What Happened: Hornbills paksa Kesatria mainkan gim ketiga
Hornbills Paksa Kesatria Mainkan Gim Ketiga
What Happened – Bogor, Rabu malam – Pertandingan putaran pertama babak playoffs IBL GoPay 2026 berlangsung sengit antara tim Bogor Hornbills dan Kesatria Bengawan Solo. Dalam gim kedua yang berlangsung di GOR Laga Tangkas, Hornbills sukses mengalahkan Kesatria dengan skor 111-103, memaksa seri best-of-three berjalan lebih lanjut. Kemenangan ini membawa Hornbills ke skor 1-1 dalam seri, memberi mereka peluang untuk memenangkan laga penentuan pada 30 Mei mendatang.
Momen penting dalam pertandingan tersebut adalah kinerja luar biasa dari Travin Thibodeaux, yang menjadi pemain kunci bagi kemenangan Hornbills. Pemain asing asal Amerika itu mencatatkan triple-double dengan 29 poin, 14 rebound, dan 13 assist. Kontribusi ini tidak hanya mengangkat performa tim tuan rumah, tetapi juga mengubah momentum pertandingan setelah Kesatria sempat mengungguli mereka dengan margin 19 poin di babak awal. Dengan tenaga yang tumbuh di babak kedua, Hornbills berhasil membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan di babak tambahan waktu.
“Sebagai kapten tim ini, saya merasa kami terlalu lemah di babak pertama dan harus meningkatkan diri di babak kedua. Semua pemain mengikuti langkah saya, dan kami berhasil menemukan ritme permainan. Saya sangat terkejut dengan penampilan para pemain lokal, serta berharap mereka tetap konsisten di gim ketiga,” ujar Thibodeaux dalam laman resmi IBL.
Pertandingan diawal terasa berat bagi Hornbills. Kesatria memperlihatkan dominasi dengan mencetak skor menguntungkan sejak awal, menciptakan tekanan besar pada tim tuan rumah. Namun, kepercayaan diri dan strategi yang dijalankan Hornbills mulai berbuah hasil di tengah pertandingan. Dengan perlahan menemukan keseimbangan, mereka memangkas jarak dan akhirnya membalikkan keadaan di fase kritis sebelum waktu normal berakhir. Kesatria sempat menyamakan kedudukan 91-91 di akhir babak pertama, menciptakan atmosfer tegang sebelum babak tambahan dimulai.
Dalam overtime, Hornbills langsung menunjukkan dominasi dengan mencetak skor 8-0 yang memutus keunggulan Kesatria. Dua tembakan tiga angka dari Kaleb Wesson dan Sevly Rondonuwu menjadi faktor utama dalam mengubah arah permainan. Keunggulan ini terus berlanjut, memungkinkan Hornbills menutup babak tambahan dengan kelebihan 20 poin atas Kesatria. Thibodeaux, selain mengatur permainan, juga menyumbang tujuh dari 20 poin yang dicetak Hornbills di waktu ekstra. Kontribusinya membantu tim mengejar ketertinggalan sekaligus mengontrol alur pertandingan.
Pemain lokal menjadi penentu kemenangan Hornbills. Akurasi tembakan luar yang dihasilkan oleh para pemain asli Indonesia menjadi pembeda utama dalam pertandingan tersebut. Stephaun Branch tampil tangguh dengan mencetak 25 poin, delapan rebound, dan delapan assist. Kaleb Wesson juga menunjukkan performa apik dengan 24 poin dan 14 rebound. Sementara itu, Sevly Rondonuwu, yang duduk di bangku cadangan, memberikan kontribusi signifikan dengan 14 poin, lima rebound, dan empat assist. Dari kesembilan percobaan tembakan tiga angka yang diajukan Sevly, empat di antaranya berhasil memasukkannya ke ring.
Daniel Timothy Wenas juga berperan penting dengan menambah 11 poin, termasuk tiga tembakan tiga angka. Kombinasi dari 15 tembakan tiga angka yang berhasil dicetak Hornbills dari total 41 percobaan menjadi salah satu elemen kunci dalam mengubah skenario pertandingan. Kinerja ini memungkinkan tim mempertahankan dominasi di babak tambahan, sementara Kesatria terlihat kehilangan momentum.
Kesatria, meski berhasil memperoleh peluang besar untuk menutup seri, mengalami penurunan performa di overtime. Mereka hanya mampu mencetak empat tembakan dari 12 percobaan, sedangkan Hornbills mencetak tujuh tembakan dari 14 percobaan. Tiga blok yang dicetak oleh Hornbills di waktu tambahan juga memberi tekanan tambahan terhadap serangan Kesatria, yang sebelumnya bergantung pada Rayvonte Rice dan Kentrell Barkley. Rice menjadi top skorer Kesatria dengan 44 poin, sembilan rebound, tiga assist, dua steal, dan dua block dalam 45 menit bermain. Barkley menambah 30 poin dan 10 rebound, sementara CJ Gettys menghasilkan 13 poin dan 18 rebound. Meski demikian, mereka tidak mampu menyaingi dominasi Hornbills di babak krusial.
Dengan hasil ini, Hornbills tetap memegang peluang untuk melangkah ke babak berikutnya. Gim ketiga yang menjadi penentu kemenangan akan digelar kembali di GOR Laga Tangkas, Bogor, pada 30 Mei 2026. Pertandingan ini diharapkan bisa menjadi penentu nasib kedua tim dalam perjuangan mereka menuju babak final. Sementara Kesatria harus mengevaluasi kekurangan yang muncul di overtime, Hornbills fokus pada pengembangan strategi untuk memastikan keberhasilan di gim penutup.
Performa individu dari para pemain juga menjadi sorotan. Thibodeaux, dengan assist yang mengalir, mengatur serangan timnya secara efektif. Kinerjanya menunjukkan kemampuan leadership yang kuat, terutama dalam membangkitkan semangat tim saat pertandingan berjalan ketat. Sementara Stephaun Branch dan Kaleb Wesson menunjukkan ketangguhan dalam menyerang, sekaligus mengamankan ritme pertahanan yang solid. Sevly R
