Hasil Pertemuan: Trump sebut negara lain akan bantu AS dalam blokade AL di Iran

Trump Prediksi Negara-Negara Lain Akan Dukung AS dalam Blokade Iran

Di Istanbul, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa negara-negara lain akan mendukung upaya blokade angkatan laut terhadap Iran setelah negosiasi di Islamabad gagal menyelesaikan perang Timur Tengah. “Kami akan mengadakan blokade. Ini memerlukan sedikit waktu, tetapi akan segera berdampak,” katanya dalam wawancara dengan Fox News.

Kegagalan Perundingan dan Persiapan Blokade

Menurut Trump, banyak negara akan ikut serta dalam blokade tersebut, dan pihaknya akan menerapkan langkah penuh. “Kami tidak akan membiarkan Iran mengumpulkan dana dari penjualan minyak kepada pihak yang diinginkannya, bukan kepada lawan mereka,” ujarnya.

“Jika Anda memiliki kapal senilai miliar dolar, Anda pasti menginginkan kapal itu tidak terkena ranjau, atau setidaknya rusak parah,” katanya, menyebutnya sebagai “pemerasan.”

Negara-negara Teluk sudah menunjukkan dukungan terhadap rencana ini, meski Trump tidak menyebutkan secara spesifik. Ia menambahkan bahwa Iran mungkin menyelipkan ranjau di selat strategis tersebut.

Kapal Penyapu Ranjau dan Kemitraan dengan NATO

AS serta negara-negara lain akan mengirimkan kapal penyapu ranjau ke Selat Hormuz. “Kami memiliki kapal penyapu ranjau di sana, termasuk kapal penyapu ranjau bawah laut yang sangat modern, tetapi kami juga mengandalkan kapal tradisional,” jelasnya.

“NATO kini ingin membantu membersihkan selat itu. Tidak akan butuh waktu lama untuk melakukannya. Jadi, kami akan membersihkan selat tersebut, dan mereka bisa menggunakan jalur itu dalam waktu tidak terlalu lama,” tambah Trump.

Dalam wawancaranya, Trump menggambarkan perundingan di Islamabad, Pakistan, sebagai “pertemuan yang baik” dengan kedua belah pihak menyetujui hampir semua poin, kecuali satu isu utama. “Iran menolak melepaskan ambisi nuklir mereka. Mereka ingin memiliki senjata nuklir, dan itu akan terwujud,” tegasnya.

Kampanye Terhadap Iran dan Tarif Pajak

Trump menegaskan bahwa ia telah melancarkan kampanye penuh terhadap Iran. “Kami mencakup seluruh wilayah, dan satu-satunya yang tersisa adalah air mereka, yang akan sangat merugikan bagi mereka,” ujarnya.

“Jika kami menangkap mereka mengirimkan senjata ke Iran, mereka akan dikenai tarif 50 persen. Angka itu mengejutkan,” tambah Trump.

Di tengah tekanan AS terhadap Iran, China disebutnya bisa tetap membeli minyak dan gas dari AS serta Venezuela. “China dapat mengirim kapal ke Venezuela. Kami beri tahu mereka, beli dari sana,” jelasnya.

“Hubungan saya dengan China sangat baik, tetapi saya kenakan tarif 100 persen pada mobil-mobil mereka yang masuk. Hal ini bisa merusak Eropa karena China mengambil begitu banyak bisnis dari merek seperti Mercedes dan BMW,” ujar Trump.