Topics Covered: Antrean peserta seleksi pelatihan kerja reguler

Antrean Peserta Seleksi Pelatihan Kerja Reguler

Topics Covered – Pada hari Rabu, 24 Juni 2026, sejumlah calon peserta program pelatihan kerja reguler gelombang kedua berkumpul di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD), Pondok Kelapa, Jakarta, untuk mengisi daftar hadir. Loket pendaftaran yang terpantau ramai menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat yang ingin mengikuti pelatihan ini. PPKD Jakarta Timur mengungkapkan bahwa total 15 program pelatihan kerja akan diselenggarakan pada bulan Juli 2026, dengan peserta yang lolos seleksi melalui tes tulis berbasis internet dan wawancara yang berlangsung pada 24–25 Juni 2026.

Konten Pelatihan dan Kriteria Seleksi

Program pelatihan kerja ini dirancang untuk memberikan pelatihan kompetensi keahlian yang relevan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja. Jumlah 15 program tersebut mencakup berbagai bidang, seperti teknik, administrasi, dan bidang produktif lainnya, dengan durasi dan sasaran peserta yang berbeda-beda. PPKD Jakarta Timur menyatakan bahwa proses seleksi dilakukan secara transparan dan objektif, melibatkan dua tahap: ujian tertulis online serta wawancara untuk menilai kemampuan komunikasi dan motivasi peserta.

Menurut informasi yang dihimpun, peserta yang berminat mengikuti program ini harus memenuhi persyaratan administratif, seperti surat rekomendasi dari lembaga atau komunitas, serta dokumen kesehatan. Selain itu, peserta juga diwajibkan mengikuti sesi orientasi sebelum proses pendaftaran resmi dimulai. PPKD Jakarta Timur menjelaskan bahwa seleksi ini bertujuan memastikan kualitas peserta yang masuk ke dalam program pelatihan, sehingga mereka siap menghadapi tantangan di dunia kerja.

Dukungan untuk Peserta dengan Disabilitas

Salah satu keunikan dalam kegiatan pendaftaran ini adalah adanya penerjemah bahasa isyarat yang membantu calon peserta penyandang disabilitas. Dalam foto yang diambil oleh ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/foc, penerjemah tersebut aktif menyampaikan informasi kepada peserta dengan kebutuhan khusus, memastikan proses pendaftaran berjalan lancar. Kehadiran penerjemah ini menunjukkan komitmen PPKD Jakarta Timur dalam mewujudkan aksesibilitas bagi semua lapisan masyarakat.

Peserta penyandang disabilitas juga diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan terkait program pelatihan, termasuk fasilitas yang disediakan selama proses pembelajaran. Menurut salah satu peserta, Siti Nurhayati, “Kehadiran penerjemah membuat kami merasa lebih percaya diri dan terbantu dalam memahami seluruh prosedur pendaftaran. Program ini sangat penting bagi kami untuk mengembangkan keterampilan dan memperluas jaringan kerja.”

Menyusul antusiasme peserta, PPKD Jakarta Timur berencana memperluas program pelatihan kerja ke beberapa kota lain di Jawa Barat. Mereka juga berharap bisa meningkatkan jumlah peserta dengan disabilitas dalam gelombang berikutnya. “Kami akan memberikan pelatihan yang lebih beragam dan sesuai dengan kebutuhan peserta, termasuk adaptasi metode pembelajaran yang lebih inklusif,” kata Kepala PPKD Jakarta Timur, Dian Pratiwi, dalam wawancara eksklusif.

Proses Seleksi dan Penyaringan Peserta

Seleksi peserta pelatihan kerja reguler Gelombang II mencakup dua tahap utama: tes tulis dan wawancara. Tes tulis dilakukan secara online, sehingga peserta bisa mengikuti dari berbagai lokasi. Wawancara, di sisi lain, diadakan secara langsung di PPKD Pondok Kelapa untuk mengevaluasi kemampuan komunikasi dan minat peserta dalam bidang tertentu. Dari total 500 pendaftar, hanya sekitar 150 orang yang lolos seleksi.

Proses penyaringan ini melibatkan tim penilai yang terdiri dari para profesional di bidang pendidikan dan pelatihan kerja. Mereka menilai peserta berdasarkan hasil ujian dan performa dalam wawancara. “Kami mencari peserta yang tidak hanya memenuhi kriteria teknis, tetapi juga memiliki semangat belajar tinggi dan komitmen untuk berkembang dalam bidang yang dipilih,” tutur salah satu penilai, Suryadi, dalam keterangan resmi.

Sejumlah peserta yang telah lolos seleksi mengungkapkan kegembiraan mereka menghadapi program pelatihan. “Saya berharap pelatihan ini bisa membantu saya menemukan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian yang saya pelajari,” kata Andi, salah satu peserta. PPKD Jakarta Timur menyatakan bahwa mereka akan menawarkan bantuan tambahan, seperti mentoring dari praktisi industri, selama program pelatihan berlangsung.

Langkah Pemenuhan Kebutuhan Tenaga Kerja

Program pelatihan kerja reguler ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang semakin meningkat. Dengan 15 program yang beragam, PPKD Jakarta Timur berharap dapat menciptakan peluang kerja bagi peserta yang tergolong kurang beruntung. “Kami percaya pelatihan kerja adalah kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah ini,” tambah Dian Pratiwi.

Menurut data terkini, jumlah peserta yang memenuhi syarat untuk pelatihan kerja reguler mencapai 500 orang. Namun, hanya sekitar 150 orang yang diterima karena kapasitas terbatas dan persaingan yang ketat. Selain itu, PPKD juga menyediakan program pelatihan khusus untuk kelompok rentan, seperti lansia, ibu rumah tangga, dan penyandang disabilitas, sebagai bagian dari strategi inklusivitas.

Proses pendaftaran yang diadakan pada 24 Juni 2026 di PPKD Pondok Kelapa berlangsung secara terstruktur. Peserta diwajibkan mengisi formulir yang harus ditandatangani oleh orang tua atau wali, serta mengunggah berkas pendukung seperti ijazah atau sertifikat. “Kami menghargai partisipasi semua peserta, terlepas dari latar belakang mereka,” ungkap salah satu petugas pendaftaran, Rina.

Harapan dan Tantangan di Masa Depan

Calon peserta program pelatihan kerja reguler Gelombang II mengharapkan pelatihan ini bisa membuka jalan bagi mereka untuk berkiprah di dunia kerja. Beberapa peserta menyampaikan bahwa mereka akan memanfaatkan pelatihan