New Policy: Jasa Marga pacu pengelolaan “green toll” dan transformasi “rest area”

New Policy: Jasa Marga Memacu Pengelolaan Green Toll dan Transformasi Rest Area

New Policy – Dalam New Policy 2026, PT Jasa Marga (Persero) Tbk meluncurkan inisiatif lingkungan untuk memperkuat pengelolaan green toll dan transformasi rest area. Direktur Utama perusahaan, Rivan A. Purwantono, mengatakan bahwa kebijakan ini bertujuan menciptakan ekosistem hijau yang lebih berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas layanan di kawasan jalan tol. Langkah ini mencakup penanaman pohon secara teratur, pengembangan koridor hijau, serta revitalisasi fasilitas rest area. “New Policy ini memperkuat komitmen kami untuk mengintegrasikan lingkungan dan ekonomi dalam pengembangan infrastruktur jalan tol,” jelas Rivan.

Penanaman Pohon dan Revitalisasi Rest Area dalam New Policy

Sebagai bagian dari New Policy, Jasa Marga melaksanakan program penanaman pohon secara simultan di seluruh wilayah operasional Group-nya untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Acara tersebut dilakukan di Travoy Rest KM 792A, Jalan Tol Gempol-Pasuruan, Jawa Timur, sebagai titik awal dari rencana menanam lebih dari 7.000 pohon selama tahun ini. Pohon pule yang dipilih dalam acara ini dikenal karena kemampuannya dalam menyerap karbon, menghasilkan oksigen, serta menyumbang pada peningkatan keberlanjutan lingkungan.

“New Policy ini menggabungkan upaya penanaman pohon dengan peningkatan kualitas lingkungan sekitar,” terang Rivan. Selain menanam pohon, perusahaan juga memperbaiki fasilitas pelayanan rest area, seperti toilet, area duduk, dan tata kota. Perubahan ini bertujuan menciptakan ruang publik yang lebih modern, nyaman, dan berfungsi sebagai penunjang ekonomi lokal.

Integrasi Green Corridor dan ESG dalam New Policy

Dalam New Policy 2026, Jasa Marga menghadirkan sistem monitoring digital untuk memperkuat pengelolaan Green Corridor dan layanan publik berkelanjutan. Sistem ini mampu mengukur jejak karbon, memantau pertumbuhan pohon secara berkala, serta menghitung potensi carbon offset. “Kami percaya New Policy ini mencerminkan keberlanjutan yang bisa diukur melalui tindakan konkret,” tambah Rivan. Program ini juga mendukung implementasi prinsip ESG (Environmental, Social, dan Governance) sebagai bagian dari strategi bisnis jasa marga.

Revitalisasi rest area menjadi elemen penting dalam New Policy. Kawasan yang diperbarui dilengkapi fasilitas pendukung seperti area ritel, parkir terorganisir, SPBU, SPKLU, ATM Center, klinik kesehatan, tempat ibadah, restoran, dan saung terbuka. Rivan menegaskan bahwa transformasi ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga memperluas nilai ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.

Pertumbuhan Program Penghijauan Sejak New Policy

Sejak diterapkannya New Policy, Jasa Marga terus meningkatkan volume penanaman pohon di seluruh operasional jalan tol. Pada 2023, perusahaan menanam 14.267 pohon, jumlah ini melonjak menjadi 50.762 pohon pada 2024, dan mencapai 31.130 pohon pada 2025. “New Policy membawa perubahan signifikan dalam jumlah penanaman pohon, baik di jalur jalan tol maupun kawasan rest area,” tambah Rivan. Target ini akan terus ditingkatkan setiap tahun untuk memperkuat keberlanjutan lingkungan.

Strategi Bisnis Berkelanjutan dalam New Policy

Dalam New Policy, Jasa Marga memacu transformasi rest area sebagai bagian dari strategi bisnis berkelanjutan. Revitalisasi Travoy Rest, misalnya, melibatkan penataan fasad tenant UMKM, perbaruan signage, dan peningkatan tata letak kawasan. Perusahaan juga memperbaiki kualitas fasilitas umum, seperti toilet dan area duduk, serta meningkatkan kompetensi petugas frontliner. “New Policy ini mengubah rest area menjadi pusat kegiatan yang lebih dinamis,” terang Rivan.

Kinerja pendapatan usaha lain dari rest area juga meningkat secara signifikan. Pada 2025, pendapatan dari bisnis rest area mencapai Rp783,2 miliar, naik 21,7 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp643,6 miliar. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa New Policy telah memberikan dampak ekonomi yang baik, sekaligus menciptakan ruang publik yang lebih bernilai bagi masyarakat.

Komitmen Membangun BUMN Berkelanjutan

Program-program dalam New Policy selaras dengan misi Danantara Indonesia, yaitu membangun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berkelanjutan. Jasa Marga berkomitmen untuk menanam lebih banyak pohon agar ekosistem hijau terus berkembang, serta memastikan rest area tidak hanya sebagai tempat istirahat, tetapi juga sebagai ruang pengembangan ekonomi lokal. “New Policy ini menjadi wujud nyata komitmen kami dalam menciptakan infrastruktur yang ramah lingkungan,” tutup Rivan.