Agenda Utama: Prabowo tiba di tanah air usai rampungkan lawatan ke Rusia dan Prancis
Prabowo Kembali ke Tanah Air Usai Lawatan ke Rusia dan Prancis
Jakarta – Setelah selesai melakukan kunjungan luar negeri ke Rusia dan Prancis, Presiden Prabowo Subianto kembali tiba di Indonesia hari ini, Rabu, melalui Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma. Pesawat kepresidenan Garuda Indonesia yang membawa beliau mendarat sekitar pukul 14.00 WIB. Di bawah tangga pesawat, Prabowo disambut oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta sejumlah pejabat negara tinggi dan jajaran TNI-Polri, seperti Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Agus Subiyanto, dan Kepala BIN Muhammad Herindra.
Presiden yang berpakaian seragam safari cokelat muda dan berbonnet biru sempat berbincang singkat dengan pejabat yang menyambutnya di area apron bandara. Setelah itu, ia berpamitan dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelum memasuki mobil untuk meninggalkan Lanud Halim Perdanakusuma.
Kunjungan ke Rusia
Lawatan Prabowo dimulai dengan kedatangan di Moskow, Rusia, pada Senin (13/4). Di sana, ia bertemu Presiden Vladimir Putin di Istana Kremlin selama hampir lima jam. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin sepakat memperkuat kerja sama di bidang strategis, seperti energi dan sumber daya mineral, serta hilirisasi. Kedua negara juga menyepakati komitmen untuk mengembangkan kerja sama di sektor lain yang dianggap berdampak signifikan pada pembangunan nasional.
“Termasuk pengadaan alutsista dan penguatan industri pertahanan, transisi energi, pengembangan energi baru terbarukan, infrastruktur, transportasi, hingga pendidikan dan ekonomi kreatif,” ujar Prabowo dalam unggahan resmi media sosialnya.
Dalam pembahasan geopolitik, Prabowo menegaskan pentingnya Rusia sebagai kekuatan global yang membantu menjaga keseimbangan internasional.
Kunjungan ke Prancis
Usai pertemuan di Rusia, Prabowo melanjutkan perjalanan ke Paris, Prancis, pada Selasa (14/4). Di Istana Élysée, ia bertemu Presiden Emmanuel Macron untuk mendiskusikan isu strategis, termasuk peningkatan kerja sama bilateral di bidang pertahanan, ekonomi kreatif, dan sektor industri lainnya.
Pemerintah Indonesia menilai Prancis sebagai mitra strategis di Eropa yang berperan penting dalam memperluas kerja sama bilateral secara berkelanjutan.
