Solution For: Aktris Sitha Marino sempat takut saat akting bareng Meriam Bellina
Aktris Sitha Marino Sempat Merasa Takut Saat Berakting Bersama Meriam Bellina
Solution For – Jakarta – Dalam film “Keluarga Suami adalah Hama,” yang akan tayang di bioskop sejak 21 Mei 2026, Sitha Marino mengungkapkan perasaannya yang cukup gelisah saat harus berkolaborasi dengan Meriam Bellina, seorang aktris senior. “Awalnya ketika berada di lokasi syuting bersama Tante Mer, aku merasa agak gugup,” tutur Sitha saat menghadiri acara promosi di Antara Heritage Center, Jakarta, Rabu. “Karena aku sangat mengidolakannya, jadi ketika pertama kali melakukan pengambilan gambar, rasanya seperti tampil di depan publik yang memperhatikan,” katanya.
“Soalnya filmnya cukup keras, jadi aku jadi merasa takut,” tambah Sitha, yang diberikan peran sebagai anak perempuan dalam film tersebut.
Ketika pertama kali menghadapi Meriam Bellina, Sitha merasa ada tekanan besar. “Karena aku selama ini lebih nyaman bermain peran yang seringnya menangis atau tersakiti, jadi peran ini agak berbeda,” katanya. Meski demikian, setelah beradaptasi selama proses syuting, rasa takut itu perlahan hilang. “Keesokan harinya, aku mulai merasa lebih percaya diri karena berinteraksi langsung dengan Tante Mer,” ungkap Sitha.
Proses Akting dan Pengaruh Meriam Bellina
Sitha menuturkan bahwa pengalaman kerja dengan Meriam Bellina menjadi momen penting dalam kariernya. “Aku belajar banyak dari Tante Mer, terutama dalam cara mengelola emosi di layar,” katanya. “Ia selalu memberi dukungan, bahkan kadang bilang, ‘Udah enggak apa-apa, enggak apa-apa, it’s okay,’ saat aku sedang gugup,” tambah Sitha, yang mengutip ucapan Meriam Bellina selama syuting.
Film “Keluarga Suami adalah Hama” yang dibuat oleh sutradara Anggy Umbara menceritakan kisah Intan, seorang perempuan yang dipaksa tinggal bersama keluarga suaminya, Damar. Tuntutan yang diberikan oleh keluarga tersebut menjadi penyebab konflik dalam hubungan rumah tangga Intan. “Perannya sangat menantang karena harus memperlihatkan perubahan emosional yang tajam,” kata Sitha. “Meriam Bellina memberi contoh bagaimana menghidupkan karakter dengan nuansa yang lebih tajam,” tambahnya.
Karir dan Pemilihan Peran
Sitha mengakui bahwa ia memilih untuk menerima tawaran film ini karena peran yang ditawarkan berbeda dari yang biasa ia mainkan. “Aku tidak pernah menyentuh peran yang seperti ini sebelumnya, jadi ada rasa penasaran dan antusiasme,” katanya. “Peran yang ditawarkan menurutku cukup unik, karena membutuhkan ekspresi yang lebih dalam dan menggambarkan kekuatan karakter yang berbeda dari biasanya,” tambah Sitha.
Ketika diberi tahu bahwa ia akan bermain sebagai anak perempuan dalam film, Sitha merasa senang karena ini adalah tantangan baru. “Peran ini mengajarkanku untuk mengeksplorasi sisi lain dari diriku sebagai aktris,” katanya. “Meski awalnya deg-degan, akhirnya aku merasa terdorong untuk melangkah lebih jauh dalam proses akting,” tambah Sitha.
Progres dan Kebanggaan
Setelah beberapa hari syuting, rasa takut Sitha berangsur berubah menjadi kebanggaan. “Aku mulai merasa bahwa Tante Mer adalah sosok yang sangat baik dan mudah didekati,” katanya. “Ia bahkan memberi nasihat yang sangat bermanfaat untuk mengatasi rasa cemas,” tambah Sitha. “Melalui pengalaman ini, aku semakin percaya bahwa aku bisa memainkan peran yang lebih kuat dan kompleks.”
Meriam Bellina juga memperlihatkan dedikasinya sebagai aktris senior. “Ia selalu siap mengambil peran dengan ekspresi yang menarik, dan berusaha memotivasi tim di belakang kamera,” kata Sitha. “Meski filmnya menggambarkan kisah keluarga yang cukup rumit, Meriam Bellina bisa membuat peran itu terasa hidup dan emosional,” tambahnya.
Perkembangan Karakter dalam Film
Sitha menjelaskan bahwa karakter yang ia perankan mengalami perubahan signifikan. “Dari awal syuting, karakterku dilihat sebagai perempuan yang lemah, tapi seiring waktu, peran itu berkembang menjadi seseorang yang lebih kuat,” katanya. “Ini menjadi pelajaran bagiku tentang bagaimana mampu menyesuaikan diri dalam berbagai situasi akting,” tambah Sitha.
Di sisi lain, Meriam Bellina diberikan peran sebagai ibu dari keluarga Damar. “Peran ini menurutku sangat berat karena harus menggambarkan konflik antara keinginan untuk mempertahankan keluarga dan tekanan dari luar,” kata Sitha. “Namun, dengan dukungan dari tim dan kepercayaan pada diri sendiri, aku bisa merasa lebih siap menyelesaikan peran itu,” katanya.
Keberhasilan dan Pengembangan Diri
Sitha mengungkapkan bahwa ia merasa puas dengan hasil kerja sama ini. “Ini adalah pengalaman yang membuatku semakin percaya diri dalam berakting,” katanya. “Meski awalnya takut, aku akhirnya menemukan cara untuk mengekspresikan diri secara lebih baik,” tambah Sitha. “Filmmu tidak hanya menawarkan cerita yang menarik, tapi juga kesempatan untuk berkembang sebagai aktris,” katanya.
Dalam film ini, Sitha juga berkesempatan berinteraksi dengan para pemeran lainnya. “Raihaanun dan Omar Daniel menjadi teman yang sangat mendukung, sementara Fairuz A Rafiq memberi kehangatan selama proses syuting,” katanya. “Jeremie Moeremans pun sangat profesional, dan semua pemeran saling melengkapi,” tambah Sitha.
Manfaat dari Pengalaman Syuting
Sitha menilai bahwa pengalaman ini memberinya banyak pelajaran. “Aku belajar bahwa ketakutan bisa menjadi motivasi yang baik, asalkan diatasi dengan baik,” katanya. “Melalui film ini, aku juga memahami bagaimana pentingnya kerja sama yang harmonis di set,” tambah Sitha. “Kebiasaan yang baik dalam kolaborasi akan membuat proses syuting lebih lancar dan menghasilkan kualitas terbaik.”
Film “Keluarga Suami adalah Hama” diharapkan bisa menjadi salah satu karya yang mencerahkan masyarakat tentang dinamika kehidupan keluarga modern. “Ini bukan hanya tentang konflik antar suami dan istri, tapi juga tentang tekanan dari lingkungan dan bagaimana membangun hubungan yang sehat,” kata Sitha. “Kami berusaha memperlihatkan perasaan manusia yang lebih kompleks dan realistis,” tambahnya.
Penutup
Sitha juga berharap film ini bisa memperoleh respon positif dari penonton. “Aku percaya bahwa cerita ini sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari banyak orang,” katanya. “Dengan dukungan dari Meriam Bellina dan tim produksi, aku yakin film ini akan menarik perhatian banyak penonton,” tambah Sitha. “Ini adalah langkah penting dalam mengembangkan kariernya sebagai aktris,” katanya.
