Keluarga Wili Mbuik minta jaminan keamanan warga NTT di Papua
Daftar Isi
Keluarga Wili Mbuik Desak Perlindungan Warga NTT di Papua Pegunungan
Programamal.com – Keluarga Wili Mbuik meminta pemerintah segera memastikan keselamatan warga asal Nusa Tenggara Timur yang masih tinggal di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Permintaan itu muncul setelah Wili, pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, meninggal dalam serangan penembakan di Distrik Muliama pada Rabu (9/9).
Di tengah duka atas kehilangan tersebut, keluarga menerima kabar bahwa sejumlah warga dari kampung yang sama dengan Wili masih berada di Jayawijaya dalam kondisi penuh kecemasan. Mereka disebut mengalami teror dan memilih tidak keluar dari tempat perlindungan.
Empat hingga Lima Warga Rote Ndao Dilaporkan Berlindung
Perwakilan keluarga, Eran Sipa, menyampaikan bahwa masih ada sekitar empat sampai lima warga asal Rote Ndao yang menetap di Jayawijaya. Mereka merupakan warga sekampung dengan Wili Mbuik dan kini membutuhkan kepastian keamanan.
“Kami keluarga ingin menyampaikan kepada Bapak Wakil Gubernur bahwa masih ada empat hingga lima orang anak kami yang satu kampung masih berada di sana. Semalam, menelepon dan mengabarkan bahwa mereka saat ini diteror dan tidak bisa keluar dari rumah,” katanya.
Warga tersebut saat ini mendapat perlindungan di rumah seorang pendeta setempat, yang merupakan warga asli Papua. Keluarga menilai perlindungan sementara itu penting, namun mereka tetap berharap ada langkah nyata dari pemerintah dan aparat agar warga sipil tidak terus hidup dalam rasa takut.
Bagi keluarga Mbuik, keamanan warga NTT di Papua Pegunungan menjadi perhatian mendesak. Mereka tidak ingin peristiwa yang menimpa Wili terulang terhadap warga lain yang berada jauh dari kampung halaman dan menjalani aktivitas sehari-hari di wilayah tersebut.
“Kami tidak mau ada korban berikutnya. Cukup sudah Adik Wili yang menjadi korban,” kata Eran.
Wili Tewas Saat Rombongan Dinas Menjalankan Tugas
Wili merupakan satu dari tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang meninggal akibat penembakan terhadap rombongan dinas di Distrik Muliama. Saat kejadian, rombongan yang terdiri atas 11 orang itu sedang menjalankan pelayanan kepada masyarakat.
Delapan orang lainnya berhasil menyelamatkan diri. Selain Wili, dua korban meninggal dalam serangan tersebut ialah Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya Aprida Rapi dan dokter hewan Alfonsius Albinus Mehan.
Peristiwa ini menyoroti risiko yang dihadapi aparatur sipil dan tenaga pelayanan publik saat bekerja di daerah yang memiliki kerawanan keamanan. Pegawai pertanian, tenaga kesehatan, guru, serta petugas pelayanan lainnya memiliki peran langsung dalam menjangkau masyarakat, sehingga keselamatan mereka perlu menjadi perhatian dalam setiap pelaksanaan tugas lapangan.
Kepolisian masih mendalami penembakan tersebut untuk mengidentifikasi kelompok yang bertanggung jawab. Aparat juga melakukan pengejaran terhadap pelaku serangan.
Pemprov NTT Janji Ambil Langkah Perlindungan
Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menyatakan kematian Wili harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan aparat keamanan. Ia menekankan pentingnya perlindungan bagi warga sipil serta aparatur negara yang bertugas di kawasan berisiko tinggi.
“Kematian Nona Wili harus menjadi alarm keras bagi pemerintah dan aparat keamanan. Seringkali dalam pusaran konflik politik dan teritorial, suara dan keselamatan warga sipil serta para abdi negara yang tidak bersenjata terabaikan. Berapa banyak lagi sarjana-sarjana muda potensial, dokter, guru, dan penyuluh pertanian yang harus menjadi korban di tanah Papua?” ujarnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan kekhawatiran bahwa pekerja pelayanan publik yang tidak terlibat dalam konflik dapat terdampak ketika situasi keamanan memburuk. Keluarga Wili berharap perlindungan tidak berhenti pada penanganan setelah kejadian, melainkan turut mencakup pencegahan bagi warga yang masih berada di wilayah rawan.
Johni mengatakan Pemerintah Provinsi NTT akan berupaya membantu menjamin keselamatan warga asal NTT yang masih berada di Papua Pegunungan. Pemerintah daerah juga telah menerima harapan keluarga terkait kerabat mereka yang kini tinggal dalam ancaman dan kekhawatiran.
“Kita sudah mendengar harapan dari keluarga terhadap beberapa anggota keluarga yang masih ada di Papua. Kita berjanji untuk melakukan hal yang terbaik bagi keluarga Mbuik yang masih berada di Papua, yang saat ini hidup dalam ancaman, ketakutan, dan kekhawatiran. Pemprov NTT akan melakukan yang terbaik,” katanya.
Selain upaya perlindungan bagi warga yang masih berada di Papua, Pemprov NTT menyatakan akan memenuhi hak-hak Wili dan keluarganya. Dukungan itu diharapkan dapat membantu keluarga menghadapi masa duka sekaligus memberi kepastian atas perhatian pemerintah terhadap korban.
Harapan agar Pelayanan Publik Tetap Aman
Kasus penembakan di Distrik Muliama meninggalkan duka bagi keluarga korban dan lingkungan kerja Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Tiga tenaga pelayanan publik kehilangan nyawa ketika menjalankan tugas yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat.
Keluarga Wili menaruh harapan besar agar pengamanan bagi warga sipil, pekerja pemerintah, dan masyarakat pendatang dapat diperkuat. Bagi mereka, keselamatan empat hingga lima warga Rote Ndao yang masih berada di Jayawijaya harus segera menjadi perhatian agar tidak muncul korban baru.
Penyelidikan kepolisian akan menjadi bagian penting untuk mengungkap pihak yang melakukan serangan. Sementara itu, kebutuhan mendesak keluarga adalah rasa aman bagi warga yang masih berlindung serta kepastian bahwa mereka dapat menjalani kehidupan tanpa intimidasi dan ketakutan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Keluarga Wili Mbuik minta jaminan keamanan?
Keluarga Wili Mbuik minta jaminan keamanan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Keluarga Wili Mbuik minta jaminan keamanan matter?
Keluarga Wili Mbuik minta jaminan keamanan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.