Turki tutup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 3-2 atas Amerika

Turki Tutup Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan 3-2 atas Amerika

Turki tutup Piala Dunia 2026 – Jakarta, Jumat – Tim nasional Turki menutup perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 3-2 melawan Amerika Serikat (AS) dalam laga penutup Grup D di Stadion Los Angeles, Inglewood. Pertandingan ini menjadi penampilan terakhir Turki di babak grup, meski mereka telah dipastikan gugur sebelumnya. Dalam laga ini, tim yang dikenal sebagai “Tim Bintang Bulan Sabit” tampil tanpa tekanan, menghadapi AS yang memimpin klasemen dan sudah mengantarkan diri ke babak 32 besar.

Awal Pertandingan yang Dinamis

Dalam menit awal, AS langsung menunjukkan dominasi mereka. Di menit ketiga, Auston Trusty memanfaatkan umpan sepak pojok Sebastian Berhalter dengan sempurna, membawa tim berjulul The Yanks unggul 1-0. Namun, keunggulan ini tak bertahan lama. Pada menit ke-10, Arda Guler, pemain muda berbakat Turki, memperdaya kiper AS Matt Turner setelah kerja samanya dengan Baris Yilmaz. Gol ini memperkecil ketertinggalan AS dan memberi harapan baru bagi Turki.

Sekitar dua menit kemudian, AS kembali mengancam. Brendan Aaronson dari Leeds United mendapatkan peluang emas di menit ke-12, tetapi tendangan mendatarnya masih mudah ditangkap Ugurcan Cakir, kiper Turki. Meski demikian, upaya AS untuk kembali unggul tak kunjung membuahkan hasil. Di menit ke-31, Turki berbalik mengambil keunggulan berkat gol Orkun Kokcu, yang menerima umpan tarik dari rekannya. Gol ini mengakhiri babak pertama dengan skor 2-1, mengubah suasana pertandingan.

Momen Penentu di Babak Kedua

Babak kedua berlangsung lebih seimbang. Di menit ke-48, Sebastian Berhalter, yang sebelumnya memperkenalkan assist, mencetak gol sendiri setelah menerima bola dari situasi umpan panjang. Tendanganannya memperdaya Cakir, sehingga skor kembali sama kuat 2-2. Kemenangan AS ini memicu gelombangan emosi di tengah penonton, namun Turki segera merespons.

Di menit ke-58, pelatih AS Mauricio Pochettino melakukan perubahan dengan memasukkan Christian Pulisic untuk menggantikan Tim Weah. Kehadiran pemain berusia 23 tahun ini memperkuat serangan AS, yang menunjukkan peluang emas di menit ke-61. Sayangnya, tendangan Pulisic masih bisa diblok Cakir. Pertandingan terus berlangsung ketat, dengan kedua tim saling menekan hingga menit ke-71.

Pada menit ke-71, Kenan Yildiz menciptakan momen individu yang mengancam. Sepakan kerasnya hampir memecah gawang AS, tetapi masih berada di samping kiri gawang Turner. Upaya Turki terus berlanjut, dan di menit ke-90+8, pelatih Vincenzo Montella memasukkan lima pemain baru, termasuk Kaan Ayhan, yang menjadi penentu kemenangan timnya. Gol ini memastikan Turki keluar sebagai pemenang, meski mereka tetap menghuni peringkat terbawah.

Kemenangan yang Bersejarah untuk Turki

Kemenangan ini menjadi kemenangan pertama Turki di Piala Dunia 2026, mengakhiri rangkaian hasil imbang sebelumnya. Meski demikian, mereka tetap menempati posisi terbawah dalam klasemen grup dengan tiga poin. Dalam sejarah partisipasi mereka, ini adalah pencapaian penting, terutama mengingat AS berhasil memastikan langkah ke babak 32 besar dengan enam poin.

Di sisi lain, AS yang memimpin klasemen Grup D kini akan melanjutkan perjalanan mereka ke babak 32 besar. Mereka akan bertemu dengan tim peringkat ketiga terbaik dari Grup B, Bosnia dan Herzegovina, pada Kamis (2/7) pukul 07.00 WIB di Stadion San Francisco Bay Area. Pertandingan ini diharapkan bisa menjadi pengujian untuk AS, yang telah menunjukkan performa konsisten sepanjang kompetisi.

Detail Susunan Pemain

Turki mengirimkan susunan pemain berikut: Ugurcan Cakir (GK), Zeki Celik (C), Ozan Kabak, Abdulkerim Bardakci, Eren Elmali, Salih Ozcan, Orkun Kokcu, Oguz Aydin, Arda Guler, Kenan Yildiz, dan Baris Yilmaz. Di sisi AS, Matt Turner (GK), Joe Scally, Auston Trusty, Miles Robinson, Mark McKenzie, Sebastian Berhalter, Weston McKennie (C), Tim Weah, Giovanni Reyna, Brendan Aaronson, dan Ricardo Pepi menjadi komposisi utama.

Sebastian Berhalter, yang dikenal sebagai penyerang tengah AS, memperlihatkan kepiawaiannya dalam pertandingan ini. Dari menit ke-48 hingga ke-61, peran assist dan golnya menjadi faktor penting dalam mengubah skor. Namun, keberhasilan Turki dalam menutup laga dengan tiga poin menunjukkan ketahanan mereka di bawah tekanan.

Dalam laga ini, strategi Turki terbukti efektif, terutama di babak kedua saat mereka menunjukkan kemampuan mengatur tempo dan mengambil kesempatan di menit-menit akhir. Kehadiran Kaan Ayhan di menit ke-90+8 menjadi faktor penentu, sekaligus memperkuat keyakinan tim mereka di laga penutup. Meski kemenangan ini tidak cukup untuk menghindari keguguran, ia memberi catatan positif bagi perjalanan Turki di Piala Dunia 2026.

Sebaliknya, AS menunjukkan mentalitas juara di sepanjang pertandingan. Meski kiper Matt Turner sempat kesulitan menangkal tendangan Guler dan Aaronson, ia tetap mampu mempertahankan gawangnya hingga menit akhir. Pemain muda seperti Giovanni Reyna dan Ricardo Pepi juga menunjukkan potensi besar, meski belum mampu mengubah nasib mereka di Grup D.

Dengan skor akhir 3-2, Turki membawa pulang kemenangan pertama mereka di Piala Dunia 2026, sementara AS tetap menjadi favorit utama di babak 32 besar. Pertandingan ini menjadi penutup dari babak grup, yang telah memberikan banyak