Internasional

Kemenkes Gaza: WHO akan hentikan pasokan solar ke 20 rumah sakit

CmxztpE000014_20260820_PEPFN0A001
Foto : Nadia Santoso - programamal.com
Daftar Isi
  1. Pasokan Solar untuk Fasilitas Kesehatan Gaza Terancam Berhenti
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Pasokan Solar untuk Fasilitas Kesehatan Gaza Terancam Berhenti

Programamal.com – Lebih dari 20 rumah sakit dan pusat layanan kesehatan di Gaza menghadapi ancaman kehilangan pasokan solar mulai 19 September. Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengambil langkah tersebut akibat keterbatasan pendanaan, ketika fasilitas medis di wilayah itu masih sangat bergantung pada generator.

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Gaza, Munir al-Bursh, menyampaikan bahwa bahan bakar yang tersedia saat ini tidak memadai untuk menjaga layanan kesehatan penting tetap berjalan. Dalam kondisi pemadaman listrik total yang telah berlangsung bertahun-tahun, generator menjadi penopang utama operasi rumah sakit.

“WHO mengumumkan penghentian pasokan solar ke lebih dari 20 rumah sakit dan pusat kesehatan mulai 19 September karena kurangnya pendanaan,” kata Bursh.

Hingga pernyataan itu disampaikan, belum ada tanggapan langsung dari WHO mengenai keputusan yang disebut oleh Kementerian Kesehatan Gaza. Dalam beberapa bulan terakhir, organisasi tersebut telah memperingatkan adanya penurunan dana untuk berbagai kegiatan serta program kemanusiaannya.

Risiko bagi ruang operasi dan pasien kritis

Penghentian pengiriman solar dapat berdampak langsung pada berbagai layanan yang menyelamatkan nyawa. Tanpa bahan bakar, generator berisiko berhenti, sementara rumah sakit tidak memiliki sumber listrik alternatif yang cukup untuk menjalankan peralatan vital.

Bursh menekankan bahwa dampaknya tidak sekadar berupa listrik yang padam. Ruang operasi dan unit perawatan intensif dapat terpaksa ditutup. Ventilator, sistem pasokan oksigen, inkubator bayi, serta mesin dialisis membutuhkan daya listrik yang stabil agar tetap berfungsi.

“Jumlah bahan bakar terbatas yang sampai ke wilayah tersebut hampir tidak cukup untuk menjaga fasilitas kesehatan tetap beroperasi,” ujar Bursh.

Ia memperingatkan bahwa anak-anak dalam inkubator, pasien penyakit ginjal yang menjalani dialisis, korban luka, serta orang dengan penyakit kronis akan menjadi kelompok yang paling rentan. Gangguan listrik di tengah perawatan dapat segera berubah menjadi keadaan darurat medis.

Layanan ambulans juga dapat terdampak. Selain bahan bakar untuk kendaraan darurat, sistem kesehatan membutuhkan pasokan energi untuk menyimpan obat dan vaksin pada suhu yang aman. Rantai pendingin yang terganggu berpotensi membatasi penggunaan persediaan medis yang memerlukan kondisi penyimpanan tertentu.

“Krisis bahan bakar ini mendorong rumah sakit menuju penutupan total dan membuat pasien menghadapi risiko kematian yang sebenarnya dapat dicegah,” kata Bursh.

Bursh menggambarkan terputusnya bahan bakar bagi rumah sakit sebagai “pembunuhan senyap terhadap pasien di tempat tidur mereka.” Ia mendesak WHO, para donor, serta komunitas internasional untuk memastikan bahan bakar dan minyak tersedia dalam jumlah memadai serta dapat dikirim secara aman dan berkelanjutan ke seluruh fasilitas kesehatan.

Generator mulai berhenti bekerja

Tekanan terhadap sistem medis Gaza telah terlihat dalam beberapa hari terakhir. Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan sejumlah generator di rumah sakit tidak lagi berfungsi karena kekurangan minyak, suku cadang, dan bahan bakar yang cukup.

Masalah tersebut memperbesar kesulitan teknis yang telah dihadapi fasilitas kesehatan. Generator membutuhkan perawatan rutin dan komponen pengganti agar mampu beroperasi tanpa henti. Ketika minyak dan suku cadang langka, kapasitas rumah sakit untuk memenuhi kebutuhan listrik harian menjadi semakin rapuh.

“Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah generator berhenti beroperasi akibat kurangnya minyak, suku cadang, dan pasokan bahan bakar yang memadai,” demikian pernyataan Kementerian Kesehatan Gaza.

Bagi rumah sakit, listrik bukan hanya kebutuhan pendukung. Daya listrik diperlukan untuk penerangan ruang perawatan, pemantauan pasien, sterilisasi peralatan, penyimpanan obat, pengoperasian laboratorium, dan penggunaan perangkat medis penting. Ketidakpastian bahan bakar membuat setiap layanan tersebut berada dalam risiko gangguan.

Akses perlintasan yang terbatas

Gaza mengalami pemadaman listrik total selama tiga tahun berturut-turut sejak perang Israel di wilayah tersebut dimulai pada Oktober 2023. Dalam situasi itu, generator diesel menjadi sumber listrik utama bagi rumah sakit dan unit-unit medis penting lainnya.

Persediaan bahan bakar semakin terbatas setelah Israel menutup perlintasan Kerem Shalom yang menghubungkan Gaza dan Israel sejak Oktober 2023. Perlintasan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir juga berada di bawah pendudukan dan penguasaan militer Israel sejak Mei 2024.

Kedua jalur tersebut kemudian hanya dibuka secara terbatas. Pergerakan yang diizinkan mencakup puluhan pasien, korban luka, warga yang kembali ke Gaza, serta masuknya bantuan kemanusiaan, darurat, dan medis dalam jumlah terbatas. Keterbatasan itu turut memengaruhi ketersediaan barang-barang penting bagi layanan kesehatan.

Kantor media pemerintah Gaza berulang kali menyatakan Israel tidak memenuhi kewajiban dalam perjanjian gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober 2025. Kesepakatan itu mencakup masuknya bantuan dan bahan bakar dalam jumlah yang telah disetujui untuk memenuhi kebutuhan sektor-sektor vital di Gaza.

Sejak perang Israel terhadap Gaza dimulai pada 8 Oktober 2023, lebih dari 73.000 warga Palestina dilaporkan tewas dan lebih dari 174.000 orang terluka. Sekitar 90 persen infrastruktur di wilayah kantong itu juga telah hancur. Dalam keadaan tersebut, keberlangsungan pasokan solar menjadi salah satu faktor yang menentukan apakah rumah sakit masih dapat memberikan perawatan dasar bagi warga yang membutuhkan.

Frequently Asked Questions

What is Kemenkes Gaza?

Kemenkes Gaza is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kemenkes Gaza matter?

Kemenkes Gaza matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Nadia Santoso - programamal.com

Nadia Santoso - programamal.com

Nadia Santoso adalah content writer yang fokus pada topik keamanan digital dan perlindungan pengguna internet. Ia membantu pembaca memahami cara berdonasi secara online tanpa risiko penipuan.

Tulisan Nadia banyak membahas tips keamanan transaksi dan verifikasi platform donasi.