AS blokir DeepSeek dari jaringan sipil federal karena risiko keamanan
AS Larang DeepSeek Digunakan di Jaringan Sipil Federal
Programamal.com – Pemerintah Amerika Serikat melarang penggunaan teknologi milik perusahaan kecerdasan buatan China, Hangzhou DeepSeek, di jaringan badan sipil federal. Kebijakan yang diumumkan pada Senin (19/10) itu diambil saat persaingan teknologi antara Washington dan Beijing semakin menonjol, khususnya dalam pengembangan serta pemanfaatan AI.
Larangan tersebut mencakup akses DeepSeek ke jaringan lembaga sipil di bawah cabang eksekutif federal. Pemerintah AS menilai penggunaan platform itu dapat membuka risiko terhadap keamanan siber, perlindungan data, dan kemungkinan aktivitas intelijen asing.
Kekhawatiran atas infrastruktur dan data
Dalam arahan pemerintah, Penasihat Umum Departemen Keamanan Dalam Negeri AS James Percival menyampaikan bahwa model AI DeepSeek dinilai memiliki sejumlah jalur risiko yang perlu diwaspadai oleh instansi federal.
“Model-model DeepSeek menghadirkan berbagai vektor ancaman,” kata Penasihat Umum Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, James Percival.
Perhatian utama pemerintah AS tertuju pada keberadaan server perusahaan tersebut di China. Percival menekankan bahwa aturan domestik di negara itu memberi ruang kewenangan yang luas bagi lembaga siber dan intelijen pemerintah untuk mengakses infrastruktur perusahaan swasta.
Dalam konteks penggunaan AI, kekhawatiran semacam ini berkaitan dengan jenis informasi yang dimasukkan pengguna ke dalam sistem. Kueri atau perintah yang terlihat sederhana dapat memuat rincian operasional, data internal, rancangan kebijakan, maupun informasi lain yang bersifat sensitif apabila dipakai oleh lembaga pemerintah.
Arahan itu menilai karakter interaktif sebuah platform AI dapat meningkatkan potensi penyadapan terhadap pertanyaan operasional yang sensitif. Pengiriman data ke China juga dipandang berisiko menghasilkan informasi yang bisa dimanfaatkan terkait warga AS maupun berbagai program pemerintah.
Perintah penghapusan bagi instansi federal
Badan-badan sipil federal kini diwajibkan menghapus perangkat lunak DeepSeek yang telah terpasang, termasuk perangkat pendukung dan aplikasi pihak ketiga yang dibangun menggunakan kerangka kerja perusahaan tersebut. DeepSeek juga harus dikeluarkan dari daftar produk yang sebelumnya mendapat persetujuan untuk digunakan oleh lembaga terkait.
Langkah ini tidak hanya berfokus pada aplikasi utama. Instansi perlu meninjau keberadaan komponen lain yang mungkin terhubung ke sistem DeepSeek, karena teknologi AI dapat digunakan melalui berbagai bentuk integrasi, aplikasi seluler, maupun layanan pihak ketiga.
Departemen Keamanan Dalam Negeri AS turut menyebut adanya hasil penilaian independen yang menemukan kerentanan penting pada perangkat lunak seluler pengembang itu. Penilaian tersebut juga menyoroti potensi pengambilan sidik jari digital pengguna, yakni pengumpulan karakteristik teknis perangkat atau kebiasaan penggunaan yang dapat dipakai untuk mengenali pengguna secara lebih spesifik.
Risiko sidik jari digital menjadi perhatian dalam perlindungan privasi karena informasi teknis yang tersebar dapat membentuk gambaran mengenai perangkat, koneksi, atau pola penggunaan seseorang. Bagi jaringan pemerintah, pengendalian terhadap data seperti ini menjadi bagian penting dari upaya menjaga sistem dan aktivitas internal.
Pengecualian terbatas untuk kebutuhan misi
Pemerintah AS tetap menyediakan jalur pengecualian bagi fungsi yang sangat penting bagi pelaksanaan misi suatu lembaga. Namun, instansi yang membutuhkan pengecualian harus mengajukan permohonan tertulis dalam waktu 60 hari melalui Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur atau CISA.
Ketentuan tersebut menunjukkan bahwa pelarangan tidak semata-mata berhenti pada pencopotan aplikasi. Setiap lembaga juga perlu menilai apakah suatu penggunaan teknologi benar-benar penting bagi tugasnya, lalu membuktikan alasan kebutuhan tersebut melalui mekanisme resmi.
Selama proses penghapusan dilakukan, badan federal diperintahkan memperkuat perlindungan sementara. Tindakan yang diminta mencakup peningkatan pencatatan aktivitas jaringan, pembatasan ketat atas transfer data keluar, dan pengawasan berkelanjutan untuk menemukan lalu lintas jaringan yang tidak lazim.
Pencatatan aktivitas jaringan membantu tim keamanan menelusuri komunikasi sistem, termasuk tujuan koneksi dan pola pertukaran data. Sementara itu, pengendalian data keluar diperlukan untuk mengurangi kemungkinan informasi sensitif berpindah ke luar jaringan tanpa pengawasan yang memadai.
Penolakan dari Beijing
Kebijakan baru Washington itu mendapat tanggapan dari pemerintah China. Pada Selasa (20/10), juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning menyatakan Beijing menolak penggunaan alasan keamanan nasional untuk membatasi perusahaan China di sektor teknologi.
“China secara konsisten menentang penyalahgunaan konsep keamanan nasional serta politisasi isu-isu sains, teknologi, ekonomi, dan perdagangan,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, kepada para wartawan di Beijing.
Mao menambahkan bahwa China akan mengambil sikap tegas untuk melindungi kepentingan legal perusahaan-perusahaan asal negaranya.
“China akan dengan tegas melindungi hak dan kepentingan yang sah dari perusahaan-perusahaan China,” tambahnya.
Perbedaan pandangan ini memperlihatkan bahwa keamanan AI kini tidak hanya dibahas sebagai persoalan teknis. Pengelolaan data, lokasi infrastruktur digital, tata kelola perusahaan, dan hubungan antarnegara menjadi unsur yang semakin menentukan dalam pemakaian teknologi AI di sektor publik.
Bagi pengguna teknologi, perkembangan tersebut juga menjadi pengingat bahwa pemilihan platform AI perlu mempertimbangkan lebih dari sekadar kemampuan menghasilkan jawaban. Kebijakan data, akses terhadap informasi, keamanan aplikasi, serta aturan penggunaan di lingkungan kerja merupakan bagian penting yang perlu diperhatikan, terutama ketika teknologi itu dipakai untuk menangani informasi sensitif.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is AS blokir DeepSeek dari jaringan sipil?AS blokir DeepSeek dari jaringan sipil is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does AS blokir DeepSeek dari jaringan sipil matter?AS blokir DeepSeek dari jaringan sipil matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.