Latest Program: PT Hoi Fu Paper bangun pabrik di KEK Kendal, investasi Rp1,12 triliun
PT Hoi Fu Paper Packaging Mulai Pembangunan Pabrik di Kawasan Ekonomi Khusus Kendal
Latest Program – Di tengah upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal di Jawa Tengah kembali menjadi sorotan dengan adanya proyek baru yang diumumkan oleh PT Hoi Fu Paper Packaging. Perusahaan tersebut telah mengumumkan rencana pembangunan pabrik kemasan di wilayah tersebut, dengan nilai investasi mencapai Rp1,12 triliun. Proyek ini diharapkan akan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian lokal, khususnya dalam hal menciptakan lapangan kerja dan memperkuat kerangka industri di daerah penyangga ekonomi.
Dampak Ekonomi dan Pekerjaan
Investasi PT Hoi Fu Paper Packaging di KEK Kendal dijadwalkan akan menghasilkan penyerapan tenaga kerja hingga 1.000 orang. Menurut informasi yang disampaikan, sekitar 95 persen dari jumlah tersebut akan ditempatkan pada warga setempat. Pemenuhan kebutuhan tenaga kerja akan dilakukan secara bertahap, dengan tahapan 300, 500, dan 200 pekerja. Selain itu, Susiwijono Moegiarso, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, menyebutkan bahwa kehadiran industri ini tidak hanya menyerap tenaga kerja langsung, tetapi juga memberi peluang bagi sektor pendukung seperti logistik dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kehadiran industri ini berpotensi membuka perluasan kesempatan kerja tidak langsung, terutama pada sektor pendukung seperti logistik dan UMKM,” kata Susiwijono dalam keterangan di Jakarta, Minggu.
Proyek ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk mengakselerasi pengembangan daerah penyangga ekonomi. KEK Kendal, yang secara umum dianggap sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi, kembali menunjukkan kinerjanya dengan menarik investasi yang semakin besar. Dalam tahun pertama operasionalnya, kawasan ini berhasil menyerap investasi mencapai Rp101,93 triliun, serta menambah jumlah tenaga kerja hingga 117.941 orang. Angka tersebut menunjukkan bahwa KEK Kendal tetap menjadi tempat yang menarik bagi investor, terutama dalam konteks kenaikan output ekonomi yang signifikan.
Capaian Investasi KEK Kendal
Kehadiran PT Hoi Fu Paper Packaging beriringan dengan capaian kinerja KEK Kendal yang terus meningkat. Sejak dimulai, kawasan ini telah menjadi pusat perhatian bagi berbagai sektor industri, terutama yang bergerak dalam bidang manufaktur dan logistik. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal mencapai 9 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), dengan kontribusi sebesar 24,33 persen terhadap total PDRB daerah. Capaian ini mencerminkan bahwa investasi yang masuk ke KEK Kendal tidak hanya meningkatkan jumlah produksi, tetapi juga memperkuat keberlanjutan ekonomi.
“Di tengah konflik dan dinamika global yang semakin kompleks, Presiden Prabowo Subianto mengarahkan pemerintah untuk tidak hanya mendukung, tetapi juga aktif mengawasi dan mengawal investasi guna memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Susiwijono.
Susiwijono menambahkan bahwa kawasan ini berkontribusi signifikan pada kenaikan PDRB daerah, sekaligus menjadi magnet bagi investor yang berminat mengembangkan usaha di wilayah tersebut. Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa keberhasilan KEK Kendal dalam menyerap investasi mencerminkan efisiensi yang tinggi, terbukti dari Indeks Konsumsi Output per Rupee (ICOR) yang mencapai 3,92. Angka tersebut menunjukkan bahwa setiap unit investasi yang masuk mampu menghasilkan output ekonomi optimal, sehingga mempercepat pertumbuhan perekonomian Kabupaten Kendal.
Rencana Ekspansi KEK Kendal
Susiwijono Moegiarso, yang juga menjadi Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK, menyampaikan rencana ekspansi seluas 1.000 hektare. Ia menjelaskan bahwa rencana tersebut dibuat karena utilisasi lahan KEK Kendal hampir mencapai 100 persen. Dengan ekspansi ini, pemerintah berkomitmen untuk terus menawarkan insentif yang menguntungkan bagi pelaku usaha yang ingin berinvestasi di wilayah tersebut.
“Rencana ekspansi 1.000 hektare dilakukan karena utilisasi lahan KEK Kendal sudah hampir mencapai 100 persen. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus mendorong pemberian insentif bagi pelaku usaha yang berminat berinvestasi di KEK,” ujarnya.
Susiwijono menekankan bahwa dukungan dari pemerintah kabupaten, provinsi, serta kementerian/lembaga di tingkat pusat sangat penting dalam memastikan ekspansi dan pengembangan KEK Kendal berjalan optimal. Ia menilai bahwa proses pengembangan kawasan ekonomi harus didukung secara komprehensif, agar mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. “Pengembangan ini bukan hanya menguntungkan industri, tetapi juga mendorong keterlibatan sektor-sektor lain dalam menjaga pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.
Pernyataan Bupati Kendal
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyoroti peran KEK sebagai penyangga ekonomi yang strategis. Ia menyampaikan bahwa KEK Kendal memiliki potensi besar dalam menarik investasi dan mendorong perekonomian daerah. “Kabupaten Kendal memiliki peluang besar untuk menjadi pusat ekonomi yang dinamis, terutama dengan KEK yang terus menyerap lebih banyak investasi,” katanya.
Pembangunan pabrik PT Hoi Fu Paper Packaging di KEK Kendal diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi lokal, sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat struktur industri di wilayah tersebut. Dengan tambahan tenaga kerja sebanyak 1.000 orang, kawasan ini semakin menjadi tempat yang menarik bagi berbagai sektor usaha. Selain itu, ekspansi KEK Kendal juga dilihat sebagai langkah untuk memperluas akses ke pasar nasional dan internasional, terutama dalam era globalisasi yang semakin cepat.
