Program Terbaru: Pemerintah targetkan bedah 400 ribu rumah rakyat tahun ini
Pemerintah targetkan bedah 400 ribu rumah rakyat tahun ini
Jakarta – Tahun ini, pemerintah mempercepat upaya peningkatan jumlah renovasi rumah layak huni di seluruh negeri dengan menetapkan target 400 ribu unit. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, yang dikenal sebagai Ara, menyatakan bahwa langkah ini didasari arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya adalah untuk mempercepat distribusi rumah yang memadai bagi seluruh masyarakat.
“Kita sedang merancang strategi terpadu untuk memperluas program renovasi. Kolaborasi dilakukan bersama Menteri Keuangan, Menteri Sekretaris Negara, dan Sekretaris Kabinet. Tahun lalu, capaian hanya sekitar 45 ribu unit, tetapi tahun ini targetnya meningkat menjadi 400 ribu unit,” jelas Ara di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.
Dalam menyusun rencana tersebut, Ara juga menekankan bahwa cakupan program akan diperluas hingga mencakup seluruh 220 kabupaten/kota yang belum terlayani sebelumnya. “Program ini bukan hanya untuk menyediakan rumah layak, tetapi juga untuk mendorong keseimbangan ekonomi daerah,” tambahnya.
Pemerintah juga diberi instruksi untuk mengoptimalkan lahan negara, terutama yang dimiliki oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perkeretaapian, dalam pembangunan hunian vertikal. Beberapa hari terakhir, Ara bersama tim PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan BP BUMN telah melakukan kunjungan ke lahan potensial, termasuk di Tanah Abang, Jakarta. Lokasi tersebut akan dikembangkan menjadi permukiman campuran antara masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah.
Dalam rangka penerapan konsep inklusif, Ara menyebutkan bahwa upaya serupa sedang dijalankan di Bandung. “Kita sudah mengidentifikasi sejumlah lahan strategis. Akhir bulan ini, rencananya akan dimulai persiapan pembangunan di kota Bandung,” katanya.
