Yang Dibahas: Pejabat Militer Israel Ungkap Ngerinya Serangan Rudal Iran
Pejabat Militer Israel Ungkap Ngerinya Serangan Rudal Iran
TEHERAN, iNews.id – Israel kewalahan dalam menghadapi serangan rudal Iran yang berupa salvo, yang menargetkan beberapa kota strategis, termasuk Tel Aviv dan Yerusalem Barat. Serangan ini menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan tahun lalu, saat konflik berlangsung selama 12 hari.
Meski tahun lalu Iran menggunakan rudal yang berbeda dalam perang singkat, kini mereka menghadirkan senjata yang lebih mengerikan. Rudal ini mampu melepaskan sejumlah proyektil besar, mirip bom klaster, sehingga membingungkan sistem pertahanan Israel. Laporan media Ibrani, yang mengutip sumber dari pejabat militer, menyoroti transformasi dalam strategi serangan.
Perubahan Taktik dalam Serangan Rudal
Menurut informasi yang diperoleh, Iran telah meningkatkan skala serangan salvo, serta mempercepat urutan peluncuran rudal. Perubahan ini memicu kekhawatiran bahwa respons balik dari Israel akan semakin intens. Pejabat militer menyatakan bahwa serangan rudal terus-menerus pada posisi penting Israel mengubah cara mereka berperang.
“Kita menghadapi hari-hari sulit di depan,” ujar sumber pejabat, seraya mendesak masyarakat untuk tetap waspada.
Menurut laporan, meskipun sirene peringatan serangan udara terdengar lebih jarang, setiap gelombang rudal terus meningkat. Sumber militer mengonfirmasi bahwa jumlah rudal per serangan mencapai antara 20 hingga 30, jumlah yang jauh lebih tinggi dari pola sebelumnya. Analisis Israel juga memprediksi kemungkinan Iran meluncurkan serangan lebih besar, hingga 80 hingga 90 rudal dalam satu gelombang.
