Jakarta International Stadium raih penghargaan infrastruktur dunia
Daftar Isi
JIS Raih Pengakuan Internasional lewat Rekayasa Atap Buka-Tutup
Programamal.com – Jakarta International Stadium (JIS) memperoleh penghargaan internasional pada Bentley Year in Infrastructure (YII) Awards 2026 yang berlangsung di Singapura, Rabu (7/10) malam. Pengakuan tersebut diberikan atas pencapaian rekayasa struktur stadion, khususnya teknologi atap buka-tutup berukuran terbesar yang menjadi salah satu elemen utama bangunan ini.
Proyek JIS masuk dalam jajaran 36 finalis setelah melalui seleksi dari lebih dari 300 submisi yang berasal dari 53 negara. Para finalis dinilai oleh dewan juri independen dalam 12 kategori yang mencerminkan beragam bidang engineering, sektor industri, serta tahapan pengelolaan infrastruktur.
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk atau WIKA Gedung, bersama sejumlah mitra konstruksi, mengajukan proyek bertajuk “Jakarta International Stadium: Merancang Atap Buka-Tutup Terbesar”. Submisi tersebut berhasil meraih penghargaan pada kategori rekayasa struktur.
Rekayasa kompleks di balik atap stadion
Dalam sesi presentasi final, tim WIKA Gedung menjelaskan proses pengembangan atap terbesar di Indonesia yang dapat dibuka dan ditutup. Sistem tersebut bukan hanya menjadi unsur visual stadion, melainkan juga bagian dari tantangan teknik yang membutuhkan perencanaan struktur, koordinasi konstruksi, serta pengendalian risiko secara terukur.
Tim juga memaparkan pemanfaatan akal imitasi atau AI dalam proses kerja. Teknologi ini digunakan untuk membantu mengurangi kemungkinan kesalahan dan potensi kerugian selama pelaksanaan proyek. Penerapan pendekatan digital dalam pembangunan infrastruktur memperlihatkan bahwa proyek berskala besar semakin memerlukan pengolahan data dan pengawasan teknis yang presisi.
Bagi masyarakat, keberadaan atap buka-tutup memberi nilai penting karena stadion dapat menyesuaikan kondisi penggunaan ruang. Unsur ini turut memperkuat karakter JIS sebagai fasilitas ikonik Jakarta, sekaligus menunjukkan besarnya kebutuhan rekayasa di balik bangunan publik yang dirancang untuk melayani berbagai aktivitas.
Penghargaan sebagai dorongan bagi insinyur Indonesia
Manajer Digitalisasi Teknik WIKA Gedung, Arddhanu Zunanto Hardhi, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi pemacu semangat bagi talenta teknik Indonesia. Ia menilai capaian JIS dapat memperlihatkan kemampuan insinyur dalam negeri untuk menangani pekerjaan yang besar dan penuh kompleksitas.
“Dengan adanya penghargaan ini, kami terus ingin berkarya dan terus membuktikan bahwa engineer Indonesia memiliki kapabilitas dan kompetensi yang hebat untuk menghasilkan karya-karya besar, karya yang fenomenal, dan bisa diakui secara nasional maupun mancanegara,” kata Arddhanu.
Penghargaan di ajang YII Awards 2026 juga dipandang sebagai apresiasi atas kerja kolektif dalam pembangunan JIS. Selain pengakuan terhadap hasil akhir proyek, capaian ini menjadi dorongan bagi WIKA Gedung untuk mempertahankan standar kerja dan menghadirkan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kompetisi infrastruktur internasional seperti ini mempertemukan proyek dari berbagai negara dengan latar kebutuhan dan karakter teknis yang berbeda. Masuknya JIS sebagai salah satu finalis menempatkan proyek tersebut dalam forum global yang menilai inovasi, penerapan teknologi, dan penyelesaian persoalan rekayasa.
“Kami berharap ke depan semakin banyak karya Indonesia yang bisa diakui, bukan hanya secara nasional, tetapi juga di tingkat internasional,” kata Arddhanu.
Fasilitas publik dan identitas kota
JIS telah menjadi salah satu penanda perkembangan fasilitas olahraga dan kegiatan publik di Jakarta. Penghargaan untuk aspek struktur bangunannya memberi perhatian khusus pada proses yang sering tidak terlihat oleh pengguna stadion: perancangan, simulasi, koordinasi antarbidang, hingga penerapan teknologi untuk menjaga kualitas pelaksanaan.
Keberhasilan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pembangunan stadion tidak hanya berkaitan dengan kapasitas atau bentuk arsitektur. Sistem atap, struktur penopang, keselamatan operasional, dan ketepatan proses konstruksi memiliki peran yang saling terhubung. Dalam proyek JIS, teknologi atap buka-tutup menjadi titik penting yang membawa nilai teknis sekaligus identitas visual.
Arddhanu berharap perkembangan JIS terus membawa inspirasi dan manfaat luas. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan fasilitas tersebut bagi warga Jakarta maupun masyarakat Indonesia secara umum.
“Kami bersyukur JIS dapat di-deliver oleh perusahaan dan menjadi salah satu fasilitas ikonik di Jakarta yang terus berkembang, terus tumbuh, serta dapat digunakan secara maksimal oleh warga Jakarta dan masyarakat Indonesia pada umumnya,” katanya.
Penghargaan di Singapura menambah catatan bagi proyek JIS dalam menunjukkan kemampuan rekayasa Indonesia di panggung internasional. Di tengah persaingan ratusan proyek dari puluhan negara, pencapaian ini menjadi pengingat bahwa inovasi infrastruktur membutuhkan perpaduan antara keahlian teknis, pemanfaatan teknologi, dan kerja sama lintas disiplin.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Jakarta International Stadium raih penghargaan infrastruktur?
Jakarta International Stadium raih penghargaan infrastruktur is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Jakarta International Stadium raih penghargaan infrastruktur matter?
Jakarta International Stadium raih penghargaan infrastruktur matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.