Key Discussion: ANTARA kawal narasi Astacita dalam kinerja pemberitaan 2026
ANTARA Kawal Narasi Astacita dalam Kinerja Pemberitaan 2026
Key Discussion – Jakarta, Selasa – Dalam sebuah pertemuan yang dihadiri oleh Komisi VII DPR RI, Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, Benny Siga Butarbutar, mengungkapkan bahwa misi utama pemberitaan ANTARA tahun 2026 adalah mengarahkan narasi Astacita yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, upaya ini melibatkan tiga pilar utama dalam strategi komunikasi media, yaitu aspek ekonomi, isu politik dan keamanan, serta pembangunan manusia serta budaya. “Kami diberi tugas untuk memastikan setiap artikel yang diterbitkan mampu mendidik, memberdayakan, dan mencerdaskan masyarakat, sekaligus mengandung nilai nasionalisme yang kuat,” ujar Benny dalam sesi diskusi di kompleks parlemen. Penjelasan ini menjadi fokus utama dalam membahas peran ANTARA sebagai penggerak narasi pemerintah pada tahun ini.
Aspek Ekonomi sebagai Pilar Utama
Dalam ranah ekonomi, ANTARA memprioritaskan topik yang berkaitan dengan ketahanan pangan, swasembada pangan, serta pengembangan koperasi desa. Selain itu, isu energi terbarukan dan peningkatan produktivitas sektor pertanian menjadi bagian dari narasi yang disampaikan. Benny menjelaskan bahwa berita-berita dalam bidang ini bertujuan untuk menyoroti kebijakan yang mendukung kemandirian ekonomi bangsa dan keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam. “Kami ingin masyarakat dapat melihat gambaran jelas tentang upaya pemerintah untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional,” lanjutnya. Pemetaan ini mencakup berbagai proyek yang dijalankan pemerintah, seperti peningkatan produksi pangan melalui penggunaan teknologi pertanian modern, serta pengembangan infrastruktur koperasi sebagai sarana pemberdayaan ekonomi lokal.
“Mandat yang kami terima itu adalah untuk memberikan seluruh pemberitaan kita bersifat mendidik, memberdayakan, dan mencerdaskan serta memiliki nilai-nilai nasionalisme,” kata Benny saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa.
Politik dan Kebijakan Pemerintah
Di bidang politik, ANTARA fokus pada reformasi birokrasi dan upaya pemberantasan korupsi. Kebijakan-kebijakan yang diangkat juga mencakup peningkatan efisiensi pelayanan publik dan transparansi dalam pengambilan keputusan. Benny menekankan bahwa narasi ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pemerintah berupaya membangun konsensus nasional dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintah. “Kami juga memberi ruang untuk diskusi mengenai ketahanan nasional, termasuk tanggung jawab keamanan dan stabilitas politik,” tambahnya. Dalam konteks ini, ANTARA berperan sebagai media yang memantau progres kebijakan serta menyampaikan informasi secara objektif kepada publik.
Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
Untuk tema pembangunan manusia dan kebudayaan, ANTARA menekankan kisah-kisah inspiratif seputar pendidikan, kesehatan, serta revitalisasi budaya daerah. Benny menyebutkan bahwa narasi ini dirancang untuk membangkitkan semangat rakyat dalam melibatkan diri dalam pembangunan. “Kami juga mengangkat isu-isu yang menyangkut peningkatan kualitas kehidupan masyarakat, seperti akses pendidikan yang merata dan perlindungan kekayaan budaya lokal,” jelasnya. Selain itu, media ini juga aktif meliput kegiatan-kegiatan sosial yang mendukung pertumbuhan ekonomi sektor kecil dan menengah (UKM), serta promosi seni dan budaya sebagai bagian dari identitas nasional.
Dalam tahun 2026, Benny juga menyampaikan bahwa ANTARA turut meliput situasi bencana yang terjadi di Sumatera beberapa waktu lalu. Untuk memastikan laporan yang komprehensif, lembaga ini mengirim 15 jurnalis ke lokasi bencana untuk melakukan liputan khusus. “Langkah ini bertujuan untuk membangun keseimbangan dalam masyarakat, terutama menghadapi serangan yang masif terhadap pemerintah melalui media sosial dan media yang tidak memiliki orientasi nasional,” kata Benny. Dengan memperhatikan kondisi darurat, ANTARA berupaya menggali fakta-fakta yang relevan serta memberikan informasi yang tepat waktu kepada masyarakat.
“Nah itu untuk membangun sebuah penyeimbangan terhadap serangan terhadap pemerintah yang begitu masif di sosial media dan juga homeless media,” katanya.
Menurut Benny, narasi Astacita tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga berperan dalam membentuk opini publik yang seimbang. Ia menyoroti bahwa keberadaan media seperti ANTARA penting untuk menangkal berita-berita yang disampaikan secara tidak seimbang atau selektif. “Selain itu, kita juga perlu memperkuat konsistensi pemberitaan, terutama dalam menghadapi dinamika politik yang semakin kompleks,” ujarnya. Dalam menjalankan tugas ini, ANTARA berupaya menyeimbangkan antara kritik konstruktif dan penyebaran informasi yang positif untuk mendukung program pemerintah.
Peran Komisi VII DPR RI dalam Dukungan Media
Benny menekankan pentingnya kerja sama dengan Komisi VII DPR RI dalam mempercepat pencapaian target strategi pemberitaan. Ia menjelaskan bahwa lembaga berita membutuhkan dukungan dari pihak legislatif untuk menyelesaikan berbagai tugas, terutama dalam menjalankan akselerasi kas dan mitigasi finansial. “Kami juga ingin menegaskan bahwa digitalisasi adalah bagian kunci dari upaya ini, sehingga masyarakat dapat dengan mud
