ANTARA salurkan hewan kurban bagi masyarakat Adat Selena di Palu

ANTARA Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat Adat Selena di Palu

ANTARA salurkan hewan kurban bagi masyarakat – Sebagai bagian dari perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Perusahaan Umum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, melalui Biro Sulawesi Tengah, melakukan penyaluran dua ekor kambing kurban kepada masyarakat Adat Selena di Kelurahan Buluri, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Acara ini berlangsung pada Rabu (27/5), dengan harapan mampu memperkuat semangat kegotongroyongan dan rasa kepedulian di tengah masyarakat. Aktivitas ini menunjukkan komitmen ANTARA dalam mendukung tradisi lokal serta memastikan kebutuhan warga miskin terpenuhi secara berkelanjutan.

Budaya Adat Selena dan Makna Kurban

Masyarakat Adat Selena, yang memiliki akar budaya yang kental di Palu, menjalani ritual Idul Adha dengan cara yang unik. Kurban menjadi bagian integral dari kehidupan mereka, bukan hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebagai simbol persatuan dan keberbagian. Dalam tradisi ini, daging hasil penyembelihan hewan kurban dibagikan secara adil kepada anggota komunitas, termasuk lansia, anak yatim, dan keluarga yang kurang mampu. Penyaluran hewan kurban oleh ANTARA bertujuan untuk menyempurnakan kegiatan tersebut, memberikan bantuan bagi mereka yang membutuhkan.

Idul Adha tahun ini, yang jatuh pada 27 Mei, menjadi momen penting bagi masyarakat Selena. Mereka menjalani upacara kurban dengan penuh keharmonisan, meski terlebih dahulu menghadapi tantangan akibat gempa bumi yang mengguncang Palu beberapa tahun lalu. Meski demikian, kegiatan ini tetap dijaga semangatnya, terutama melalui partisipasi aktif dari para warga dan bantuan institusi seperti ANTARA. Kambing yang disalurkan berjumlah dua ekor, dengan berat yang sesuai standar kebutuhan masyarakat. Setiap hewan dipilih secara hati-hati untuk memastikan kualitasnya baik, serta memenuhi kebutuhan lauk-pauk bagi lebih banyak orang.

Langkah Nyata ANTARA dalam Berbagi

Menurut Andi Lala, kepala Biro Sulawesi Tengah ANTARA, penyaluran hewan kurban ini adalah bentuk amanah yang diberikan kepada seluruh staf dan tim ANTARA untuk turut serta dalam menjaga keharmonisan masyarakat. “Ini bukan sekadar kegiatan pemberian bantuan, tetapi juga upaya memperkuat kebersamaan antara institusi dan komunitas,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa hewan kurban tersebut disalurkan sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya setempat dan kepedulian ANTARA terhadap kesejahteraan masyarakat adat.

“Kami berharap kegiatan ini mampu memberikan manfaat nyata, terutama bagi warga yang tidak mampu membeli hewan kurban secara mandiri. Ini adalah langkah kecil, tetapi bisa menjadi contoh kecil untuk membangun rasa saling peduli,” tutur Andi Lala.

Sebelumnya, ANTARA juga kerap melibatkan masyarakat adat dalam berbagai kegiatan sosial. Misalnya, dalam beberapa tahun terakhir, organisasi ini telah menyediakan bantuan bahan pokok, alat bantu, serta pendidikan keagamaan kepada warga sekitar. Kebudayaan lokal seperti Selena dianggap sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari identitas masyarakat, sehingga ANTARA berupaya menjaga hubungan harmonis dengan komunitas tersebut.

Proses Penyaluran dan Keterlibatan Warga

Penyaluran hewan kurban di Kelurahan Buluri dilakukan secara transparan, dengan masyarakat Adat Selena terlibat langsung dalam pemilihan dan penyembelihan hewan. Proses ini dimulai dengan pertemuan bersama di balai desa, di mana para warga membagi tugas secara gotong royong. Sebagian bertugas mengawasi kesehatan hewan, sementara yang lain mengatur distribusi daging kepada keluarga yang terdaftar.

