Yang Terjadi Saat: Sekjen PBB desak AS dan Iran beriktikad baik dalam perundingan
Sekjen PBB Harap AS dan Iran Jaga Sikap Baik dalam Perundingan
Juru Bicara PBB, Stephane Dujarric, menyatakan bahwa Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres berharap Amerika Serikat dan Iran dapat menjaga kepercayaan dalam perundingan yang akan dimulai akhir pekan ini di Islamabad. “Sekretaris Jenderal menyambut positif pembicaraan antara AS dan Iran yang dimediasi Pakistan,” ungkap Dujarric, Jumat (10/4). Ia menegaskan bahwa pihak-pihak terlibat perlu memanfaatkan kesempatan diplomatik ini untuk mencapai kesepakatan yang mendalam dan berkelanjutan.
“Dapat saya sampaikan bahwa Sekretaris Jenderal menyambut baik pembicaraan AS-Iran yang dimediasi Pakistan dan dijadwalkan dimulai di Islamabad pada akhir pekan. Ia meminta para pihak memanfaatkan kesempatan diplomatik ini dengan iktikad baik menuju kesepakatan yang langgeng dan komprehensif,” kata Dujarric.
Pada Selasa malam, Presiden AS Donald Trump mengumumkan telah menyetujui gencatan senjata bilateral selama dua minggu dengan Iran. Ia menyebutkan bahwa Iran juga setuju untuk membuka Selat Hormuz. Namun, negosiasi antara AS dan Iran untuk meredam konflik dijadwalkan berlangsung di Islamabad pada hari Sabtu pagi.
“Presiden AS menyatakan bahwa gencatan senjata bilateral telah disepakati selama dua pekan dengan Iran, serta Iran menyetujui pembukaan Selat Hormuz,” tutur Trump.
Sementara itu, pada Rabu, Israel meluncurkan serangan terbesar terhadap Lebanon sejak konflik melawan Iran. Trump mengklaim bahwa penghentian serangan Israel ke Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan dengan Iran karena faktor Hizbullah. Iran, di sisi lain, menilai hal tersebut sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata yang telah disepakati dengan AS.
Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa proses negosiasi untuk menyelesaikan konflik bergantung pada komitmen untuk menjaga gencatan senjata di semua sektor. “Pembicaraan untuk mengakhiri ketegangan tergantung pada kepatuhan terhadap kewajiban gencatan senjata di semua lini,” lanjut pernyataan kementerian tersebut.
