Sejumlah petinju harus mulai dari penyisihan Asian Boxing Championship

Beberapa Petinju Indonesia Mulai Babak Penyisihan Asian Boxing Championship 2026

Sejumlah petinju harus mulai dari penyisihan – Turnamen tinju Asia 2026, yang akan berlangsung di Jakarta dari 3 hingga 16 Juli 2026, telah mengumumkan hasil undian untuk kategori U19 dan U23. Sejumlah atlet dari Indonesia termasuk dalam babak penyisihan, sementara beberapa lainnya diberi bye langsung ke babak selanjutnya. Dalam kompetisi ini, total 19 petinju nasional akan berpartisipasi, dengan harapan mereka mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Persiapan Tim Indonesia

Pelatih tinju Indonesia, Husni Ray Husni, mengungkapkan bahwa beberapa petinju diharapkan mampu meraih kemenangan di babak awal. Namun, ada juga yang akan menghadapi lawan dari negara-negara kuat dalam olahraga ini. “Anak-anak harus siap menghadapi tantangan di babak pertama. Jika mereka mampu melewati tahap awal, itu sudah sangat baik,” kata Husni kepada ANTARA, Sabtu.

“Anak-anak harus siap menghadapi tantangan di babak pertama. Jika mereka mampu melewati tahap awal, itu sudah sangat baik,” ujar Husni Ray Husni, pelatih tinju Indonesia, kepada ANTARA, Sabtu.

Sebanyak lima atlet Indonesia akan memulai pertandingan dari babak penyisihan. Mereka terdiri dari Anggie Intania Chalik, Marion Manuesa Simorangkir, Fredrik Suhendri Ampaga, Laskar Putra, dan Mars de Volta. Sementara itu, tujuh petinju lainnya diberi bye tanpa harus melalui babak kualifikasi awal. Mereka antara lain Dira Artika, Fani Afnan Janati, Nouval, Irnanda Firmanda, Muhammad Rayhan Athaillah, Viktor Wengkang, dan Joshua Toni Marties Lahin.

Dalam kategori Women’s Feather 57kg, Dira Artika akan berhadapan dengan petinju Korea Selatan Yubeen Seo. Sementara itu, Maria Meisita Manguntu diberi kesempatan langsung ke babak final di kelas Women’s Light Welter 65kg. Pangeran Februzio Lani juga mendapat bye di Men’s Bantam Weight 55kg, sementara Nurul Izzah Nukuhehe akan lewat tanpa pertandingan di Women’s Feather 57kg. Bagi atlet yang tidak diberi bye, mereka akan menghadapi lawan dari berbagai negara, termasuk Thailand, India, Arab Saudi, Jepang, dan Filipina.

Detail Pertandingan Kategori U19 dan U23

Berikut adalah hasil undian lengkap untuk petinju Indonesia di Asian Boxing Championship 2026:

Kelas Bulu Putri U19: Dira Artika akan bertanding melawan Yubeen Seo dari Korea Selatan. Dalam kategori Women’s Light Flyweight 45-48kg, Anggie Intania Chalik akan menghadapi Pemika Payungkasem dari Thailand. Sementara itu, Marion Manuesa Simorangkir akan berlaga di Women’s Bantam 54kg melawan Korin Kokufu dari Jepang. Dua petinju lainnya, Linda Sari Langi Maililin dan Radiyansyah, akan menghadapi lawan dari Uzbekistan dan Singapura di Women’s Minimum 45-48kg serta Men’s Light Middleweight 70kg masing-masing.

Kelas Welter Putri U23: Maria Meisita Manguntu diberi bye di Women’s Light Welter 65kg. Dalam Men’s Lightweight 60kg, Joshua Toni Marties Lahin akan berhadapan dengan Nawaf Ghazwani dari Arab Saudi. Sementara itu, Laskar Putra akan menghadapi Mark Ashley Fajardo dari Filipina di Men’s Welterweight 65kg, dan Mars de Volta akan bertanding melawan Yazan Alghamdi dari Arab Saudi di Men’s Light Weight 60kg.

Kelas Berat Putra U23: Nouval akan berlaga di Men’s Heavyweight 90kg melawan Shumbham Rajput dari India. Irnanda Firmanda akan memulai dengan lawan Sagar dari India di Men’s Cruiserweight 85kg. Di kelas Men’s Fly Weight 50kg, Fredrik Suhendri Ampage akan menghadapi Hans Harris Mohamed Yusra dari Singapura. Sementara itu, Muhammad Rayhan Athaillah diberi bye di Men’s Light Middlewight 75kg, dan Viktor Wengkang juga mendapat bye di Men’s Welter Weight 65kg.

Hasil undian ini menunjukkan persaingan yang ketat antara atlet Indonesia dengan lawan dari berbagai negara. Kemenangan di babak penyisihan akan menjadi langkah penting untuk meraih medali di level Asia. Dira Artika, sebagai salah satu petinju yang harus bertanding di awal, diharapkan mampu menunjukkan performa maksimal. Sementara itu, petinju yang diberi bye harus tetap waspada karena pertandingan selanjutnya akan semakin berat.

Perspektif Internasional

Kehadiran petinju dari Korea Selatan, India, Arab Saudi, dan Jepang memperkuat bahwa Asian Boxing Championship 2026 menjadi ajang yang kompetitif. Dengan menghadapi lawan dari negara-negara yang memiliki reputasi baik dalam tinju, para atlet Indonesia diuji untuk menunjukkan kemampuan teknik dan mental. Dalam kelas Men’s Flyweight 47-50kg, Anugrah Tri Sandy Anggoro akan melawan Junsu Choi dari Korea Selatan, menambah kompleksitas persaingan.

Pelatih Husni Ray Husni menekankan pentingnya persiapan matang untuk menghadapi babak pertama. Ia menyebut bahwa beberapa petinju mungkin akan kesulitan menghadapi lawan kuat, tetapi keberhasilan di tahap awal bisa menjadi fondasi untuk mencapai target lebih jauh. “Kemenangan di babak penyisihan adalah awal yang baik. Kami optimis anak-anak mampu menunjukkan kemampuan terbaik mereka,” tambahnya.

Undian ini juga mencerminkan strategi tim Indonesia untuk memperkuat posisi di setiap kelas. Sejumlah petinju akan menghadapi lawan dari negara-negara dengan kekuatan tinju yang terkenal, sementara yang lain memperoleh kesempatan untuk beradaptasi lebih dulu. Dengan 19 atlet yang terlibat, turnamen ini akan menjadi panggung untuk mengevaluasi kemampuan petinju nasional sebelum menghadapi ajang global.

Sebagai acara besar yang digelar di Jakarta, Asian Boxing Championship 2026 diperkirakan akan menarik perhatian ribuan penonton. Ini menjadi momentum untuk memperkenalkan bakat-bakat baru dan membangun kepercayaan diri para petinju. Dengan dukungan pelatih serta pengurus cabang olahraga, keberhasilan di turnamen ini bisa menjadi langkah awal menuju prestasi lebih baik di masa depan.

Proses Persiapan dan Harapan

Sebelumnya, tim tinju Indonesia telah melakukan persiapan intensif, termasuk pelatihan teknik, strategi pertandingan, dan pengendalian emosi. Husni Ray Husni menyebutkan bahwa mentalitas para