Harga BBM Mahal – Grab Mau Naikkan Tarif Taksi Mulai 30 Maret

Harga BBM Mahal, Grab Mau Naikkan Tarif Taksi Mulai 30 Maret

Jakarta, CNBC Indonesia – Sejak 30 Maret, Grab di Singapura mengumumkan kenaikan tarif layanan taksi berbasis meteran, GrabCab. Penyesuaian ini bertujuan untuk membantu mitra pengemudi mengatasi beban keuangan akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Berdasarkan laporan Channel News Asia (CNA), GrabCab menyatakan bahwa fluktuasi harga bahan bakar di SPBU telah memengaruhi pendapatan operasional pengemudi. Dengan adanya voucher bahan bakar yang diberikan minggu lalu, kenaikan tarif ini dianggap sebagai langkah penting untuk menyeimbangkan biaya tambahan yang dihadapi mitra.

“Pendapatan pengemudi kami berubah cepat akibat kenaikan harga bahan bakar. Setelah membagikan voucher bahan bakar, kenaikan argometer menjadi langkah selanjutnya untuk mendukung operasional mereka,” tulis perusahaan, seperti dikutip Selasa (24/3/2026).

Kenaikan tarif berlaku untuk perjalanan taksi menggunakan meteran, baik yang dihentikan langsung di jalan maupun dipesan via aplikasi Grab. Penyesuaian terjadi pada komponen jarak dan waktu tunggu. Tarif dasar per unit kini meningkat dari 0,26 Dolar Singapura (S$) menjadi S$ 0,27.

Dalam skema baru, tarif unit diterapkan setiap 400 meter untuk jarak antara 1 hingga 10 kilometer, lalu setiap 350 meter setelah melewati 10 kilometer. Untuk waktu tunggu, tarif tambahan berlaku setiap 45 detik. Namun, tarif buka pintu awal (flag-down) tetap tidak berubah, yaitu S$ 4,60 untuk taksi empat penumpang dan S$ 4,80 untuk taksi enam penumpang.

Menurut perusahaan, penyesuaian ini diatur agar pengemudi mendapatkan penyesuaian langsung setiap kilometer yang ditempuh. Perjalanan singkat sekitar 4 kilometer tanpa penantian diperkirakan naik S$ 0,08, sedangkan jarak menengah 12 kilometer akan menambah biaya sebesar S$ 0,28. Sementara perjalanan jarak jauh hingga 30 kilometer diprediksi mengalami kenaikan tarif hingga S$ 0,80.

Grab menegaskan terus memantau situasi dan berkomitmen untuk mencari solusi lebih lanjut bagi mitra pengemudi selama masa krisis harga bahan bakar. [Gambas:Video CNBC] Next Article: Anti Ketinggalan Pesawat! Grab Beri Jaminan hingga Rp 3,3 Juta