Program Terbaru: Menaker: Kesempatan kerja tetap terbuka di tengah tantangan global

Menaker: Kesempatan kerja tetap terbuka di tengah tantangan global

Jakarta – Yassierli, Menteri Ketenagakerjaan, menyatakan bahwa peluang kerja di Tanah Air masih terbuka meski menghadapi tantangan internasional. Ia menegaskan bahwa pemerintah sedang mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan pencari kerja bisa mendapatkan informasi lowongan serta pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Langkah strategis untuk stabilitas pasar kerja

Dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu, Yassierli menekankan perlunya respons cepat agar pasar kerja tetap stabil. Menurutnya, Kemnaker telah membangun sistem peringatan dini mengenai pemutusan hubungan kerja, dialog antara perusahaan dan pekerja, serta percepatan pelatihan keterampilan yang sesuai kebutuhan industri.

“Indonesia tidak bisa hanya menunggu masalah muncul. Kita harus bergerak cepat agar pasar kerja tetap seimbang,” ujar Menaker.

Kesenjangan kompetensi dan inklusivitas dunia kerja

Yassierli juga mengingatkan adanya kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan industri. Meski banyak lowongan tersedia, katanya, informasi serta kualifikasi yang dibutuhkan belum terhubung secara efektif dengan pencari kerja.

Oleh karena itu, ia meminta perusahaan melaporkan kebutuhan tenaga kerja melalui platform KarirHub SIAPKerja. Hal ini diharapkan memberi akses transparan dan mudah bagi masyarakat.

Program pelatihan dan kolaborasi bersama

Menaker menyoroti pentingnya pelatihan vokasi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri. Ia mengajak pemangku kepentingan berpartisipasi aktif dalam pengembangan keterampilan bagi pekerja berkompetensi menengah dan rendah.

“Selain menyiapkan peluang kerja, kita juga mendorong akses setara bagi penyandang disabilitas. Dunia kerja yang sehat bukan hanya soal pertumbuhan, tapi juga soal kesempatan yang adil untuk semua,” tambah Yassierli.

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), dianggap akan mengubah struktur dunia kerja secara masif. Kemnaker memastikan siap menfasilitasi kebutuhan perusahaan terkait tenaga kerja agar pasar kerja lebih adaptif, inklusif, dan mampu menjawab perubahan.

“Semua tantangan ini harus kita hadapi bersama demi stabilitas pasar kerja nasional,” tutupnya.