Boccia Indonesia amankan tiga tiket semifinal Asian Para Games
Programamal.com – Boccia Indonesia amankan tiga tiket semifinal Asian Para Games 2026 melalui penampilan Muhammad Syafa, Felix Ardi Yudha, dan Handayani di Nagoya City General Gymnasium, Nagoya, Jepang. Ketiganya berhasil melewati fase grup dan melanjutkan perjuangan pada nomor individual masing-masing. Hasil ini menjaga peluang Indonesia untuk menambah perolehan medali dari cabang olahraga boccia.
Syafa dan Felix Pimpin Pool A
Muhammad Syafa memastikan tempat di semifinal nomor individual BC1 putra setelah menempati posisi pertama Pool A. Dalam fase grup, Syafa menunjukkan persaingan yang ketat melalui kemenangan 5-3 atas atlet Hong Kong, Kam Chau Chan. Ia kemudian kembali meraih hasil positif saat menghadapi atlet Kazakhstan, Yerkhat Almat, dengan skor 4-3.
Rangkaian kemenangan tersebut membawa Syafa sebagai pemuncak grup dan mengantarkannya ke babak empat besar. Pada semifinal yang dijadwalkan berlangsung Rabu (21/10), Syafa akan menghadapi atlet Thailand, Witsanu Huadpradit. Pertandingan itu menjadi kesempatan bagi Syafa untuk melangkah ke laga perebutan medali.
Di nomor individual BC2 putra, Felix Ardi Yudha juga mencatatkan hasil yang mengesankan. Felix menjadi pemuncak Pool A setelah membuka pertandingan dengan kemenangan telak 17-0 atas atlet Mongolia, Irmuun Khurelbaatar. Setelah itu, Felix bermain imbang 3-3 melawan atlet Malaysia, Chee Hoong Lee.
Perjalanan Felix berlanjut hingga babak perempat final, ketika ia berhadapan dengan sesama atlet Indonesia, Muhammad Satria. Felix memenangi pertandingan tersebut dengan skor 6-2 dan berhak tampil pada semifinal. Pada babak berikutnya, ia dijadwalkan menghadapi atlet China, Zhiqiang Yan, pukul 10.35 waktu setempat atau sekitar 12.35 WIB.
Handayani Lolos Meski Sempat Tertahan
Handayani turut melengkapi pencapaian saat Boccia Indonesia amankan tiga tiket semifinal dari nomor individual. Atlet Indonesia itu lolos ke semifinal BC1 putri sebagai peringkat kedua Pool A. Dalam pertandingan terakhir di fase grup, Handayani kalah 1-5 dari atlet Malaysia, Angeline Melissa, tetapi hasil sebelumnya cukup untuk mempertahankan posisinya di klasemen pool.
Pada hari pertama, Senin (19/10), Handayani tampil dominan dengan meraih tiga kemenangan. Ia mengalahkan atlet Macau, U Kei Tang, dengan skor 13-0, kemudian menundukkan atlet Taipei, Yi-ting Tsai, 8-1. Handayani juga mencatat kemenangan 10-2 atas atlet Korea Selatan. Hasil-hasil tersebut menjadi dasar penting bagi Handayani untuk melaju ke fase semifinal.
Di babak empat besar, Handayani dijadwalkan bertemu atlet Iran, Neda Ghayebi. Pertandingan semifinal BC1 putri tersebut berlangsung pukul 09.30 waktu setempat atau sekitar 11.30 WIB. Pada waktu yang sama, Syafa juga akan menjalani semifinal BC1 putra menghadapi Witsanu Huadpradit dari Thailand.
Peluang Tambahan Medali Boccia Indonesia
Keberhasilan Boccia Indonesia amankan tiga tiket semifinal menambah daftar atlet Indonesia yang masih bertahan dalam persaingan. Sebelumnya, Gischa Zayana telah lebih dulu memastikan tempat di semifinal nomor individual BC2 putri. Gischa menjadi pemuncak Pool B pada Senin (19/10) dan dijadwalkan menghadapi atlet Korea Selatan, Ahyoung Choi, pada Rabu (21/10).
Dengan Syafa, Felix, Handayani, dan Gischa yang tampil di semifinal, Indonesia memiliki wakil pada beberapa nomor individual boccia. Setiap pertandingan semifinal akan menentukan apakah para atlet tersebut dapat melanjutkan ke final dan membuka kesempatan meraih medali. Hasil fase grup memperlihatkan bahwa para wakil Indonesia mampu bersaing dalam pertandingan dengan skor ketat maupun kemenangan meyakinkan.
Boccia Indonesia amankan tiga tiket semifinal melalui Muhammad Syafa, Felix Ardi Yudha, dan Handayani, sementara Gischa Zayana sebelumnya juga telah lolos ke empat besar.
FAQ Boccia Indonesia di Asian Para Games
Siapa saja atlet yang mengamankan tiket semifinal?
Muhammad Syafa lolos ke semifinal individual BC1 putra, Felix Ardi Yudha ke semifinal individual BC2 putra, dan Handayani ke semifinal individual BC1 putri. Gischa Zayana juga telah lebih dahulu memastikan semifinal individual BC2 putri.
Siapa lawan Syafa, Felix, dan Handayani di semifinal?
Syafa akan menghadapi Witsanu Huadpradit dari Thailand. Felix dijadwalkan bertemu Zhiqiang Yan dari China, sedangkan Handayani menghadapi Neda Ghayebi dari Iran.
Kapan pertandingan semifinal berlangsung?
Semifinal dijadwalkan berlangsung pada Rabu (21/10). Handayani dan Syafa bermain pukul 09.30 waktu setempat atau sekitar 11.30 WIB, sementara Felix bertanding pukul 10.35 waktu setempat atau sekitar 12.35 WIB.