Agenda Utama: Akhir pekan di Hambalang, Presiden Prabowo pimpin lima ratas

Akhir Pekan di Hambalang, Presiden Prabowo Pimpin Lima Ratas

Di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Presiden Prabowo Subianto menggelar lima pertemuan terbatas pada hari Minggu, mulai siang hingga malam hari. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian tugas pemerintahan yang dilakukan di kediaman pribadi presiden tersebut.

“Pada hari Minggu, Presiden Prabowo Subianto mengadakan lima pertemuan berbeda, dengan memanggil sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih. Dalam sesi-sesi itu, beliau meminta pemutakhiran mengenai berbagai isu strategis, baik dalam maupun luar negeri,” jelas Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet, saat dihubungi dari Jakarta.

Prioritas Kebijakan Pendidikan

Rapat pertama fokus pada proyek pembangunan 10 kampus baru di bidang sains, teknologi, engineering, dan matematika. Selain itu, Presiden juga memeriksa kemajuan pendidikan kedokteran. Teddy menyebutkan, ini menjadi prioritas utama dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Geopolitik dan Pengaruh Timur Tengah

Agenda kedua melibatkan analisis dinamika geopolitik di Timur Tengah. Poin ini dipertimbangkan karena kemungkinan dampaknya terhadap stabilitas dalam negeri. Presiden meminta laporan terkini untuk mengevaluasi risiko eskalasi konflik.

Dukungan untuk Mahasiswa Palestina

Pada pertemuan keempat, Presiden meminta update tentang keberadaan mahasiswa asal Palestina yang menimba ilmu di Universitas Pertahanan (Unhan). Teddy menambahkan, sejak 2022, Presiden mengundang sekitar 20–40 siswa Palestina bersekolah di Indonesia, dengan jumlah kini mencapai hampir 200 orang.

Persiapan Mudik Idulfitri

Lima agenda terakhir adalah pengecekan kesiapan pemerintah menghadapi arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri. Fokus utama adalah memastikan keamanan dan kelancaran arus balik selama 10 hari sebelum perayaan.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto, Rektor Unhan Letjen TNI (Purn.) Anton Nugroho, dan Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa juga turut serta.

Dalam beberapa foto yang dipublikasikan oleh Sekretariat Kabinet, tampak pula kehadiran Kepala Badan Intelijen Negara M. Herindra, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Aries Marsudiyanto, serta Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Letjen TNI Yudi Abrimantyo dan Kepala Badan Logistik Pertahanan Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari.