Kemendikdasmen: FDS jadi tempat bertemu sektor pariwisata dan ekraf
Daftar Isi
Kemendikdasmen: Festival Danau Sentani 2026 Jadi Ruang Temu Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Programamal.com – Kemendikdasmen menegaskan bahwa Festival Danau Sentani (FDS) 2026 akan menjadi lebih dari sekadar pentas seni dan budaya. Pantai Khalkote di Kabupaten Jayapura, Papua, dijadwalkan menjadi episentrum kegiatan tahunan ini pada 1–5 September 2026, dengan rangkaian pembuka yang telah dimulai sejak 20 Agustus 2026. Bagi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, festival ini telah bertransformasi menjadi titik temu strategis antara pelaku pariwisata, pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), dan sektor ekonomi kreatif (Ekraf) di wilayah timur Indonesia.
Peran Kemendikdasmen dalam Menjembatani Pendidikan dan Ekonomi Kreatif
Sutanto, pejabat dari Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini di bawah Direktorat Jenderal PAUD, Dasar dan Menengah Kemendikdasmen, menyampaikan pandangannya di Sentani pada Minggu. Ia menegaskan bahwa FDS telah melampaui fungsi awalnya sebagai panggung pertunjukan seni semata. Dalam keterangannya, Sutanto menekankan bahwa festival ini kini menjadi ruang dialog lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan komunitas kreatif secara simultan.
“FDS dinilai bukan hanya menjadi panggung seni dan budaya, tetapi juga ruang temu bagi sektor pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif untuk berkolaborasi dan saling memperkuat,” ujar Sutanto mewakili Kemendikdasmen.
Pernyataan tersebut mencerminkan arah kebijakan Kemendikdasmen yang memandang pendidikan tidak terbatas pada ruang kelas formal. Melalui dukungan terhadap event budaya berskala besar, kementerian ini berupaya memastikan bahwa nilai-nilai lokal Papua terdokumentasi, terpelihara, sekaligus menjadi modal ekonomi bagi masyarakat setempat. Pendekatan ini menempatkan pelestarian budaya sebagai instrumen pemberdayaan, bukan sekadar arsip statis.
Dimensi Ekonomi Lokal dan Partisipasi UMKM
Keberlangsungan FDS selama lima hari di kawasan Danau Sentani membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk memamerkan produk kerajinan, kuliner khas Papua, dan jasa wisata. Sektor pariwisata yang menjadi salah satu pilar ekonomi daerah mendapat dorongan signifikan dari kehadiran ribuan pengunjung selama periode festival. Kemendikdasmen memandang partisipasi UMKM dalam event semacam ini sebagai bentuk pendidikan vokasi nonformal yang memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat adat tanpa memutus rantai nilai budayanya.
Di sisi lain, sektor ekonomi kreatif—mulai dari musik, tari tradisional, hingga kriya kontemporer—mendapatkan panggung yang lebih luas melalui FDS. Kolaborasi antara seniman lokal dan pelaku industri kreatif nasional diharapkan menghasilkan produk budaya yang tidak hanya bernilai artistik tetapi juga memiliki daya saing di pasar domestik maupun internasional.
FAQ: Informasi Praktis Festival Danau Sentani 2026
Kapan dan di mana Festival Danau Sentani 2026 berlangsung? FDS 2026 dijadwalkan pada 1–5 September 2026 di Pantai Khalkote, Kabupaten Jayapura, Papua. Rangkaian pembuka telah dimulai sejak 20 Agustus 2026 dan akan berlanjut hingga penutupan festival.
Bagaimana peran Kemendikdasmen dalam penyelenggaraan festival ini? Kemendikdasmen hadir melalui Direktorat PAUD di bawah Ditjen PAUD, Dasar dan Menengah untuk memastikan dimensi pendidikan, pelestarian budaya, dan pemberdayaan ekonomi kreatif terintegrasi dalam seluruh rangkaian kegiatan festival.
Apakah UMKM lokal dapat berpartisipasi dalam FDS? Ya. Festival secara rutin membuka ruang bagi pelaku UMKM Papua untuk menampilkan produk kerajinan, kuliner khas, dan jasa wisata selama periode penyelenggaraan, sehingga pelaku usaha memperoleh eksposur pasar yang lebih luas.