Historic Moment: Nathan Ake tinggalkan Manchester City untuk gabung Fenerbahce
Nathan Ake Tinggalkan Manchester City untuk Bergabung dengan Fenerbahce
Historic Moment – Bursa transfer musim panas 2024 menjadi lebih sibuk lagi setelah bek tengah Belanda, Nathan Ake, resmi berpindah dari Manchester City ke klub Turki, Fenerbahce. Kepindahan ini diumumkan oleh Manchester City melalui akun media sosial mereka pada Sabtu (4/7). Dalam pernyataannya, klub mengungkapkan bahwa Ake telah menyelesaikan proses perekrutan ke Fenerbahce setelah menunggu persetujuan izin internasional, menandai akhir dari perjalanan enam tahun yang penuh capaian bersama City.
Nilai Transfer dan Prestasi di Manchester City
Menurut laporan Transfermarkt, nilai transfer Ake mencapai 7 juta poundsterling (sekitar Rp154 miliar) dengan kemungkinan meningkat menjadi 8,5 juta poundsterling (Rp187 miliar). Durasi kontraknya di City memang telah berakhir, meski sebelumnya diperpanjang hingga satu musim lagi setelah tim meraih gelar Liga Champions pada tahun 2023. Sebagai bagian dari tim yang mencatatkan empat kemenangan di Liga Inggris, satu trofi Liga Champions, dua gelar Piala FA, serta dua kejuaraan Piala Liga Inggris, Ake menjadi salah satu elemen penting dalam perjalanan City menuju kesuksesannya.
“Merupakan sebuah kehormatan bisa membela Manchester City selama enam tahun terakhir dan saya sangat bersyukur menjadi bagian dari tim yang luar biasa,” ujar Ake. “Saya akan selalu mengenang momen-momen indah, terutama saat meraih treble, menjadi bagian dari empat gelar Liga Inggris yang mengukir sejarah, serta menjuarai Piala Liga dan Piala FA pada musim terakhir saya di klub.”
Pemainan Ake di City dimulai pada musim panas 2020, ketika ia didatangkan dari Bournemouth dengan nilai transfer sekitar 41 juta poundsterling. Meski awalnya mengalami cedera yang menghambat performanya, ia perlahan bangkit dan menjadi andalan di lini belakang. Di empat musim pertamanya, Ake turut serta mengantarkan City meraih empat gelar Premier League, menunjukkan keandalannya dalam menghadapi tantangan kompetitif.
Tapi di musim terakhirnya, ketika Pep Guardiola memimpin City, Ake mengalami kesulitan memperoleh menit bermain secara terus-menerus. Dari total 18 penampilan di Liga Inggris, hanya enam kali ia menjadi starter utama. Faktor ini membuatnya mencari peluang baru di luar Inggris, yang akhirnya dijawab oleh Fenerbahce dengan penawaran yang menarik.
Berkembangnya Karier di Bournemouth dan Manchester City
Sebelum bergabung dengan City, Ake memulai karier profesionalnya di Bournemouth, di mana ia membuktikan kemampuannya sebagai bek tengah tangguh. Penampilannya di klub tersebut menjadi bahan pertimbangan Manchester City yang memutuskan mengambilnya dalam bursa transfer musim panas 2020. Kehadirannya memberi dampak signifikan, baik secara individu maupun kolektif, dalam memperkuat pertahanan tim.
Di City, Ake tak hanya mendukung tim dalam meraih prestasi, tetapi juga membantu membangun identitas baru sebagai bek yang stabil dan memiliki kualitas bertahan tinggi. Meski di musim terakhirnya tidak cukup mendapat kesempatan penuh, kontribusinya tetap dihargai oleh penggemar dan rekan setim. Ia menjadi simbol perubahan strategis klub, yang mencoba mencari pemain dengan kemampuan adaptif di berbagai posisi.
Perpindahan ke Fenerbahce sekarang menjadi langkah besar dalam karier Ake. Klub Istanbul ini memberinya peluang untuk menantang dalam liga yang berbeda, sambil menjaga konsistensi performa di level internasional. Dengan pengalaman di Premier League dan kemampuannya dalam menjaga clean sheet, Ake diharapkan bisa membawa dampak positif di Turki.
Perbandingan Kinerja dan Harapan di Tim Baru
Dalam beberapa tahun terakhir, Ake tercatat sebagai pemain yang memiliki kinerja konsisten, meski di musim terakhir di City ia mengalami sedikit penurunan. Hal ini mungkin terkait dengan kompetisi yang semakin ketat dan munculnya pemain muda yang siap menggantinya. Namun, keberhasilannya dalam mengantarkan City ke final Liga Champions 2023 menunjukkan bahwa ia masih memiliki kemampuan luar biasa.
Dengan bergabung ke Fenerbahce, Ake diharapkan bisa membawa pengalaman dan mentalitas yang matang ke liga baru. Meski memiliki rekan setim berkualitas, tantangan di Turki mungkin akan berbeda. Ia dikenal sebagai bek yang bisa beradaptasi dengan cepat, sehingga peluang untuk menjadi starter utama di Fenerbahce sangat terbuka. Selain itu, pengalaman bermain di luar Inggris bisa menjadi langkah penting dalam mencapai level karier yang lebih tinggi.
Kepindahan Ake juga menandai akhir dari era tertentu di Manchester City. Ia menjadi bagian dari skuad yang mengangkat prestasi besar, tetapi sekarang memulai babak baru dengan tim yang berbeda. Dengan penampilan yang mumpuni, Ake tidak hanya ingin membanggakan diri, tetapi juga menunjukkan kemampuannya di berbagai kasta sepak bola dunia.
Kompetisi di Turki akan menjadi pengalaman baru bagi Ake. Ia bisa memperlihatkan ketangguhannya di lingkungan yang berbeda, sekaligus membuktikan bahwa keahliannya tidak terbatas pada Liga Inggris. Dengan peran sebagai bek tengah, Ake siap melanjutkan perjalanan sepak bola internasional, sekaligus mengejar target baru di Fenerbahce. Kehadirannya diharapkan akan meningkatkan kekuatan tim, terutama dalam pertandingan penting yang bisa mendatangkan perhatian lebih besar.
