Metro

Program Terbaru: Pramono minta perencanaan daerah sesuai dengan kondisi tiap wilayah

Pramono Minta Perencanaan Daerah Sesuai Kondisi Wilayah

Kamis, di Balai Kota DKI Jakarta, Gubernur Pramono Anung Wibowo memberikan petunjuk kepada seluruh timnya dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Acara ini berlangsung dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang diadakan di Balai Agung. Ia menekankan perlunya perencanaan pembangunan Jakarta berdasarkan kondisi lokal masing-masing kota dan kabupaten.

Pramono menyoroti bahwa perbedaan hasil pada beberapa indikator penting, seperti pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia, menunjukkan perlunya pendekatan berbasis wilayah. “Arah pembangunan ke depan harus menyesuaikan kebutuhan setiap daerah dan mendorong pemerataan,” ujarnya dalam sambutan.

“Semoga upaya ini menghasilkan perencanaan pembangunan yang optimal demi mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang berdaya saing, berkelanjutan, dan menyejahterakan warganya,” tambah Pramono.

Ia juga mengharapkan komitmen kuat dari para kepala daerah serta timnya dalam menyusun dan melaksanakan rencana pembangunan 2027 secara bersinergi dan berfokus pada pencapaian hasil. Menurut Pramono, Musrenbang bertujuan untuk menyelaraskan prioritas pembangunan dan memperkuat kerja sama antarpihak terkait.

Partisipasi masyarakat aktif menjadi bagian penting dari Musrenbang. Data menunjukkan 61.174 usulan aspirasi telah dikumpulkan melalui usulan langsung dan hasil reses DPRD. Dengan angka tersebut, pemerintah berharap upaya pembangunan dapat menjawab kebutuhan warga, mengurangi ketimpangan antarwilayah, serta memacu perkembangan Jakarta secara berkelanjutan.

Budi Wijaya - programamal.com

Budi Wijaya - programamal.com

Budi Wijaya adalah praktisi filantropi digital dengan pengalaman lebih dari 8 tahun dalam pengelolaan kampanye donasi online. Ia telah terlibat dalam berbagai program bantuan sosial, mulai dari distribusi sembako hingga penggalangan dana untuk korban bencana alam di Indonesia.

Keahliannya terletak pada strategi transparansi donasi dan membangun kepercayaan publik melalui laporan yang akuntabel. Di Program Amal, Budi berperan sebagai advisor konten untuk memastikan setiap informasi yang disampaikan sesuai dengan praktik terbaik dalam dunia filantropi.