KPK sita sepatu Louis Vuitton dalam OTT Bupati Tulungagung
KPK sita sepatu Louis Vuitton dalam OTT Bupati Tulungagung
Jakarta – Dalam operasi penyitaan selama Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mengambil beberapa pasang sepatu merek Louis Vuitton. Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, barang-barang tersebut diduga berasal dari hasil tindak pidana korupsi pemerasan yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur.
Penggeledahan dan Barang Bukti
Barang bukti seperti sepatu mewah dan uang tunai ratusan juta rupiah ditampilkan oleh petugas KPK dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada Sabtu malam. “Kami menunjukkan uang tunai senilai Rp 335 juta serta empat pasang sepatu,” jelas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu. Ia menyebutkan nilai total barang bukti mencapai Rp 129 juta.
“Dari Rp 2,7 miliar yang telah diterima GSW, termasuk uang tunai sitaan sebesar Rp 335,4 juta,” kata Asep Guntur Rahayu.
Menurut informasi yang disampaikan, Bupati Tulungagung diduga meminta uang sejumlah Rp 5 miliar dari pejabat organisasi perangkat daerah (OPD). Namun, hanya sebagian dari jumlah tersebut yang berhasil disetorkan. Uang yang diperoleh, kata Asep, kemungkinan digunakan untuk berbagai keperluan pribadi, termasuk pembelian sepatu, pengobatan, serta kegiatan sosial seperti pemberian THR kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Penyidikan dan Tuntutan Hukum
Pelaku tindak pidana korupsi ini dijerat dengan Pasal 12 huruf e dan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001. Selain itu, GSW juga diancam Pasal 20 huruf c UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
“Uang tersebut juga digunakan GSW untuk pemberian THR kepada sejumlah Forkopimda di Pemkab Tulungagung,” tambah Asep Guntur Rahayu.
Dalam proses penyidikan, KPK terus mengumpulkan bukti-bukti yang dapat memperkuat dugaan korupsi yang melibatkan GSW. Barang-barang yang disita, termasuk sepatu Louis Vuitton, menjadi salah satu bukti untuk menunjukkan aliran dana yang mencurigakan dari kasus ini.
