Hiburan

Naykilla bocorkan dua lagu “unreleased” di Pestapora 2026

IMG_3376
Foto : Rafi Wibowo - programamal.com
Daftar Isi
  1. Naykilla Hadirkan Kejutan Lagu Baru di Panggung Pestapora 2026
  2. Pestapora dan Kebiasaan Memperkenalkan Materi Baru
  3. Related Reading
  4. Frequently Asked Questions

Naykilla Hadirkan Kejutan Lagu Baru di Panggung Pestapora 2026

Programamal.com – Penampilan Naykilla di Pestapora 2026 menjadi salah satu sajian yang mengundang rasa penasaran penonton. Penyanyi tersebut tidak hanya membawa energi khas musik hip-hop dangdut atau hipdut, tetapi juga memperdengarkan dua materi baru yang belum dirilis resmi kepada publik.

Naykilla tampil pada Sabtu malam, 26 September, di salah satu panggung Pestapora 2026 yang berlangsung di Gambir Expo, Jakarta. Di tengah daftar lagu yang sudah dikenal pendengar, ia menyelipkan dua karya unreleased yang memberi warna berbeda pada penampilannya malam itu.

Busana Nyentrik dan Respons Penonton

Seperti identitas panggungnya yang selama ini dikenal ekspresif, Naykilla hadir dengan gaya visual mencolok. Ia mengenakan atasan latex merah muda yang dipadukan dengan celana latex hijau, rambut berwarna oranye, serta kacamata sebagai pelengkap penampilan.

Atmosfer pertunjukan terasa hidup sejak awal. Penonton mengikuti irama lagu-lagu yang dibawakan Naykilla dengan berjoget dan bernyanyi bersama. Karakter hipdut yang ringan, ritmis, dan mudah dinikmati membuat interaksi antara penyanyi dan penonton terjaga sepanjang set.

Panggungnya dibuka dengan lagu “Open Arms” milik SZA. Setelah itu, Naykilla melanjutkan penampilan melalui sejumlah nomor seperti “Skip Dulu Ah”, “Keong Racun”, dan “Geleng-Geleng”. Ia juga menghadirkan “Cenat Cenut” dalam format mashup bersama “Baby”, lagu populer milik Justin Bieber.

Dua Lagu yang Belum Dirilis

Di sela penampilannya, Naykilla memberikan sinyal bahwa materi baru yang dibawakannya berpeluang hadir dalam waktu dekat. Lagu pertama yang belum memiliki rilis resmi diperkenalkan sebagai kejutan bagi para penonton festival.

Ia kemudian kembali membawakan karya unreleased kedua yang disebut berjudul “Teleponku Berdering”. Sebelum lagu itu dimainkan, Naykilla menyampaikan kegembiraannya karena akhirnya bisa memperdengarkan materi tersebut di hadapan penonton.

Aku tahu ini sangat berisiko, tapi aku sudah enggak tahan buat kalian dengerin,

Namun, rasa penasaran penonton sengaja dibiarkan menggantung. Ketika “Teleponku Berdering” baru berjalan kurang lebih setengah lagu, Naykilla menghentikan penampilannya dan bercanda bahwa bagian selebihnya belum dapat diperdengarkan.

Sudah, sisanya enggak boleh,

Momen singkat itu menjadi salah satu bagian paling menarik dari set Naykilla. Alih-alih menyajikan versi utuh, ia memilih memberi cuplikan yang cukup untuk memperkenalkan atmosfer lagu sekaligus memancing antisipasi terhadap perilisan resminya.

Masih Membawa Warna Hipdut

Dua lagu baru tersebut tetap memperlihatkan pendekatan musikal yang dekat dengan ciri Naykilla. Perpaduan unsur hip-hop dan dangdut hadir dalam kemasan yang terdengar ringan, mudah diikuti, serta mengandalkan ritme yang mendorong pendengar untuk bergerak.

Melodi yang mudah melekat dan lirik sederhana menjadi unsur yang membuat materi baru itu terasa sejalan dengan lagu-lagu Naykilla sebelumnya. Cuplikan tersebut juga menunjukkan bahwa ia tetap mempertahankan arah musik yang mengutamakan keseruan dan kedekatan dengan pendengar di ruang pertunjukan.

Setelah sesi lagu-lagu baru, Naykilla meneruskan penampilannya dengan “Kasih Aba-Aba” dan “SO ASU”. Pertunjukan kemudian ditutup melalui “MMG (My Mine Gueh)”, menandai akhir penampilan yang dipenuhi respons meriah dari penonton.

Pestapora dan Kebiasaan Memperkenalkan Materi Baru

Pestapora 2026 digelar selama tiga hari, dari 25 hingga 27 September. Festival tersebut menghadirkan 330 penampil yang tampil di 19 area pertunjukan, menjadikannya ruang pertemuan bagi berbagai musisi dan penikmat musik dengan pilihan penampilan yang beragam.

Bagi Naykilla, membocorkan lagu baru saat tampil langsung bukan kali pertama dilakukan. Pada Juli 2026, ia juga pernah memperkenalkan dua lagu yang belum dirilis ketika tampil di Soundrenaline Sana Sini Jakarta.

Kebiasaan tersebut membuat panggung konser dan festival menjadi ruang penting untuk menguji respons awal pendengar terhadap materi baru. Dalam konteks penampilan di Pestapora, dua cuplikan lagu itu meninggalkan kesan bahwa Naykilla masih menyiapkan kejutan bagi penggemarnya, terutama setelah ia hanya mengizinkan penonton mendengar sebagian dari “Teleponku Berdering”.

Meski jadwal perilisan resmi kedua lagu tersebut belum dijelaskan lebih lanjut, penampilan di Gambir Expo telah memberi gambaran awal mengenai arah musik yang akan dibawa Naykilla. Penonton pun pulang dengan daftar lagu yang akrab, penampilan visual yang khas, dan rasa ingin tahu terhadap dua karya yang masih disimpan rapat-rapat.

Frequently Asked Questions

What is Naykilla bocorkan dua lagu unreleased di Pestapora?

Naykilla bocorkan dua lagu unreleased di Pestapora is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Naykilla bocorkan dua lagu unreleased di Pestapora matter?

Naykilla bocorkan dua lagu unreleased di Pestapora matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Rafi Wibowo - programamal.com

Rafi Wibowo - programamal.com

Rafi Wibowo adalah praktisi teknologi yang fokus pada pengembangan sistem digital untuk kegiatan sosial. Ia memiliki pengalaman dalam membangun platform berbasis web yang mendukung transparansi donasi.

Di Program Amal, Rafi membantu memastikan bahwa aspek teknologi dalam donasi online dipahami dengan baik oleh pembaca.