Agenda Utama: 10 Pemain Diaspora Pulang Kampung! Ini Dampaknya untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

10 Pemain Diaspora Kembali ke Tanah Air! Potensi Kenaikan Kualitas untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

JAKARTA, iNews.id – Kembalinya sepuluh pemain asing yang berkiprah di Super League 2025/2026 dianggap sebagai dorongan positif bagi skuad Timnas Indonesia. Hal ini berpotensi memberikan manfaat signifikan menjelang penyelenggaraan Piala AFF 2026. Fenomena ini menarik perhatian karena jumlah pemain naturalisasi yang bermain di liga domestik meningkat pesat musim ini.

Kembali ke Tanah Air

Awal musim lalu, lima pemain diaspora memutuskan berkarier di Super League. Mereka adalah Jordi Amat, Eliano Reijnders, Thom Haye, Rafael Struick, serta Jens Raven. Jumlah tersebut meningkat pada bursa transfer paruh musim, ketika lima pemain naturalisasi lainnya memilih bergabung dengan klub lokal. Mereka termasuk Shayne Pattynama, Mauro Zijlstra, Ivar Jenner, Dion Markx, dan Cyrus Margono.

“Keuntungan yang diperoleh tidak banyak. Timnas hanya mendapat manfaat saat masa pemantauan (TC),” kata Kesit kepada iNews Media Group, Minggu (1/3/2026).

Menurut Kesit, situasi berbeda ketika para pemain tersebut masih berada di luar negeri. Faktor utama yang memengaruhi performa mereka adalah waktu yang dibutuhkan untuk menyesuaikan diri dan menghadapi tantangan adaptasi. Dengan bermain di liga domestik, mereka bisa lebih cepat membangun komunikasi dengan timnas.

Siap Menghadapi Tantangan Baru

Dalam jadwal pendekatan, Timnas Indonesia akan tampil di FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27–30 Maret 2026. Keempat negara yang terlibat dalam turnamen mini ini berasal dari konfederasi berbeda, yakni Indonesia, Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan St. Kitts and Nevis. Garuda akan menghadapi St. Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026.

Jika berhasil menang, Timnas akan melangkah ke babak final dan menghadapi pemenang laga Kepulauan Solomon melawan Bulgaria. Kehadiran sepuluh pemain diaspora yang kembali ke Indonesia dianggap sebagai salah satu faktor yang bisa dimaksimalkan dalam persiapan Piala AFF 2026.