Rencana Khusus: Pemkot Bandung targetkan serap 4.600 warga dalam program padat karya

Pemkot Bandung Targetkan Serapan 4.600 Warga dalam Program Padat Karya

Kota Bandung, Jawa Barat, tengah menyiapkan program padat karya yang menargetkan partisipasi sebanyak 4.600 penduduk. Program ini akan dijalankan di 92 titik lokasi sebagai upaya menciptakan peluang kerja serta memperkuat perekonomian masyarakat. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, menjelaskan bahwa padat karya menjadi strategi utama untuk menyelesaikan masalah sementara bagi warga yang belum memiliki pekerjaan.

“Tujuannya adalah meningkatkan akses kerja, memberdayakan individu yang tidak bekerja, serta menumbuhkan kesadaran tentang lingkungan sekitar,” ungkap Yayan di Bandung, Senin.

Menurut Yayan, cakupan program ini terus bertambah setiap tahun. Pada 2023, hanya 1.840 orang yang terlibat dalam 46 lokasi, namun jumlah tersebut naik menjadi 4.450 warga di 89 titik pada 2024. Selain itu, program juga menyediakan pelatihan, termasuk pengolahan sampah, yang telah diikuti oleh ratusan peserta.

Yayan menambahkan bahwa padat karya tidak hanya fokus pada pemberian pekerjaan, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. “Program ini terbuka bagi warga yang memiliki KTP Kota Bandung, berusia 17 hingga 50 tahun, baik yang berdisabilitas maupun tidak, dengan prioritas diberikan kepada mereka yang belum bekerja,” katanya.

Para peserta akan mendapatkan fasilitas makan, peralatan kerja, insentif, serta perlindungan melalui BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. “Durasi kegiatan selama 10 hari kerja, dengan jam kerja 8 jam per hari,” terang dia. Melalui program ini, Pemkot Bandung berharap bisa meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus mendorong keikutsertaan mereka dalam menjaga lingkungan sekitar.