Special Plan: Pertamina Patra Niaga siap dukung pengembangan SPBU nelayan wilayah 3T

Pertamina Patra Niaga Dukung Pengembangan SPBU Nelayan 3T

Special Plan – Dalam rangka mendorong akses energi terjangkau bagi masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), Pertamina Patra Niaga terus mengembangkan jaringan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) nelayan. Program ini disebut sebagai bagian dari Special Plan nasional yang bertujuan memastikan distribusi bahan bakar subsidi merata ke seluruh pelosok Indonesia. “Kami berkomitmen untuk mengembangkan SPBU nelayan sebagai solusi energi di wilayah 3T, sehingga masyarakat pesisir bisa lebih mudah memperoleh kebutuhan bahan bakar,” ujar Eko Ricky Susanto, Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, dalam siaran pers di Jakarta, Rabu. Ia menekankan bahwa pembangunan SPBU nelayan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Strategi Energi untuk Perekonomian Nelayan

Special Plan ini memberikan manfaat signifikan bagi sektor kelautan dan perikanan, yang bergantung pada energi untuk operasional. Eko Ricky menjelaskan bahwa SPBU nelayan memastikan kebutuhan bahan bakar tersedia di lokasi strategis, sehingga mengurangi biaya transportasi dan meningkatkan efisiensi. “Energi yang mudah diakses menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi nelayan, terutama di daerah pesisir yang jauh dari pusat distribusi BBM,” tambahnya. Dengan adanya SPBU nelayan, para nelayan tidak perlu membawa perahu ke kota besar untuk mengisi bahan bakar, yang selama ini menjadi tantangan.

Kembangnya Infrastruktur di Aceh Selatan

Sebagai contoh, di Aceh Selatan, SPBU nelayan telah dikembangkan sebagai bagian dari Special Plan nasional. Menurut Eko Ricky, pada April 2021, SPBU nelayan di Kecamatan Bakongan Timur menjadi SPBU ke-6 di kabupaten tersebut. “Aceh Selatan kini memiliki 6 SPBU nelayan, dan total di provinsi Aceh mencapai 19 unit,” katanya. Jaringan ini terus berkembang, dengan 416 SPBU nelayan tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Eko menyatakan bahwa pengembangan ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan akses energi bagi masyarakat yang kurang terlayani.

Colaborasi dengan Koperasi Nelayan

Pertamina Patra Niaga bekerja sama dengan Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) dan koperasi nelayan lainnya dalam membangun SPBU nelayan. “Kolaborasi ini memastikan energi bisa diakses secara merata, termasuk di wilayah 3T yang sulit dicapai oleh infrastruktur konvensional,” ujarnya. Eko Ricky juga menyoroti bahwa program ini memberikan pelatihan manajemen energi kepada pelaku usaha nelayan, sehingga meningkatkan kemandirian mereka.

“Dengan Special Plan ini, kami tidak hanya menyediakan bahan bakar, tetapi juga membangun ekosistem energi yang adaptif terhadap kebutuhan lokal,”

kata Eko.

Proses Pengukuhan SPBU di Aceh Selatan

Pertamina Patra Niaga bersama Kementerian Koperasi dan Kementerian Kelautan dan Perikanan melakukan pengukuhan SPBU nelayan di Kecamatan Bakongan Timur, Aceh Selatan, Selasa (28/4). Acara yang dihadiri oleh Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, dan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan, menjadi momentum penting dalam memperkuat Special Plan nasional. “Pembangunan SPBU nelayan mencerminkan komitmen pemerintah untuk menjangkau masyarakat pesisir, terutama dalam menyediakan bahan bakar subsidi,” ujar Ferry Juliantono. Ia menekankan bahwa program ini bukan hanya mengurangi biaya logistik, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor lokal.

Manfaat Strategis bagi Wilayah 3T

SPBU nelayan yang menjadi bagian dari Special Plan juga membuka peluang bagi usaha kecil di daerah 3T. Eko Ricky Susanto menambahkan bahwa dengan bahan bakar subsidi yang stabil, nelayan bisa fokus pada produktivitas dan pengembangan usaha. “Program ini berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat pesisir, sekaligus memperkuat rantai pasok energi di wilayah terpencil,” jelasnya. Selain itu, Special Plan ini juga mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat dengan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar yang mahal.

Pertamina Patra Niaga: Mitra Kebijakan Nasional

Menurut Eko Ricky, SPBU nelayan merupakan implementasi dari kebijakan nasional yang dipimpin oleh Presiden. “Kami berperan aktif dalam memastikan bahan bakar subsidi tersedia di setiap titik strategis, termasuk di wilayah 3T,” katanya. Special Plan ini tidak hanya memperluas jaringan SPBU, tetapi juga menciptakan ekosistem yang lebih inklusif untuk masyarakat pesisir. Eko menegaskan bahwa program ini akan terus ditingkatkan agar kebutuhan energi bisa terpenuhi secara optimal, dan masyarakat terpencil bisa menikmati manfaat BBM subsidi tanpa hambatan logistik.