Kurang lebih 50 keluarga menerima bagian dari hewan kurban, termasuk anak-anak yang secara khusus dibantu untuk memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari. Selain itu, ANTARA juga memberikan bantuan berupa beras dan minyak goreng kepada beberapa warga yang lebih membutuhkan. “Kami ingin memastikan bahwa manfaat dari kegiatan ini mencapai ke seluruh lapisan masyarakat,” tambah Andi Lala.

Masyarakat Adat Selena mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Salah satu warga, Yati, menyampaikan bahwa kehadiran ANTARA memberikan dorongan semangat untuk tetap menjalani tradisi keagamaan meski dalam situasi yang terbatas. “Kambing yang diberikan sangat bermanfaat, terutama bagi keluarga yang tidak memiliki dana untuk membeli hewan kurban. Kami juga merasa senang karena dianggap sebagai bagian dari komunitas yang patut didukung,” katanya.

Sebagai bentuk penghargaan terhadap kebersamaan, kegiatan penyaluran hewan kurban di Kota Palu juga dilengkapi dengan acara keagamaan sederhana, seperti pembacaan ayat suci dan doa bersama. Masyarakat Adat Selena menjadikan Idul Adha sebagai momentum untuk memperkuat ikatan kekeluargaan, sekaligus memperkenalkan budaya mereka kepada generasi muda. ANTARA turut berperan dalam memfasilitasi proses ini, dengan menjamin kebutuhan logistik hewan kurban dan mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi.

Peran ANTARA dalam Keberlanjutan Budaya

Dalam perannya sebagai lembaga media nasional, ANTARA tidak hanya menyampaikan berita, tetapi juga turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang relevan dengan budaya lokal. Selain kurban, organisasi ini juga berkolaborasi dengan lembaga keagamaan dan pemerintah daerah untuk memperkuat tradisi dan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. “Kami percaya bahwa keberlanjutan budaya hanya mungkin dicapai melalui kolaborasi dan partisipasi aktif dari semua pihak,” papar Andi Lala.

Kebudayaan Adat Selena yang kini terus dipertahankan di tengah tantangan modern, seperti migrasi dan urbanisasi, menjadi bukti kekuatan tradisi lokal. ANTARA, dengan menyalurkan hewan kurban, berharap mampu memberikan kontribusi kecil dalam menjaga keberlanjutan kebudayaan tersebut. Lebih dari itu, bantuan ini juga diharapkan menjadi stimulan bagi masyarakat untuk terus memperkuat kemitraan dengan institusi yang hadir dalam ruang publik.

Dalam rangka menyelesaikan kebutuhan masyarakat adat, ANTARA juga menggandeng perangkat desa dan organisasi kemasyarakatan untuk memastikan distribusi yang adil. Setiap bagian daging hewan kurban dibagi secara merata, termasuk untuk keluarga yang tinggal jauh dari pusat kota. “Distribusi ini dilakukan dengan mengutamakan kebutuhan warga yang paling terdampak, seperti lansia dan keluarga miskin,” tambah Andi Lala.

Penyaluran hewan kurban ini menunjukkan bahwa ANTARA bukan hanya menjadi penghulu informasi, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Dengan membagikan kebutuhan pokok secara rutin, organisasi ini memperkuat citra sebagai institusi yang peduli pada kepentingan rakyat. Hal ini sejalan dengan visi ANTARA dalam menjadi mitra aktif dalam pembangunan sosial dan budaya di daerah-daerah yang menjadi fokus operasionalnya.

Kegiatan serupa akan dilakukan di beberapa wilayah lainnya, terutama di daerah yang masih membutuhkan dukungan ekonomi. ANTARA terus berupaya meningkatkan kemampuan masyarakat untuk bersatu dalam berbagai acara keagama