Visit Agenda: KAI Daop 2 layani 13.222 pelanggan pada momentum libur panjang

Visit Agenda: KAI Daop 2 Bandung Catat 13.222 Penumpang Selama Libur Panjang

Visit Agenda – Selama periode libur panjang akhir pekan dan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, KAI Daop 2 Bandung mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang. Dalam laporan yang diterima di Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (14/6), Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyatakan bahwa minat masyarakat terhadap transportasi kereta api tetap tinggi, meski masa libur segera berakhir. Pada hari itu, tercatat 13.222 penumpang yang menggunakan layanan kereta api dengan keberangkatan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung.

Permintaan Melampaui Kapasitas Tempat Duduk

“Minat masyarakat terhadap transportasi kereta api tetap tinggi, terutama di masa liburan,” ujar Kuswardojo dalam keterangan resmi.

Dari 12 Juni hingga 16 Juni 2023, total penumpang yang menggunakan kereta api dengan keberangkatan awal dari Daop 2 Bandung mencapai 77.907 orang. Angka ini melebihi kapasitas tempat duduk yang tersedia, yaitu 63.875 kursi, sehingga tingkat okupansi mencapai 122 persen. Kuswardojo menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang terjadi karena adanya perubahan pola perjalanan, di mana satu kursi bisa digunakan oleh lebih dari satu penumpang dalam relasi berbeda.

Stasiun Bandung dan Kiaracondong sebagai Titik Aktivitas Utama

Analisis menunjukkan bahwa stasiun Bandung dan Kiaracondong tetap menjadi dua titik utama aktivitas penumpang. Selama hari Selasa, 4.849 penumpang berangkat dari Stasiun Bandung, sementara 2.359 orang menggunakan jasa kereta api dari Stasiun Kiaracondong. Dalam seluruh periode libur, jumlah penumpang yang keberangkatan dari Bandung mencapai 26.804, sedangkan Kiaracondong menangani 13.827 penumpang. Kuswardojo menjelaskan, kedua stasiun ini menjadi pusat keberangkatan dan tujuan utama karena lokasinya strategis serta fasilitas yang memadai.

Dari sisi penerimaan, Stasiun Bandung menjadi tempat tiba yang paling diminati, dengan total 28.682 penumpang. Stasiun Kiaracondong juga menunjukkan aktivitas tinggi, melayani 14.051 penumpang. Kuswardojo menegaskan, tren ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama bagi banyak orang, terutama dalam kondisi seperti Visit Agenda.

Manajemen Operasional di Bawah Tekanan

Dalam kondisi okupansi melebihi kapasitas, KAI Daop 2 Bandung terus memperkuat manajemen operasional. Petugas melakukan pengawasan ketat terhadap jadwal keberangkatan dan pengaturan penumpang untuk memastikan layanan tetap lancar. Kuswardojo mengungkapkan, langkah-langkah ini memastikan penggunaan sumber daya secara optimal meski harus menghadapi lonjakan penumpang.

Permintaan yang tinggi selama Visit Agenda juga memengaruhi pola perjalanan masyarakat. Banyak penumpang memanfaatkan kereta api untuk berpindah antar stasiun dalam satu perjalanan, sehingga setiap kursi bisa ditempati lebih dari satu kali. Hal ini menciptakan tekanan ekstra pada sistem transportasi, tetapi KAI tetap berkomitmen menyediakan fasilitas terbaik.

Menyambut masa libur panjang, KAI Daop 2 Bandung telah mempersiapkan diri secara matang. Rencana penambahan kereta, pengaturan jalur, dan pengelolaan stasiun diawali dengan data peramalan yang akurat. Hal ini memungkinkan pihak operasional untuk merespons dinamika penumpang secara cepat. Meski permintaan melebihi kapasitas, semua upaya dilakukan untuk menjaga kualitas layanan selama setiap perjalanan.

Kolaborasi dengan pihak berwenang dan stakeholder lainnya juga mendukung kelancaran layanan. Manajemen KAI Daop 2 Bandung aktif berkomunikasi dengan dinas transportasi lokal untuk memastikan ketersediaan sumber daya. Kuswardojo menambahkan, koordinasi ini menjadi kunci dalam menjaga efisiensi operasional meski harus menghadapi tantangan luar biasa.