Latest Program: Gubernur Kepri lantik Misni sebagai Sekda perempuan pertama
Gubernur Kepri Lantik Misni sebagai Sekda Perempuan Pertama
Di Tanjungpinang, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad melakukan pelantikan Misni sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri secara definitif. Ini menjadi momen penting, karena Misni menjadi perempuan pertama yang memegang jabatan struktural tertinggi di wilayah tersebut sepanjang sejarah pembentukan daerah otonom. “Ini sekda perempuan pertama sepanjang sejarah Kepri,” ujar Ansar setelah upacara pelantikan di Gedung Daerah, Senin.
Langkah Strategis untuk Perempuan
Antaranya, Ansar menegaskan komitmennya untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam posisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Ia menargetkan sekitar 30 persen dari jabatan tersebut diisi oleh wanita, meski saat ini hanya mencapai sekitar 19 persen. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden tentang pengangkatan jabatan Sekretaris Daerah Provinsi tertanggal 22 April 2026.
Ansar juga mengajak seluruh jajaran OPD memberikan dukungan maksimal kepada Sekda. Menurutnya, peran Misni sangat vital dalam mewujudkan visi dan misi daerah melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Sekda bertugas mengkoordinasikan program dan kebijakan pemerintahan,” katanya.
Pengalaman dan Harapan
“Beliau banyak mendapatkan apresiasi dari pusat saat menjabat kepala OPD. Itu menjadi salah satu pertimbangan kami,” ujar Ansar.
Misni sendiri menyatakan siap menjalankan tugas dengan fokus pada koordinasi dengan OPD, DPRD, dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memastikan kinerja pemerintahan optimal. “Tugas kami dalam waktu dekat adalah menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027,” tambahnya.
Ansar optimis dengan kemampuan Misni, mengingat pengalaman mantan kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) serta Bappeda. Ia berharap kualitas birokrasi meningkat melalui penguatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN), khususnya dalam disiplin dan produktivitas kerja.
