Program Terbaru: Kemnaker jalankan agenda transformasi hadapi tantangan ketenagakerjaan

Kemnaker jalankan agenda transformasi hadapi tantangan ketenagakerjaan

Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi dinamika dan tantangan terkait ketenagakerjaan nasional yang semakin rumit. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan, upaya ini mencakup enam agenda perubahan yang akan dilakukan lembaga tersebut.

“Untuk mengatasi tantangan tersebut, Kemnaker tengah melaksanakan enam agenda transformasi,” tutur Menaker Yassierli dalam pernyataan resmi di Jakarta, Rabu.

Enam Agenda Transformasi Utama

Agenda tersebut meliputi pembangunan dan pemulihan kepercayaan publik, pengembangan layanan ketenagakerjaan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta persiapan tenaga kerja masa depan melalui pelatihan reskilling dan upskilling. Selain itu, agenda mencakup penguatan ketenagakerjaan yang inklusif, penerapan norma ketenagakerjaan secara konsisten dan adil, dan pengembangan hubungan industri yang harmonis serta berkeadilan.

Tujuh Tantangan Ketenagakerjaan yang Diatasi

Menaker Yassierli menyebutkan, saat ini ada minimal tujuh masalah yang perlu ditangani secara efektif oleh pemerintah. Tantangan ini mencakup peningkatan kualitas link and match, optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK), penyediaan pekerjaan layak dan inklusif untuk kelompok rentan, hingga penyusunan serta perbaruan regulasi ketenagakerjaan. Pernyataan tersebut dilanjutkan dengan penegakan standar ketenagakerjaan dan keselamatan kerja di sektor industri, penerapan hubungan industrial yang transformatif, pengembangan sistem informasi pasar tenaga kerja melalui platform SiapKerja, dan reformasi birokrasi di dalam Kemnaker.

Menurut Yassierli, peningkatan kapasitas personil di Kemnaker juga menjadi prioritas utama. Hal ini didasari oleh keterkaitan langsung antara kekuatan posisi strategis dalam institusi dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat, pekerja, pencari kerja, serta pelaku usaha.