Drama lima gol warnai kemenangan Inggris atas Meksiko
Kemenangan Inggris atas Meksiko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Drama lima gol warnai kemenangan Inggris – Babak 16 besar Piala Dunia 2026 berlangsung seru di Estadio Banorte, Mexico City, Senin WIB. Tim nasional Inggris memetik kemenangan berharga 3-2 atas Meksiko, memperlihatkan pertarungan sengit yang mempertaruhkan empat gol dalam pertandingan sepanjang 90 menit. Kemenangan ini memberi tiket bagi Inggris ke babak perempat final, di mana mereka akan menghadapi Norwegia yang sukses mengalahkan Brasil 2-1 dalam pertandingan yang sama.
Pertandingan Babak Pertama: Teka-Teki Serangan dan Pertahanan
Pada babak pertama, Meksiko menunjukkan semangat tinggi dengan langsung melakukan pressing keras ke area pertahanan Inggris. Tendangan yang dilepaskan oleh Raul Jimenez di menit ketiga cukup mengancam, tetapi masih bisa dihalau oleh Konsa. Bermain lebih tenang, Meksiko mencoba membangun permainan melalui penguasaan bola, namun Inggris tetap menguasai tempo pertandingan.
Di menit ke-26, Inggris akhirnya memperoleh peluang emas. Anthony Gordon mencoba menembak dari jarak jauh, tetapi Rangel sukses mengantisipasi bola dengan baik. Tidak lama setelahnya, Bukayo Saka mengirimkan umpan akurat dari sisi kanan lapangan, yang langsung disambut sundulan Jude Bellingham. Rangel, yang berada di posisi yang kurang tepat, gagal menjangkau bola, membuat Inggris unggul 1-0.
Kemenangan Inggris berlanjut di menit ke-36 ketika Harry Kane melakukan umpan silang yang memicu serangan cepat. Bellingham, dengan kecepatan dan akurasi, mampu mencetak gol kedua Inggris, memperlebar keunggulan menjadi 2-0. Namun, Meksiko tidak menyerah. Di menit ke-42, mereka memperoleh peluang lewat tendangan bebas yang dilepaskan oleh Julian Quinones. Sepakan kaki kanan Quinones mengubah skor menjadi 1-2, memberi harapan baru kepada tim tuan rumah.
Pertandingan Babak Kedua: Tekanan Meksiko dan Kemenangan Inggris
Babak kedua memperlihatkan permainan lebih terbuka. Kedua tim saling menyerang, mengandalkan serangan dari sisi sayap. Namun, Inggris tetap mampu menjaga keunggulan mereka. Di menit ke-53, mereka kehilangan satu pemain setelah Jarrel Quansah melakukan pelanggaran berat terhadap Gallardo. Ini memberi kesempatan kepada Meksiko untuk memainkan serangan lebih intensif.
Meksiko langsung bergerak lebih agresif, memanfaatkan jumlah pemain yang lebih banyak untuk menekan pertahanan Inggris. Di menit ke-58, Gordon yang berada di dalam kotak penalti harus berada di depan gawang setelah dijegal. Kane, yang tampil sebagai algojo, langsung melepaskan tendangan keras ke sisi kiri yang tidak bisa dijangkau Rangel, mengubah skor menjadi 3-1. Meski tertinggal, Meksiko terus mencoba bangkit.
Di menit ke-60, Marc Guehi melakukan pelanggaran yang membuat wasit menunjuk titik putih. Jimenez, yang maju sebagai penendang, berhasil melesatkan bola ke gawang, memperkecil kedudukan menjadi 2-3. Pertandingan terus berlangsung ketat, dengan skor berubah-ubah. Di menit ke-80, Edson Alvarez mencoba mencetak gol dengan sepakan tangga, tetapi bola melesat di sisi kiri gawang Pickford.
Delapan menit sebelum peluit akhir, Fidalgo mendapatkan ruang di dalam kotak penalti. Ia mencoba menembak dengan akurasi tinggi, tetapi Pickford sukses menangkal bola tersebut. Meski demikian, Inggris tetap bermain bertahan dan memanfaatkan peluang serangan balik. Permainan berakhir dengan skor 3-2 untuk Inggris, memastikan mereka melangkah ke babak perempat final.
Susunan Pemain dan Komentar Pelatih
Susunan pemain Inggris di babak 16 besar terdiri dari: Jordan Pickford (PG); Jarrel Quansah, Ezri Konsa, Marc Guehi, Nico O’Relly; Declan Rice, Elliot Anderson; Bukayo Saka, Jude Bellingham, Anthony Gordon; Harry Kane. Sementara itu, Meksiko mengusung formasi 4-2-3-1 dengan Raul Rangel (PG); Jesus Gallardo, Johan Vasquez, Cesar Montes, Jorge Sanchez; Luis Romo, Erik Lira; Gilberto Mora, Roberto Alvarado, Julian Quinones; Raul Jimenez.
Kemenangan Inggris atas Meksiko menjadi bukti ketangguhan mereka di tengah tekanan. Dengan tiga gol yang tercipta, Inggris menunjukkan kemampuan mencetak gol secara tepat waktu. Performa individu seperti Kane dan Bellingham menjadi kunci kemenangan ini. Di sisi lain, Meksiko juga menunjukkan ketekunan, terutama lewat permainan Jimenez yang memperkecil ketertinggalan.
Analisis Pertandingan dan Persiapan untuk Perempat Final
Kemenangan Inggris atas Meksiko tidak hanya menggembirakan penonton di Estadio Banorte, tetapi juga memperkuat kepercayaan diri tim tersebut. Sejumlah pemain Inggris seperti Saka dan Gordon menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mengubah permainan. Meski terjatuh ke dalam tekanan Meksiko, Inggris mampu kembali ke posisi unggul dan mempertahankannya hingga akhir pertandingan.
Dalam pertandingan ini, posisi sektor belakang Inggris terus menjadi fokus serangan Meksiko. Namun, Pickford, yang berperan sebagai penjaga gawang, mampu mengamankan bola dengan baik. Pemain belakang lainnya seperti Konsa dan Quansah juga berkontribusi signifikan dalam mengurangi peluang lawan.
Sebagai tim yang melangkah ke perempat final, Inggris akan menghadapi Norwegia. Norwegia sendiri menunjukkan performa menjanjikan saat mengalahkan Brasil 2-1. Kemenangan Inggris menunjukkan bahwa mereka siap menghadapi tantangan berat di babak berikutnya. Pertandingan ini juga menjadi pembuktian bahwa permainan terbuka tetap bisa menghasilkan kemenangan, meski harus melalui kesulitan yang besar.
Secara keseluruhan, pertandingan Inggris vs Meksiko menjadi salah satu pertandingan terbesar di babak 16 besar. Dengan skor 3-2, Inggris menunjukkan ketahanan mental dan kecepatan serangan yang konsisten. Kemenangan ini akan menjadi pengalaman berharga sebelum melangkah ke babak perempat final, di mana mereka akan menghadapi tim kuat Norwegia. Perjalanan Piala Dunia Inggris terus berlanjut, dan kemenangan hari ini