Announced: Sumardji bicarakan peluang Vickery dan Baker masuk skuad Piala AFF
Sumardji Umumkan Peluang Vickery dan Baker Masuk Skuad Piala AFF
Announced: Jakarta – Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji secara resmi membuka kemungkinan Luke Vickery dan Mitchell Baker bisa menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026. Ia mengatakan bahwa daftar pemain yang akan mengikuti pemusatan latihan (TC) di Bali segera diumumkan. “Kita akan mengumumkan nama-nama yang sudah siap dan melalui proses naturalisasi,” jelas Sumardji dalam wawancara dengan PSSI Pers di Jakarta Selatan, Jumat. Ini memperkuat harapan bahwa dua pemain asing tersebut bisa diperkenalkan ke publik dalam waktu dekat.
Proses Naturalisasi Berjalan Lancar
Announced: Vickery dan Baker telah menyelesaikan langkah terakhir untuk memperoleh status Warga Negara Indonesia (WNI). Keduanya menunggu Keputusan Presiden (Keppres) yang akan memberikan pengesahan resmi. Selain itu, mereka juga harus mengucapkan sumpah kebangsaan. “Sebentar lagi nama mereka akan diumumkan secara resmi,” tegas Sumardji, menegaskan bahwa pemusatan latihan di Bali telah menjadi titik awal untuk memastikan kesiapan tim.
Komitmen untuk Strengthening Timnas
Announced: Vickery dan Baker menunjukkan komitmen besar dalam menyukseskan ambisi Timnas Indonesia. Proses naturalisasi mereka telah mendapat dukungan dari DPR RI serta Komisi X dan VIII. Setelah mengikuti TC tahap pertama di Mei lalu dan berpartisipasi dalam FIFA Match Day, keduanya dianggap siap untuk berkontribusi. Pelatih John Herdman pun memberikan penilaian positif terhadap potensi mereka, menambah optimisme tentang keberhasilan penambahan ini.
Vickery, yang berusia 19 tahun, memiliki latar belakang keluarga Indonesia melalui ibunya, Cherie Claudine Vickery. Ia lahir di Kailua, Hawaii, pada 25 Oktober 2005, tetapi dengan hubungan darah yang kuat, ia dianggap memenuhi syarat untuk proses naturalisasi. Sementara Mitchell Baker, penyerang Georgetown University, memiliki akar kebangsaan Indonesia melalui kakek dan nenek dari pihak ibu. Kedua pemain ini diharapkan bisa menjadi penguat untuk menghadapi Piala AFF 2026.
Announced: Pemusatan latihan di Bali yang akan dimulai pada 5 Juli mendatang menjadi momen penting bagi keduanya. Mereka akan berlatih bersama para pemain lain yang sudah dipilih, sehingga bisa membangun kekompakan dalam skuad. Dengan peran sebagai pemain muda yang memiliki kecepatan dan keterampilan teknik luar biasa, Vickery diharapkan mampu mengisi kekosongan di lini sayap. Sementara Baker, dengan pengalaman di level nasional, bisa memperkuat daya serang Timnas Indonesia.
Announced: Proses ini juga mencerminkan komitmen PSSI untuk memperketat seleksi pemain. Dengan penambahan Vickery dan Baker, skuad Timnas Indonesia kini lebih siap menghadapi tantangan kompetisi tingkat internasional. Kepastian keberadaan mereka dalam TC menunjukkan bahwa Timnas sedang membangun kekuatan yang lebih komprehensif, baik dari segi keterampilan maupun pengalaman. “Ini adalah langkah strategis untuk mencapai target Piala AFF,” kata Sumardji, menegaskan pentingnya pengumuman ini bagi publik.
Announced: Hasil pengumuman ini akan menjadi basis untuk membangun mental dan kesiapan tim menjelang kompetisi. Meski proses naturalisasi masih dalam tahap akhir, dukungan dari DPR RI dan Komisi X dan VIII sudah memberikan kemudahan bagi Vickery dan Baker. Dengan latar belakang keluarga yang kuat dan keinginan untuk berkiprah di level internasional, kedua pemain ini dianggap mampu memberikan dampak signifikan dalam permainan Timnas Indonesia.
