Key Strategy: Persik Kediri bisa gunakan Stadion Gelora Daha Jayati tahun depan
Persik Kediri Siap Manfaatkan Stadion Gelora Daha Jayati Tahun Depan
Key Strategy – Dari Jakarta, klub Persik Kediri yang berlaga di BRI Super League menantikan kesempatan untuk memanfaatkan stadion baru Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) pada tahun depan. Stadion tersebut akan menjadi alternatif bagi Persik Kediri, setelah Stadion Brawijaya, di samping menjadi tempat latihan tim selama dua musim terakhir. Menurut laman resmi I.League, Selasa, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberikan janji bahwa pembangunan stadion GDJ akan selesai pada 2027, memungkinkan penggunaannya secara resmi.
Stadion Baru dalam Proses Penyelesaian
Bupati Hanindhito menjelaskan bahwa pihak Pemkab Kediri akan berkoordinasi dengan PSSI guna memastikan stadion memenuhi standar operasional minimal sebelum 2026. Proses konsultasi ini bertujuan agar pihak penyelenggara dapat menggunakan stadion sementara hingga pembangunan tahap lanjutan selesai. Pada fase pembangunan saat ini, Stadion GDJ berada di tahap ketiga, dengan fokus pada pemasangan atap dan pengembangan infrastruktur sekitar.
“Kami akan konsultasi dengan PSSI untuk menentukan standar minimalnya dulu, agar bisa digunakan pada 2026. Pada 2027, pekerjaan pembangunan akan dilanjutkan secara intensif,” kata Hanindhito.
Menurut rencana, pekerjaan konstruksi tahap ketiga akan berlangsung selama enam bulan, mulai 3 Juni hingga 29 November 2026. Jangka waktu ini dirancang agar semua elemen pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu, termasuk pengembangan akses jalan untuk suporter. Hanindhito menekankan pentingnya keakuratan dalam pelaksanaan pekerjaan, termasuk penggunaan bahan konstruksi yang sesuai dengan kontrak dan pengawasan ketat terhadap kualitas.
Stadion yang berlokasi di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, merupakan proyek besar yang dinanti-nanti oleh masyarakat setempat. Selain fasilitas utama, pembangunan tahap ketiga juga mencakup peningkatan kenyamanan lingkungan sekitar stadion, seperti pengembangan area parkir dan jalan masuk. Pemkab Kediri berharap penyelesaian proyek ini tidak hanya tepat waktu, tetapi juga memberikan manfaat optimal bagi kegiatan olahraga dan masyarakat umum.
Perkembangan Konstruksi Stadion GDJ
Pembangunan Stadion GDJ hingga saat ini telah mencapai tahap ketiga, dengan penekanan pada pemasangan atap. Tahap ini dianggap kritis karena merupakan bagian penting dari penyelesaian keseluruhan struktur stadion. Sebelumnya, fase pembangunan tahap satu dan dua telah selesai, mencakup pekerjaan awal seperti persiapan lahan dan pembangunan fondasi. Dengan memasuki tahap ketiga, progres konstruksi semakin mencolok, seiring bertambahnya elemen fisik yang dapat digunakan.
Sebagai alternatif, Persik Kediri telah menjalani latihan di stadion tersebut selama dua musim terakhir. Sementara secara resmi belum bisa digunakan, stadion GDJ sudah menjadi bagian dari rutinitas tim, baik untuk latihan maupun kegiatan uji coba. Masyarakat Kediri, terutama penggemar sepak bola, berharap stadion ini segera rampung, agar bisa menjadi venue pertandingan resmi yang modern dan berkapasitas 15.000 penonton.
“Saya berharap apa yang telah dituangkan dalam kontrak dapat dipenuhi, karena ini sangat ditunggu oleh seluruh masyarakat. Saya akan mengawasi pekerjaan secara langsung agar semua berjalan sesuai rencana,” lanjut Hanindhito.
Pada tahap keempat pembangunan, yang akan dimulai di tahun 2027, proyek akan melanjutkan pekerjaan di area sekitar stadion. Salah satu fokus utama adalah pemasangan sistem pencahayaan serta konstruksi 10.000 kursi penonton. Proses ini diharapkan mempercepat keberhasilan Stadion GDJ dalam menjadi pusat pertandingan yang berkelas. Hanindhito juga menyebutkan bahwa akan ada penyesuaian dengan kebutuhan khusus klub, seperti penambahan fasilitas pendukung dan area pemain.
Harapan Masyarakat dan Dampak Proyek
Stadion GDJ dianggap sebagai simbol kemajuan olahraga di Kediri, dengan harapan dapat memberikan dampak positif pada pengembangan sepak bola lokal. Pemkab Kediri berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu, demi memenuhi ekspektasi publik. Selain itu, stadion ini juga diharapkan menjadi pusat kegiatan komunitas, seperti acara budaya atau pertandingan olahraga lainnya.
Proyek Stadion GDJ selama ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat sekitar yang aktif berpartisipasi dalam pembangunan. Hanindhito menegaskan bahwa pengawasan terhadap kualitas dan kecepatan penyelesaian proyek akan dilakukan secara ketat, agar tidak ada penundaan atau penyimpangan dari kontrak yang telah disepakati. Pemkab Kediri juga berharap Stadion GDJ dapat menjadi aset penting dalam meningkatkan daya tarik Kediri sebagai kota yang memiliki infrastruktur olahraga kompetitif.
Dengan selesainya Stadion GDJ, Persik Kediri akan memiliki dua venue pertandingan yang siap digunakan, yakni Stadion Brawijaya dan Stadion GDJ. Hal ini diperkirakan akan meningkatkan fleksibilitas klub dalam menjalani kompetisi, serta memberikan pengalaman baru bagi penonton. Dalam jangka panjang, stadion baru ini diharapkan bisa menjadi salah satu tempat pertandingan yang menjadi referensi di tingkat nasional, karena memenuhi standar kekinian dalam kegiatan sepak bola profesional.
Proses Pengoperasian Stadion
Pemkab Kediri memastikan bahwa setiap tahap pembangunan akan dilakukan secara bertahap, agar tidak ada kesalahan atau hambatan yang mengganggu kemajuan proyek. Dalam hal ini, penyelesaian tahap ketiga dianggap sebagai langkah penting sebelum mulai penggunaan penuh. Dengan penambahan atap dan akses jalan, stadion GDJ diharapkan mampu menampung jumlah penonton yang besar, sekaligus memberikan kenyamanan bagi para suporter.
Masyarakat Kediri, yang sudah lama menantikan stadion ini, menyambut gembira rencana penggunaan mulai tahun depan. Proyek pembangunan stadion GD
