Bisnis

NTB fokus bangun museum dan pemulihan ekonomi Sade jelang MotoGP

20260908_125731
Foto : Tegar Maulana - programamal.com
Daftar Isi
  1. NTB percepat pemulihan Kampung Sade dan pembangunan fasilitas jelang MotoGP Mandalika 2026
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

NTB percepat pemulihan Kampung Sade dan pembangunan fasilitas jelang MotoGP Mandalika 2026

Programamal.com – Pemulihan Kampung Adat Sade di Nusa Tenggara Barat menjadi salah satu agenda yang dipercepat menjelang MotoGP Mandalika yang dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026. Pemerintah Provinsi NTB menyiapkan rekonstruksi kawasan pascakebakaran sekaligus pembangunan fasilitas yang diharapkan dapat membantu menghidupkan kembali aktivitas ekonomi warga.

Fasilitas yang diprioritaskan mencakup museum, artshop, dukungan bagi penenun, serta sejumlah sarana umum di kawasan kampung adat tersebut. Langkah ini diarahkan agar Sade tetap mampu menjalankan perannya sebagai ruang kehidupan masyarakat, tempat pelestarian tradisi, dan titik aktivitas ekonomi warga.

Museum dan artshop ditargetkan rampung

Asisten II Sekretariat Daerah Pemprov NTB, Lalu Moh Faozal, menyampaikan bahwa penyelesaian museum beserta fasilitas pendukungnya menjadi isu utama yang dikejar sebelum ajang MotoGP berlangsung. Bersamaan dengan itu, pemerintah juga menyiapkan penyelesaian artshop dan bantuan untuk warga yang bekerja sebagai penenun.

“Ada isu utama yang kita segerakan untuk event MotoGP ini yakni museum kita akan selesaikan dengan fasilitas yang lain, termasuk ada bantuan untuk yang menenun dan artshop yang akan kita selesaikan juga,” ujarnya di Mataram, Minggu.

Museum yang direncanakan memiliki ukuran 8 x 10 meter persegi. Bangunan tersebut akan memuat perjalanan Kampung Sade dan unsur lain yang berkaitan dengan identitas kawasan adat itu. Kehadiran museum diharapkan memberi ruang bagi pengunjung untuk mengenal Sade lebih dekat, sekaligus memperkuat nilai budaya yang hidup di tengah masyarakatnya.

“Untuk museum ini nanti ukurannya 8X10 meter persegi, di dalamnya nanti ada perjalanan kampung Sade dan lainnya,” kata Faozal.

Pembangunan museum tidak dipisahkan dari kebutuhan ekonomi warga. Artshop dan bantuan bagi penenun menjadi bagian penting dari rencana pemulihan karena kegiatan kerajinan merupakan salah satu aktivitas yang melekat pada kehidupan masyarakat Kampung Sade. Dengan fasilitas yang lebih tertata, produk warga diharapkan memperoleh ruang penjualan yang lebih baik ketika kunjungan ke kawasan Mandalika meningkat.

Master plan rekonstruksi disiapkan menyeluruh

Pemerintah juga sedang menuntaskan master plan untuk rekonstruksi Kampung Adat Sade secara menyeluruh. Rencana tersebut tidak hanya membahas bangunan tertentu, tetapi turut mencakup fasilitas umum dan sarana lain yang dibutuhkan selama proses pemulihan kawasan.

Sejumlah fasilitas yang masuk dalam rencana pembangunan adalah masjid, museum, sekenem, dan toilet. Seluruh rancangan pembangunan itu tengah disiapkan dengan pendampingan dari Fakultas Teknik Universitas Mataram atau Unram. Keterlibatan perguruan tinggi ini menjadi bagian dari penyusunan desain yang menyesuaikan kebutuhan rekonstruksi di kawasan kampung adat.

