Visit Agenda: Bali United dan Komang Tri sepakat akhiri kerja sama

Bali United dan Komang Tri Sepakat Akhiri Kerja Sama

Visit Agenda – Dalam bursa transfer sebelum musim kompetisi 2026/2027, Bali United (BRI Super League) dan bek belakang Komang Tri Arta Wiguna sepakat memutus kerja sama mereka. Pernyataan ini disampaikan oleh CEO Bali United, Yabes Tanuri, dalam rilis resmi klub yang diterbitkan Rabu.

“Kami berharap mengucapkan terima kasih kepada Komang Tri atas kontribusinya selama bersama Bali United. Semoga sukses dalam langkah karier baru,” kata Yabes.

Komang Tri, yang berusia 25 tahun, juga menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan selama memperkuat Serdadu Tridatu sejak 2018.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada manajemen, pelatih, teman-teman, serta suporter atas dukungan yang telah diberikan kepada saya selama ini. Kini saya mohon ijin pamit untuk melanjutkan perjuangan baru di musim berikutnya,” ungkap Komang Tri.

Komang Tri merupakan salah satu pemain yang tumbuh dari akademi Bali United Youth. Ia memulai kariernya di skuad usia U16 pada tahun 2018, lalu melanjutkan perjalanan di Elite Pro Academy dengan menjalani kompetisi di tiga kategori usia setiap tahunnya. Seiring waktu, prestasi dan kemampuan bermainnya menarik perhatian manajemen klub, sehingga ia diberikan kesempatan untuk bergabung dengan tim utama pada tahun 2020.

Pada musim pertamanya di tim inti, Komang Tri membawa Bali United meraih gelar juara di Liga 1 Indonesia 2021/2022. Performa apiknya di lapangan tidak hanya menunjukkan komitmen, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai salah satu bek tengah andalan. Selain itu, ia menjadi bagian dari pengalaman berharga dalam membangun tim yang berkompetisi di level nasional.

Setelah memperkuat Bali United hingga musim 2022, Komang Tri menjalani masa peminjaman di beberapa klub. Di tahun 2023, ia dipinjam ke Nusantara United, di mana ia berkontribusi dalam beberapa laga penting. Pada musim 2025/2026, ia bergabung dengan Garudayaksa, klub yang berhasil dipromosikan ke level Super League berkat penampilan aktifnya. Kemampuan komunikasi dan konsistensinya di lapangan selama masa peminjaman mendapat apresiasi dari para pemain dan pelatih.

Komang Tri menyatakan bahwa keputusan untuk berpindah klub adalah langkah yang dibuat setelah mengevaluasi perkembangan karier. Ia menekankan bahwa pengalaman bersama Bali United memberinya fondasi kuat dalam bermain di kompetisi tingkat tinggi. “Saya menyadari bahwa untuk melangkah lebih jauh, saya perlu menantang diri sendiri dengan lingkungan yang lebih beragam,” jelas Komang Tri.

Dalam perjalanan kariernya, Komang Tri juga mengalami fase transisi yang signifikan. Setelah menyelesaikan masa peminjaman di Garudayaksa, ia mengambil keputusan untuk mengakhiri hubungan kerja sama dengan Bali United. Meski begitu, ia tetap menghargai dukungan yang diberikan oleh seluruh pihak di klub. “Bali United telah menjadi bagian penting dari perjalanan saya, dan saya tak akan pernah melupakan pengalaman tersebut,” tambahnya.

Di sisi lain, Bali United mengevaluasi strategi rekrutmen untuk musim 2026/2027. CEO Yabes Tanuri menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kebutuhan tim dan potensi pemain yang lebih cocok untuk posisi belakang. “Kami percaya bahwa memutus kerja sama dengan Komang Tri adalah langkah yang tepat untuk menjaga konsistensi performa di lapangan,” ucap Yabes.

Karier Komang Tri di Bali United tercatat sebagai masa yang penuh pencapaian. Dari skuad junior hingga menembus tim utama, ia berkontribusi dalam beberapa pertandingan kunci. Salah satu momen terbesar dalam kariernya adalah saat membantu Bali United meraih gelar juara Liga 1 Indonesia 2021/2022. Selama periode tersebut, ia sering menjadi pilihan utama di lini belakang, menciptakan keseimbangan yang baik antara pertahanan dan serangan.

Sebagai bek tengah, Komang Tri dikenal memiliki kecepatan tinggi dan keterampilan mengantisipasi bola yang mumpuni. Kemampuannya dalam mengatur ruang serta membantu rekan sejawat menembus pertahanan lawan membuatnya menjadi bagian dari strategi tim. Namun, meski memiliki performa yang solid, keputusan untuk meninggalkan klub dianggap sebagai bagian dari proses pemeliharaan tim yang kompetitif.

Yabes Tanuri menyatakan bahwa Bali United akan terus mencari pemain yang dapat memberikan dampak positif untuk musim depan. “Kami optimis bahwa Komang Tri akan mampu menciptakan pencapaian luar biasa di klub barunya. Kami juga berharap ia tetap terhubung dengan Bali United, baik secara profesional maupun emosional,” tambah CEO.

Pelarian Komang Tri menjadi topik yang dibicarakan oleh para suporter dan media. Banyak pihak mengapresiasi loyalitasnya terhadap klub, sekaligus mengagumi komitmen untuk terus berkembang. “Saya percaya bahwa keputusan ini akan membawa manfaat untuk keduanya. Bali United tetap membutuhkan bek yang kuat, sementara Komang Tri punya kesempatan untuk menantang diri sendiri,” ujar Yabes Tanuri.

Komang Tri sendiri tidak menutup kemungkinan kembali ke Bali United di masa depan. Ia menegaskan bahwa hubungan dengan klub tetap terjalin meskipun keputusan untuk berpindah. “Bali United adalah tempat pertama saya mengejar impian sepak bola. Saya harap suatu saat bisa kembali dan memberikan kontribusi yang lebih besar lagi,” tuturnya.

Dengan selesainya kerja sama, Komang Tri sekarang fokus pada langkah baru. Ia akan melanjutkan perjuangan di level yang lebih tinggi, menjelang musim 2026/2027. Perpindahan ini diharapkan bisa membawa pengalaman baru, sekaligus mengembangkan kemampuan sebagai pemain yang lebih matang. Meski begitu, ia tetap menyimpan kenangan berharga bersama Bali United, yang menjadi pengalaman awal dan pendidikan berharga dalam dunia sepak bola profesional.