Rekonstruksi setelah kebakaran memerlukan perhatian pada lebih dari sekadar pembangunan fisik. Kawasan adat memiliki kehidupan sosial, kegiatan ekonomi, serta nilai budaya yang berjalan berdampingan. Karena itu, penyediaan fasilitas publik dan tempat pendukung usaha warga menjadi bagian yang relevan dalam pemulihan Sade.

Penataan tersebut juga terkait dengan kesiapan NTB menyambut MotoGP Mandalika 2026. Ajang balap internasional itu diperkirakan meningkatkan perhatian terhadap wilayah sekitar Mandalika, termasuk tempat-tempat yang memiliki kekhasan budaya. Kampung Sade dapat menjadi salah satu kawasan yang memberi pengalaman berbeda bagi pengunjung melalui kehidupan adat, kerajinan tenun, dan cerita sejarah kampung.

Warga disiapkan tempat tinggal sementara

Selain menyiapkan fasilitas dan rancangan besar rekonstruksi, pemerintah mempertimbangkan kebutuhan hunian sementara bagi warga selama rumah-rumah di kawasan Sade dibangun kembali. Langkah ini diperlukan agar proses rekonstruksi dapat berjalan tanpa mengabaikan kebutuhan tempat tinggal masyarakat yang terdampak.

“Sejumlah 40 unit rumah yang dibangun pada 2018 di samping kantor desa telah disiapkan, meski kelayakannya masih akan dipastikan terlebih dahulu,” ucapnya.

Sebanyak 40 unit rumah yang berada di samping kantor desa tersebut telah disiapkan sebagai opsi relokasi sementara. Namun, kelayakan bangunan masih harus dipastikan sebelum digunakan. Pemeriksaan itu penting untuk memastikan hunian yang tersedia dapat digunakan dengan baik oleh warga selama tahapan pemulihan berlangsung.

Fokus pada tempat tinggal sementara menunjukkan bahwa rekonstruksi tidak hanya diarahkan pada target penyelesaian bangunan jelang MotoGP. Pemerintah juga perlu memastikan prosesnya memberi ruang yang memadai bagi warga untuk melanjutkan kehidupan sehari-hari, termasuk kegiatan menenun, berdagang, dan menjalankan aktivitas komunitas.

Pemulihan ekonomi berjalan bersama pelestarian kampung adat

Pembangunan museum, artshop, sarana umum, serta dukungan bagi penenun ditempatkan dalam satu rangkaian pemulihan. Pendekatan ini menempatkan ekonomi masyarakat dan pelestarian karakter Kampung Sade sebagai dua hal yang saling berkaitan.

Bagi warga, ruang untuk menenun dan memasarkan hasil kerajinan dapat membantu menggerakkan kembali aktivitas ekonomi. Bagi pengunjung, museum dan fasilitas pendukung dapat memberi pemahaman yang lebih utuh mengenai Kampung Sade. Sementara itu, fasilitas dasar seperti masjid dan toilet diperlukan untuk menunjang kehidupan masyarakat serta kenyamanan orang yang datang ke kawasan tersebut.

Dengan MotoGP Mandalika yang semakin mendekat, penyelesaian berbagai pekerjaan ini menjadi bagian dari persiapan NTB untuk menghadirkan kawasan adat yang pulih, tertata, dan tetap menjaga identitasnya. Target pembangunan bukan sekadar kesiapan menghadapi sebuah agenda olahraga, melainkan juga pemulihan ruang hidup serta kegiatan ekonomi masyarakat Kampung Sade pascakebakaran.

Frequently Asked Questions

What is NTB fokus bangun museum dan pemulihan?

NTB fokus bangun museum dan pemulihan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does NTB fokus bangun museum dan pemulihan matter?

NTB fokus bangun museum dan pemulihan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tegar Maulana - programamal.com

Tegar Maulana - programamal.com

Tegar Maulana adalah penulis konten digital yang fokus pada edukasi publik terkait donasi online dan platform digital. Ia membantu menyederhanakan informasi kompleks agar mudah dipahami oleh masyarakat umum.